CryptoCoinsInfoClub.com

Perusahaan Bitcoin Di Indonesia

Bagaimana Prospek Mata Uang Digital Bitcoin Di Ri?

Bagaimana Prospek Mata Uang Digital Bitcoin Di Ri?

Bagaimana Prospek Mata Uang Digital Bitcoin di RI? Liputan6.com, Jakarta - Mata uang digital (criptocurrency) seperti bitcoin makin menarik perhatian. Apalagi nilai bitcoin mencapai level tertinggi US$ 11.000 atau sekitar Rp 148,66 juta (asumsi kurs Rp 13.515 per dolar Amerika Serikat) pada akhir November 2017. Lalu bagaimana perkembangan bitcoin di Indonesia? CEO Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan menuturkan, bitcoin makin berkembang di Indonesia, meski tidak terlalu signifikandibanding Jepang dan Eropa. Perkembangan bitcoin di Indonesia, menurut Oscar, didukung oleh anak muda Indonesia yang makin terbuka dengan teknologi. Apalagi mata uang digital bitcoin ini juga memiliki teknologi blockchain yang berkembang baik. "Anak muda Indonesia lebih banyak dan pintar. Mau terbuka dengan teknologi. Nah teknologi di belakang bitcoin itu ada blockhain yang berkembang baik. Yang paham teknologi baru mengerti mengapa nilai bitcoin naik," jelas Oscar saat dihubungi Liputan6.com, seperti ditulis Selasa (5/12/2017). Bos IMF: Bitcoin Meroket, Saatnya Investor Hati-Hati Akan tetapi, Oscar mengakui meski bitcoin berkembang di Indonesia, banyak pula orang belum memahami bitcoin dan teknologi blockchain yang berada di belakangnya. "Cara kerja blockchain belum dipahami secara benar. Karena itu ada bilang bitcoin itu seperti mlm (multilevel marketing), investasi bodong, ini mereka tidak pahami. Ini ibarat seperti Indonesia baru mengenal internet pada 1990-an," kata Oscar. Ia menambahkan, pihaknya menaungi perusahaan bitcoin Indonesia juga dinilai sebagai pengelola bitcoin. Padahal menurut dia, bitcoin Indonesia hanya mempertemukan penjual dan pembeli. Kini anggotanya di bitcoin Indonesia mencapai sekitar 600 ribu. "Kami ini seperti marketplace mempertemukan penjual dan pembeli," kata Oscar. Continue reading >>

Tanggapan Ceo Bitcoin Indonesia Soal Temuan Investasi Bodong

Tanggapan Ceo Bitcoin Indonesia Soal Temuan Investasi Bodong

Tanggapan CEO Bitcoin Indonesia soal Temuan Investasi Bodong Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menemukan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa izin alias bodong. Kali ini ada 14 entitas yang telah diumumkan dan hentikan kegiatan operasionalnya. Dari 14 entitas tersebut beberapa di antaranya berkaitan dengan mata uang digital, Bitcoin. Mereka menawarkan investasi dengan imbal hasil yang menggiurkan dengan membeli dan menempatkan produk Bitcoin di tempatnya. Mendengar hal itu, CEO Bitcoin Indonesia (bitcoin.co.id), Oscar Darmawan mengaku sangat mengapresiasi yang telah dilakukan Satgas Waspada Investasi besutan OJK tersebut. Menurutnya perusahaan investasi bodong memang harus diberantas tanpa memandang mata uang yang digunakan. "Saya kira yang dilakukan OJK itu tepat sekali karena memang itu perusahaan investasi bodong. Saya sangat menentang perusahaan-perusahaan investasi bodong yang semua investasi bodong baik menggunakan rupiah maupun Bitcoin," ujarnya saat dihubungi detikFinance, Selasa (23/10/2017). Oscar memandang perusahaan-perusahaan tersebut tidak akan mencemarkan nama baik Bitcoin yang tengah naik daun itu. Sebab Bitcoin pada dasarnya adalah mata uang yang bisa dimanfaatkan sebagai alat pembayaran maupun komoditas. "Bitcoin itu komoditas netral, tergantung mau dipakai buat apa, jadi sudah jelas itu. Seperti investasi bodong pakai rupiah, apakah rupiah itu salah? Investasi bodong pakai dolar AS, apakah dolar itu salah? Karena investasi bodong tanpa memandang mata uang yang dipakai," tukasnya. Salah satu perusahaan investasi bodong Bitcoin yang diberantas adalah Dunia Coin Digital. Kegiatan usahanya di bidang pelatihan dan edukasi atas produk Bitcoin serta jual beli paket Bitcoin karena melakukan kegiatan usaha tanpa d Continue reading >>

