CryptoCoinsInfoClub.com

Sistem Blockchain

Bank Of America Seeks Patent On Blockchain-based Data Storage System

Bank Of America Seeks Patent On Blockchain-based Data Storage System

Bank Of America Seeks Patent On Blockchain-Based Data Storage System The Bank of Americas patent for a Blockchain-based storage system has been published by the US Patent and Trademark Office. On April 12, the US Patent and Trademark Office published Bank of Americas application for a patent on a Blockchain -based storage system with automated data authentication. In the document, which was originally filed in October 2016, the author describes a Blockchain-based system for authenticating data and providing secured access of said data to service providers. The patent addresses the problem of data transferring and tracking, which it says can be resolved by means of cryptographic keys in a private Blockchain: Embodiments of the invention utilize a private Blockchain to store various types of records to be conveyed to the service providers. In this way, the individual or entity may securely store on the Blockchain all records relevant to service providers, then provide the service providers with secured access to said records such that the providers may access only the specific records for which they are authorized, e.g. a healthcare provider may access only the healthcare records on the Blockchain. Further in the application, the author outlines disadvantages of traditional electronic methods of records sharing and keeping, such as e-mail attachments or uploading files to providers servers through providers websites, claiming they are sensitive to tampering as they lack a built-in mechanism for authenticating records. A Blockchain-based system, according to the document, would build an efficient, secure and reliable way to store records and only provide access to authorized parties. Earlier this month, the Bank of England in partnership with Blockchain startup Chain rele Continue reading >>

Apa Itu Teknologi Blockchain Secara Mudah?

Apa Itu Teknologi Blockchain Secara Mudah?

Apa itu teknologi Blockchain secara mudah? Apa itu teknologi Blockchain secara mudah? Kita semua tahu bahawa Bitcoin adalah produk teknologi Blockchain. Segala kehebatan dan kelebihan Bitcoin sebenarnya adalah ciri-ciri teknologi Blockchain. Dan kini teknologi Blockchain sudahpun diiktiraf oleh pelbagai industri sebagai sesuatu teknologi yang hebat selepas penciptaan Internet. Bitcoin dibangunkan dan digunakan untuk tujuan kewangan, tetapi teknologi Blockchain boleh diaplikasikan dalam pelbagai bidang. Pembaca boleh mengikuti perbincangan aplikasi dan kegunaan Blockchain oleh Remei . Teknologi Blockchain ini dikatakan dikeluarkan di atas kertas putih (whitepaper)oleh seseorang individu atau satu kumpulan individu (masih tidak diketahui identiti) yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto dengan idea untuk berkongsi dan menyebarkan maklumat tanpa boleh ditiru atau diubah, pada masa yang sama dijamin privasinya. Boleh disimpulkan bahawa teknologi Blockchain merangka sebuah legasi sistem yang mempunyai ciri-ciri seperti berikut : Boleh dikawal dan diselia oleh semua orang di dalam jaringan tersebut Tidak akan gagal walaupun sekali (melainkan internet musnah, sangat mustahil) Daripada ciri-ciri di atas, Blockchain dikenali sebagai decentralized system dan open ledger system. Daripada idea tersebut lahirlah Bitcoin yang telah menjadi kepercayaan nombor satu dunia sebagai emas digital masa kini. Blockchain berfungsi sebagai pengkalan data (database) terbuka yang mana semua dan setiap maklumat dikongsi dan melalui setiap rantai penyertaan yang dipanggil node. Inilah yang dipanggil decentralized system. Tiada central server, tiada pemilik sistem dan tiada pengawal sistem. Maka segala maklumat atau data dapat dilihat dan disemak oleh mereka yang berada dalam rantaian tersebut. Tiad Continue reading >>

Blockchain, Teknologi Yang Awalnya Membuat Takut Bank

Blockchain, Teknologi Yang Awalnya Membuat Takut Bank

Blockchain, Teknologi yang Awalnya Membuat Takut Bank Di awal kemunculannya, Blockchain ditakuti perbankan dan instansi keuangan lainnya. Kini, ia lebih dipertimbangkan sebagai kawan daripada lawan. tirto.id - Di era digital, komunikasi terjadi sangat praktis. Manusia tak perlu lagi menunggu berhari-hari untuk mendapat balasan surat elektronik (surel). Selain surel, telepon, video call, pesan singkat, gambar-gambar, video, semuanya dapat terkirim langsung dari A ke B tanpa perbedaan waktu sama sekali, tak peduli jarak di antara keduanya. Hal ini terjadi karena kecanggihan teknologi yang tak hanya memangkas waktu tapi juga perantara komunikasiseperti kantor posyang kini rasanya sudah tidak lagi relevan. Kini, kantor pos kini lebih berfungsi sebagai penyedia jasa antar-barang, ketimbang perantara layanan surat. Perkembangan serupa juga terjadi di dunia jasa keuangan. Untuk bisa melakukan transfer dari A ke B, seseorang membutuhkan institusi keuangan, seperti bank sebagai perantara. Namun di luar itu ada Blockchain sebagai sebuah alternatif lain. Lahir pada 2009 lalu, teknologi Blockchain diciptakan untuk merombak skema sirkulasi tersebut. Lewatnya, transaksi antara A dan B bisa terjadi tanpa perantara, dalam waktu lebih singkat, biaya lebih murah, dan bahkan jauh lebih aman ketimbang transaksi yang ditawarkan bank atau institusi serupa lainnya. Blockchain sederhananya adalah basis data global onlineyang bisa dipakai siapa saja di seluruh dunia yang terkoneksi internet. Tak seperti basis data lain yang biasanya dimiliki oleh institusi tertentu seperti bank atau pemerintah, Blockchain justru bukan milik siapa-siapa. Membuatnya lebih transparan karena bisa diakses oleh siapa saja. Seperti buku kas induk di bank yang mencatat semua transaksi nasabah, Blockchain juga mencatat Continue reading >>

Ce Este Blockchain I Cum Va Schimba Tot Ce Tiai Despre Bani

Ce Este Blockchain I Cum Va Schimba Tot Ce Tiai Despre Bani

Ce este blockchain i cum va schimba tot ce tiai despre bani Dac urmrii doar presa romneasc, probabil c ai ratat majoritatea tirilor care apar zilnic peste totmai alespe Reuters, Bloomberg, FT, WSJ sau The Economist despre un termen care acum zece ani nici mcar nu exista: blockchain. Pe scurt, blockchain este pentru lumea finanelor comparabil cu ce era acum douzeci de ani internetul pentru lumea informaiei: o tehnologie care permite tranzacii rapide, securizate i descentralizate. Ceva mai detaliat, iat cteva dintre cele mai importante informaii: Bank of England exploreaz posibilitatea introducerii unei monede numite RSCoin, asupra creia s aib control complet i care s elimine necesitatea bncilor comerciale clienii ar urma s i deconteze tranzaciile direct cu bncile centrale. Banca Central a Chinei vrea s treac la o versiune de moned digital care s ajute la internaionalizarea yuanului dar s-i permit totui s pstreze suveranitatea monetar. Banca Central a Rusiei le va permite bncilor s foloseasc blockchain pentru operarea tranzaciilor ntre ele. Iar Depozitarul Central de la Moscova vrea s porneasc la anul un sistem de vot electronic prin blockchain. Banca Central a Australiei a fcut la nceputul acestui an o simulare de tranzacionare prin blockchain cu 10 dintre cele mai mari bnci ale lumii. Banca Central a Canadei testeaz tehnologia blockchain pentru un sistem de trimiteri de bani. Banca Central a Olandei , stat membru al zonei euro de altfel, menioneaz n raportul de anul acesta posibilitatea crerii unei monede naionale paralele bazat pe bitcoin i-a gsit chiar i un nume de lucru: DNBCoin. Uber-agricultura i preul corect al murelor Banca Central European , prin vocea unui membru al board-ului executiv rspunde c adevrul e undeva la mijloc la ntrebarea dac Distributed Ledger Te Continue reading >>