Ojk Bakal Panggil 9 Perusahaan Bodong Penjual Bitcoin

Ojk Bakal Panggil 9 Perusahaan Bodong Penjual Bitcoin

OJK Bakal Panggil 9 Perusahaan Bodong Penjual Bitcoin Dinda Audriene Mutmainah, CNN Indonesia | Minggu, 04/03/2018 13:23 WIB Ilustrasi Bitcoin. (REUTERS/Brendan McDermid). Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memanggil sembilan perusahaan yang dinilai melakukan kegiatan investasi ilegal yang menawarkan bitcoin sebagai produk utamanya. Rencananya, pemanggilan akan dilakukan bulan ini juga. Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan OJK Tongam Lumban Tobing mengatakan, operasional dari beberapa perusahaan tersebut sudah dihentikan saat ini. Indikasi investasi ilegal ini tercium atas penelusuran Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi sendiri, di mana OJK menjadi bagian dari satgas. "Perusahaan itu menawarkan keuntungan satu persen per hari, masyarakat banyak yang terjebak. Itu modusnya," ujarnya, Jumat (2/3) malam. Beberapa perusahaan yang dimaksud, yakni PT Bitconnect Coin Indonesia (Bitconnect) dan PT Purwa Wacana Tertata/ Share Profit System Coin/ SPS Coin.co. Perusahaan tersebut mengaku bukan sebagai market place seperti Bitcoin Indonesia yang mempertemukan penjual dan pembeli bitcoin, tetapi sebagai lembaga yang memiliki koin tersebut. "Jadi, masyarakat disuruh membeli koin untuk investasi. Penawaran keuntungan bahkan sampai ada yang lima persen," kata Tongam. Namun, OJK tidak memiliki data berapa kerugian yang dialami masyarakat yang terkena investasi bodong akibat perusahaan fiktif tersebut. Hal ini disebabkan masyarakat Indonesia masih malu melapor kepada OJK jika tertipu investasi bodong. "Mereka malu melaporkan, lalu ya paling kerugian berapa sih jadi masih tidak mau melapor. Kemudian, kemungkinan ada tekanan dari perusahaan untuk tidak melapor," jelas Tongam. Makanya, ia terus bersosialisasi kepada masyarakat perdagangan bitcoin dilarang Continue reading >>

Luno (perusahaan Bitcoin)

Luno (perusahaan Bitcoin)

Luno (sebelumnya BitX) adalah perusahaan Bitcoin yang berdiri pada tahun 2013 dan berpusat di Singapura, dan telah beroperasi di sejumlah negara lainnya selain Singapura [1] , seperti Indonesia [2] , Malaysia [3] , Afrika Selatan [4] , Nigeria [5] , dan Kenya [6] . Luno masuk dan mulai beroperasi di Indonesia pada awal 2015 [7] . Luno Indonesia menyediakan layanan untuk menyimpan Bitcoin, serta membeli dan menjual Bitcoin dengan Rupiah [8] . Pengguna aplikasi BitX di iOS dan Android dapat menyimpan, menjual, dan membeli Bitcoin tanpa membayar biaya apapun [9] . Luno (sebelumnya BitX) memperoleh seed funding pertama sebesar US$824.000 [10] dan Series A funding sebesar US$ 4 juta oleh Naspers pada tahun 2015 [11] . Di Indonesia sendiri, BitX mendapatkan sejumlah funding dari Venturra Capital untuk pengembangan BitX Indonesia. [9] Luno Indonesia juga bekerjasama dengan DOKU agar pengguna Luno Indonesia dapat melakukan deposit Rupiah melalui DOKU Wallet untuk membeli Bitcoin di Luno [12] . Perubahan Nama BitX menjadi Luno[ sunting | sunting sumber ] Perubahan nama BitX menjadi Luno, yang ditulis di blog Luno . BitX mengumumkan perubahan nama menjadi Luno pada 11 Januari 2017 di blog resmi perusahaan [13] . Seluruh pengguna BitX tetap menggunakan aplikasi yang sama, dengan profil akun yang sama, begitu juga dengan sistem pendanaan akun yang sama. Satu hal yang berbeda hanyalah perubahan nama, tampilan web dan aplikasi, serta berbagai tambahan fitur baru. Luno sendiri berarti bulan yang mencerminkan semangat perusahaan dan para pengguna Luno mengenai industri ini. Pada saat bersamaan, Luno juga mencerminkan tanggung jawab perusahaan dalam membantu orang terlepas dari gravitasi sistem keuangan saat ini. Bulan juga menggambarkan potensi Bitcoin dalam menyediakan akses yang ter Continue reading >>

Indonesia Selidiki Penggunaan Bitcoin Di Bali

Indonesia Selidiki Penggunaan Bitcoin Di Bali

Indonesia Selidiki Penggunaan Bitcoin di Bali Sebuah poster mengiklankan bitcoin di kawasan Kuta, di Bali, 18 Januari 2018. (REUTERS/Nyimas Laula) Indonesia Selidiki Penggunaan Bitcoin di Bali Pihak berwenang menyelidiki penggunaan bitcoin di Bali, setelah peringatan dari Bank Indonesia mengenai risiko dari penggunaan mata uang maya, kata seorang pejabat. Penyelidikan dimulai setelah Bank Indonesia pada 7 Desember 2017, mengeluarkan peraturan melarang penggunaan mata uang crypto atau cryptocurrencies dalam sistem pembayaran, kata Causa Iman Karana, kepala kantor perwakilan Bank Indonesia di Bali, seperti dikutip Reuters, Jumat (19/1). Kami menemukan dari berbagai media sosial bahwa tampaknya Bali sudah menjadi surga transaksi bitcoin, kata Karana. Para petugas Bank Indonesia dan polisi menyamar pada akhir 2017 untuk menyelidiki sejumlah bisnis di Bali yang memasang iklan online, menawarkan layanan pembayaran menggunakan bitcoin, kata Karana. Tim investigasi menemukan dua kafe masih menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran. Namun 44 bisnis, termasuk penyewaan mobil, hotel, biro perjalanan dan toko-toko perhiasan, yang sebelumnya menawarkan jasa pembayaran bitcoin, sudah menghentikan layanan tersebut, kata dia. Salah satu kafe menggunakan bitcoin hanya untuk transaksi senilai lebih dari 243.000 rupiah atau sekitar 0,001 bitcoin. Satu transaksi memakan waktu 1,5 jam untuk diproses dan termasuk biaya jasa 123.000 rupiah, dan hal ini menghalangi penggunaan luas sebagai alat pembayaran, kata Karana menjelaskan. Karana menolak menyebutkan nama perusahaan yang masih menggunakan bitcoin karena dia menunggu instruksi selanjutnya dari Bank Indonesia di Jakarta. Langkah berikutnya adalah kami akan melarang bisnis mereka, seperti yang diatur oleh undang-undang. Kami akan meminta Continue reading >>