How A Bitcoin System Is Like And Unlike A Gold Standard

How A Bitcoin System Is Like And Unlike A Gold Standard

Many commentators have compared Bitcoin to gold as an investment asset. Can Bitcoin Be Gold 2.0?, asks a portfolio analyst . Bitcoin is increasingly set to replace gold as a hedge against uncertainty, suggests a Cointelegraph reporter . Economists, by contrast, are more interested in considering how a monetary system based on Bitcoin compares to a gold-standard monetary system. In a noteworthy journal article published in 2015, George Selgin characterized Bitcoin as a synthetic commodity money. Monetary historian Warren Weber in 2016 released an interesting Bank of Canada working paper entitled A Bitcoin Standard: Lessons from the Gold Standard, which analyzes a hypothetical international Bitcoin-based monetary system on the supposition that the Bitcoin standard would closely resemble the gold standard of the pre-WWI era. More recently, University of Chicago economist John Cochrane in a blog post has characterized Bitcoin as an electronic version of gold. In what important respects are the Bitcoin system and a gold standard similar? In what other important respects are they different? Bitcoin is similar to a gold standard in at least two ways. (1) Both Bitcoin and gold are stateless, so either can provide an international base money that is not the creature of any national central bank or finance ministry. (2) Both provide a base money that is reliably limited in quantity (this is the grounding for Selgins characterization), unlike a fiat money that a central bank can create in any quantity it likes, out of thin air. Bitcoin and the gold standard are obviously different in other ways. Gold is a tangible physical commodity; bitcoin is a purely digital asset. This difference is not important for the customers experience in paying them out, as ownership of (or a claim to) Continue reading >>

What Is A Distributed Ledger?

What Is A Distributed Ledger?

Ledgers, the foundation of accounting, are as ancient as writing and money. Their medium has been clay, wooden tally sticks (that were a fire hazard), stone, papyrus and paper. Once computers became normalized in the 1980s and '90s, paper records weredigitized, often by manual data entry. These early digital ledgers mimicked the cataloguing and accounting of the paper-based world, and it could be said that digitization has been applied more to the logistics of paper documents rather than their creation. Paper-based institutions remain the backbone of our society: money, seals, written signatures, bills, certificates and the use of double-entry bookkeeping. Computing power and breakthroughs in cryptography, along with the discovery and use of some new and interesting algorithms, have allowed thecreation of distributed ledgers. In its simplest form, a distributed ledger is a database held and updated independently by each participant (or node) in a large network. The distribution is unique: records are not communicated to various nodes by a central authority, but are instead independently constructed and held by every node. That is, every single node on the network processes every transaction, coming to its own conclusions and then voting on those conclusions to make certain the majority agree with the conclusions. Once there is this consensus, the distributed ledger has been updated, and all nodes maintain their own identical copy of the ledger. This architecture allows for a new dexterity as a system of record that goes beyond being a simple database. Distributed Ledgers are a dynamic form of media and have properties and capabilities that go far beyond static paper-based ledgers. For more on this, please read our guide "What Can a Blockchain Do?" For now, the short ve Continue reading >>

Blockchain, Apa Sih? Ahmad Rosid Medium

Blockchain, Apa Sih? Ahmad Rosid Medium

Mempelajari blockchain pada awalnya akan mengakibatkan sedikit kebingungan. Sama seperti awal saya mempelajari blockchain ini cukup sangat membingungkan. Berikut ini saya akan meberikan sedikit referensi bagi teman teman untuk memulai mempelajari blockchain salah satu teknologi dibalik pesat nya perkembangan Cryptocurrency di dunia. Disini saya akan coba bahas blockchain ini semudah mungkin, karena memang sebenarnya blockchain adalah sebuah teknologi yang simple dan sederhana. Pada dasarnya dalam aktifitas dibidang teknologi yang di lakukan adalah pengolahan data, dan dalam pengolahan data itu banyak sekali elemen elemen didalamnya seperti dimana data itu di letakkan, bagaimana data itu di buat, bagaimana data itu di distribusikan dan yang lainya. Seperti yang kita ketahui pada saat ini setiap data yang kita olah itu tercentralisasi atau hanya di simpan dalam satu komputer saja yang biasa kita sebut server. Sistem yang sekarang ini berjalan memiliki banyak kekurangan salah satunya adalah keamanan data menjadi tidak maksimal karena data hanya berada pada satu tempat yang mana itu membuat data kita tidak bisa di validasi datanya. Yang lainya adalah permasalahan jika ada kegagalan sistem dari server maka akan membuat jaringan down jika kita tidak memiliki backup maka hilang lah sudah data yang kita miliki. Blockchain adalah sebuah teknologi yang dikenalkan bersama dengan Bitcoin oleh salah satu seorang atau kelompok yang menamakan dirinya Satoshi Nakamoto yang mana awalnya teknologi ini di gunakan untuk mencatat transaksi keuangan dari bitcoin. Simple nya blockchain adalah struktur data yang tidak dapat dirubah hanya bisa di tambahkan saja. Setiap data dari blockchain ini saling terhubung dimana kalau ada terjadi perubahan di salah satu block data maka akan berpengaruh te Continue reading >>

Blockchain Indonesia

Blockchain Indonesia

Click this video to understand the first thing about the infamous peer-to-peer technology. You may also download our slide below for further information regarding Blockchain. The world has changed since the Internet was first invented 35 years ago. What is lacking with the Internet we know today is that there are too many applications that runs on one server, or in other words, centralized. When the server is down, people will no longer be able to use them. Blockchain paves in to revolutionise the technology that we know today into another world with a modern system that can run instantly, transparently and efficiently without having to depend on a centralised server. Instant, Secure, Efficient and Transparent Transactions using the Blockchain technology runs on a peer-to-peer platform, in other words, a piece of data (it can be in a form of message, fund, or private information) can be transacted from one user to another without needing the help of any third parties to process the transfer. With Blockchain, we no longer need to depend on one server since the transaction is replicated on every computer connected to the network. This will prevent the data/transaction from being modified, hacked, or lost because one server is down. Instant, Secure, Efficient and Transparent Every data transmission can be done instantly and efficiently. Every transaction and record keeping of your data is guaranteed to be safe and secure since it is replicated in every computer that is connected to the Blockchain network. So to put it simply, in order to modify one data, a hacker must change the exact same data in all of those computers at the same time and in the same way. This is impossible to be done. Blockchain works as a public ledger where every transaction is transparent and can be Continue reading >>

Blockchain

Blockchain

We are on a mission to build a more open, accessible, and fair financial future, one piece of software at a time. Our technology is revolutionizing the financial services industry by empowering millions across the globe to authenticate and transact immediately and without costly intermediaries. We are on a mission to build a more open, accessible, and fair financial future, one piece of software at a time. Continue reading >>

Blockchain - Wikipedia

Blockchain - Wikipedia

Formarea unui lan de tip blockchain. Lanul principal (negru) este format din cea mai lung serie de blocuri ce pornete din blocul "genez" (verde). Blocuri orfane (violet) exist n afara lanului principal. Diagram ce reprezint structurile de date din reeaua Bitcoin Un blockchain, [1] [2] [3] este o list de nregistrri (sau date) n continu cretere, numite blocuri, care sunt legate i securizate cu ajutorul criptografiei . [4] Fiecare bloc conine de obicei o legtur(i.e. un pointer de tip hash ) ctre un bloc anterior, un timestamp i datele tranzaciei. [5] Conform designului, blockchain-urile sunt rezistente la modificarea datelor. Blockchain-ul este "un registru transparent idistribuit care poate nregistra tranzacii ntre dou pri n mod eficient, verificabil i permanent". [6] Pentru a fi folosit ca un registru distribuit, un blockchain este de obicei administrat de o reea colectiv de tip peer-to-peer ,ce ader la un protocol pentru validarea unor noi blocuri. Odat nregistrate, datele din orice bloc de date nu pot fi modificate retroactiv fr alterarea blocurilor care urmeaz, ceea ce necesit acordul majoritar al participanilor din reea. Blockchain-urile sunt securizate prin design i sunt un exemplu de un sistem de calcul distribuit ce are toleran ridicat de tip Bizantin (toleran la atacatori sau la calculatoare ne-cooperante). Problema consensului descentralizata fost prin urmare rezolvat cu ajutorul tehnologiei blockchain. [7] Acest lucru face ca tehnologia blockchain s fie adecvat pentru nregistrarea de evenimente, dosare medicale [8] [9] precum i nregistrarea altor activiti de management cum ar figestionarea identitii, [10] [11] [12] procesarea tranzaciilor, documentarea provenienei, urmrirea traseului comercial al produselor alimentare [13] sau sisteme de votare. [14] Primul bl Continue reading >>

Memahami Kembali Perbedaan Bitcoin Dan Blockchain

Memahami Kembali Perbedaan Bitcoin Dan Blockchain

Memahami Kembali Perbedaan Bitcoin dan Blockchain Cryptocurrency sebagai salah satu produk pertama dan paling sederhana dari teknologi blockchain Selasa Startup bersama CEO Bitcoin.co.id Oscar Darmawan / DailySocial Bitcoin dan Blockchain menjadi bahasan dalam acara #SelasaStartup yang diadakan Selasa (31/10) kemarin. CEO Bitcoin.co.id Oscar Darmawan hadir sebagai narasumber dan membagikan mengenai Bitcoin dan blockchain. Sebuah istilah yang mulai ramai diperbincangkan namun banyak yang masih belum begitu paham mengenai pengertian masing-masing. Oscar membuka presentasi dengan menggarisbawahi bahwa bitcoin bukan merupakan produk investasi. Bitcoin sendiri pada dasarnya merupakan cryptocurrency atau mata uang virtual yang berjalan di atas teknologi blockchain. Dengan nilai yang terus naik, bitcoin menjelma menjadi salah satu digital asset yang paling banyak diburu, tak terkecuali di Indonesia. Sementara blockchain merupakan teknologi desentralisasi yang diklaim memiliki banyak keunggulan, beberapa di antaranya meminimalkan down time dan menjaga server lebih aman. Desentralisasi blockchain memungkinkan setiap server saling terhubung dan memiliki peran yang sama. Dengan membentuk semacam jaringan peer to peer hal ini memungkinkan pelacakan data lebih mudah dan apa bila salah satu server mendapat gangguan bisa dibackup oleh server lain dan server yang bermasalah bisa sementara dikeluarkan dari jaringan blockchain. Bitcoin dan koin-koin lainnya dikenal juga sebagai cruptocurrency atau mata uang digital. Seluruh sistem bitcoin digerakkan algoritma matematika, dinilai lebih netral. Selain itu dengan teknologi blockchain, sistem bitcoin bisa dengan mudah diaudit semua orang dan juga transparan. Inilah mengapa sistem Bitcoin dinilai lebih adil. Dalam presentasinya Oscar juga me Continue reading >>

Mengenal Blockchain Dan Bedanya Dengan Bitcoin

Mengenal Blockchain Dan Bedanya Dengan Bitcoin

Mengenal Blockchain dan Bedanya dengan Bitcoin Beda blockchain dan bitcoin (dok. REUTERS/Benoit Tessier) Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa waktu terakhir, Bitcoin yang merupakan salah satu mata uang digital atau biasa disebut cryptocurrency dinyatakan dilarang digunakan di Indonesia. Larangan ini dikeluarkan langsung oleh Bank Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menyatakan bahwa bitcoin bisa menciptakan black economy karena asal muasal atau penerbit uang tersebut tidak jelas. Namun, dia tidak menolak kehadiran teknologi blockchain yang menjadi teknologi dasar beroperasinya bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Co founder Block Tech Steven Suhadi menerangkan bahwa blockchain tak ubahnya seperti system Android di mana aplikasi berjalan dengan system tersebut. Bitcoin bisa dibilang hanya satu aplikasi dari system blockchain. Bitcoin adalah aplikasi di atas blockchain. [] Blockchain memiliki aplikasi yang jauh lebih baik dari sekedar bitcoin, kata dia. Di masa depan, Steven memprediksi bahwa teknologi ini akan menjadi penganggu dari teknologi yang sekarang mendisrupsi teknologi lama. Sebab, teknologi ini menjanjikan efisiensi dan dampak positif. Blockchain membawa dampak yang positif untuk Indonesia berkat transparansi dan efisiensi yang disebabkannya. Saya kira banyak fragmentasi di Indonesia yang bisa diatasi dengan blockchain, katanya. Lebih lanjut, Steven juga mengatakan blockchain sama seperti teknologi internet di mana dia bisa mendisrupsi hampir semua sector. Namun yang paling akan terdisrupsi kata dia adalah bidang keuangan, asset, kesehatan, asuransi hingga industry media. Steven menjelaskan bahwa blockchain menggunakan system terdesentralisasi yang memungkinkan efisiensi. Ketika seseorang membeli coin bitcoin, sistem computer yang terhubung Continue reading >>

Why Programmers Need To Be Learning About Blockchain

Why Programmers Need To Be Learning About Blockchain

Software Engineer in Washington, DC Why Programmers Need to be Learning about Blockchain Maybe youve missed your chance to turn a couple hundred dollars into millions with Bitcoin. Fear not there are nearly one thousand other cryptocurrencies created since, many with real potential. As a developer though, the focus should not only be cryptocurrency investing. More important is blockchain, the software that powers cryptocurrencies and smart contracts. Blockchain is a decentralized, distributed ledger of transactions (blocks), each of which holds a link to the previous block. Hence, the name blockchain refers to the linking or chaining of blocks. This TED Talks presented by Bettina Warburg on blockchain examines a brief history of the role uncertainty plays when making transactions. For instance, when purchasing a product, both the buyer and seller need assurances: that the other person is who she claims to be, that the product is as advertised, that the buyer compensates the seller, that the seller gives the buyer the product, and that there is recourse if any of the terms of the transaction are not met. Currently, our economy relies on institutions banks, governments, and corporations as central authorities to reduce uncertainty in transactions. Our current model of the Internet is also a centralized system. Data is stored on web servers. When we want to receive data on the Internet, such as view a website or download a file, our web browser sends a request to the web server that hosts that data, and the web server responds to that request by providing the requested data. A centralized Internet is not fault tolerant: if a server goes down, the entire system is affected. Blockchain is a cryptographically secure database containing an immutable history of transactions wh Continue reading >>

Apa Itu Blockchain? - Dunia Fintech

Apa Itu Blockchain? - Dunia Fintech

Sebagian besar dunia teknologi cryptocurrencyseperti Bitcoin mengandalkan bentuk database dengan keunggulan mampu melacak volume transaksi yang besar dan aman. Teknologi yang digunakan banyak mata uang digital itu adalah Blockchain. Blockchain pertama kali diimplementasikan pada tahun 2009, dan direvolusi dengan Blockchain 2.0 pada tahun 2014. Teknologi Blockchain terdiri dari blok yang menampung transaksi, di mana masing-masing blok saling terkait melalui kriptografi, sehingga membentuk jaringan. Seiring dengan perkembangan jagat digital, cryptocurrenydi masa depan telah menjadi proposisi yang semakin menarik di pasar dan mungkin tidak memiliki infrastruktur perbankan tradisional. Beberapa negara berkembang di dunia bahkan telah menerapkan mata uang nasional berbasis Blockchain, seperti Bitcoin, dan teknologinya juga digunakan oleh beberapa proyek amal besar untuk membantu mereka yang tidak memiliki rekening bank. Blockchain juga berpotensi untuk digunakan di luar lingkup mata uang digital, dan menarik minat banyak lembaga keuangan tradisional untuk diadopsi. Sistem Blockchain terdiri dari dua jenis record, transaksi dan blok. Transaksi ini disimpan secara bersama-sama dalam satu blok. Hal yang unik dari Blockchain adalah setiap blok berisi hash kriptografi sehingga membentuk jaringan. Fungsi hash kriptografi adalah mengambil data dari blok sebelumnya dan mengubahnya menjadi compact string.Stringini memungkinkan sistem bisa mudah mendeteksi adanya sabotase. Dengan metode tersebut, artinya setiap blok tidak perlu memiliki nomor seri, hash memungkinkan setiap blok dapat memverifikasi integritasnya. Setiap blok akan menegaskan validitasnya dari blok sebelumnya. Keterkaitan blok bukanlah satu-satunya hal yang membuat jaringantetap aman. Teknologi ini juga terdesentralisas Continue reading >>

Mengenal Blockchain, Platform Transaksi Elektronik Masa Depan

Mengenal Blockchain, Platform Transaksi Elektronik Masa Depan

Mengenal Blockchain, Platform Transaksi Elektronik Masa Depan Jakarta - Sejak awal tahun 2000-an, kita mengenal berbagai platform pembayaran digital, salah satu yang paling populer hingga saat ini adalah Paypal. Pada dasarnya, platform pembayaran digital seperti PayPal adalah perantara antara dua pihak yang akan melakukan transaksi. Perantara ini bertindak sebagai pihak yang dipercaya (trusted party) oleh kedua pihak untuk melakukan verifikasi atas transaksi, kemudian melakukan pencatatan dan terakhir memindahkan dana dari pihak pertama ke pihak kedua. Platform pembayaran digital semacam PayPal ini sebetulnya mirip dengan penyelenggara transaksi ATM antarbank, seperti ATM Bersama, Prima, Link, Cirrus, Alto, atau Maestro. Sampai di tahun 2009, satu sosok misterius yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto, meluncurkan sebuah platform pembayaran digital dengan nama 'Bitcoin'. Ada setidaknya dua hal mendasar yang membedakan Bitcoin ini dari platform pembayaran digital tradisional seperti PayPal. Pertama, Paypal dan sejenisnya hanyalah perantara untuk transaksi elektronik menggunakan mata uang yang biasa digunakan sehari-hari. Seperti juga transaksi internasional lainnya, standar mata uang yang umumnya diterima oleh platform transaksi digital adalah mata uang US Dollar. Sementara Bitcoin ini merupakan sebuah 'mata uang' tersendiri dalam bentuk digital, yang berada di luar sistem mata uang yang diakui dan diatur oleh bank sentral dunia. Dia memiliki nilai yang fluktuatif. Saat ini nilai 1 Bitcoin setara dengan USD 2.490. Untuk memiliki Bitcoin bisa dilakukan dengan tiga cara: membeli, mendapatkan sebagai bayaran, atau melakukan 'penambangan' atau 'mining'. Tentu saja penambangan disini tidak seperti kita mengeruk bumi untuk menambang emas. Penambangan untuk mendapatkan Bitcoin Continue reading >>

More in ethereum