Ojk Buka Suara Soal Bitcoin

Ojk Buka Suara Soal Bitcoin

NILAI yang tinggi dan peluang untuk terus meningkat dari waktu ke waktu membuat bitcoin menarik bagi berbagai pihak, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Pengguna bitcoin dari Indonesia dilansir telah mencapai sekitar 500.000 orang. Kondisi ini turut didukung dengan banyaknya perusahaan yang menawarkan investasi uang digital. Namun, sesuai peraturan dari Bank Indonesia (BI) dan Undang-Undang Mata Uang, satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia adalah rupiah. Menanggapi hal ini, Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tongam Lumban Tobing menyatakan pihaknya telah mengamati aktivitas transaksi bitcoin. Melalui pengamatan itu, OJK mengetahui dua karakteristik penjualan bitcoin di dunia maya. "Pertama adalah yang benar-benar menjual, sebagai marketplace. Ada yang menjual dan ada yang membeli," kata Tongam. Sedangkan model lain yang juga ditemukan OJK dari pengamatan itu yakni transaksi perdagangan bitcoin yang menjanjikan keuntungan besar dan tidak wajar. Modus ini telah ditemukan dalam beberapa perusahaan seperti Share Profit System (SPS) dan Bitconnect. Keduanya menjanjikan keuntungan dalam penjualan bitcoin masing masing sebesar 100 persen (SPS) dan 5 persen (Bitconnect) per harinya. Kedua perusahaan ini tidak mengantongi izin untuk melakukan penghimpunan dana. Pihak OJK pun mengidentifikasi ada 1200 jenis aset virtual yang beredar. Kendati demikian, aset ini tidak diakui sebagai jenis investasi. "Bukan ini investasi yang diharapkan. Investasi yang diharapkan Indonesia adalah untuk membiayai pembangunan," tutur Tongam. Kegiatan investasi harus tunduk pada aturan yang telah ditetapkan. Pelanggaran terhadap ketetapan itu bisa berujung penghentian investasi seperti yang telah dilakukan OJK terhadap 14 perusahaan. Keempatbelas perusahaan terse Continue reading >>

Perusahaan Bitcoin Tawarkan Rp 3,4 Miliar Untuk Tangkap

Perusahaan Bitcoin Tawarkan Rp 3,4 Miliar Untuk Tangkap "hacker"

Seorang Hacker sedang membajak salah satu situs. (123RF/ Andriy Popov) KOMPAS.com - Perusahaan trading bitcoin, Binance, menawarkan hadiah fantastis bagi orang yang bisa memberikan infromasi yang berguna untuk menjebloskan seorang hacker ke penjara. Adapun besaran hadiah tersebut adalah 250.000 dollar AS atau setara dengan Rp 3,4 miliar. Namun hadiah ini hanya berlaku bagi orang pertama yang berhasil memberikan informasi tersebut. Dana yang disiapkan oleh Binance tak sebatas hadiah itu saja. Perusahaan juga mengaku telah mengalokasikan dana cadangan senilai 10 juta dollar AS atau setara Rp 137 miliar sebagai lomba perburuan hacker di masa yang akan datang. Sebagaimana dirangkum Kompas.com dari Bloomberg, Senin (12/3/2018), Binance bahkan turut mengajak berbagai perusahaan trading bitcoin lainnya untuk ikut serta mengeluarkah hadiah dalam perburuan hacker tersebut. Baca juga : Ada Rumor Peretasan, Harga Bitcoin Sempat Anjlok ke 9.500 Dollar AS "Kami menyambut keikutsertaan mereka, karena melindungi dana Anda selalu menjadi prioritas utama kami," demikian disampaikan melalui keterangan resmi mereka. Sebelumnya pada pekan lalu, Binance memang menjadi target serangan hacker. Serangan tersebut, dan klaim bahwa Binance telah dibobol hacker atau peretas. Klaim tersebut, ditambah sejumlah situasi lain, langsung membuat nilai tukar bitcoin merosot tajam, dari 10.600 dollar AS menjadi 9.400 dollar AS. CEO Binance Changpeng Zhao kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa upaya peretasan tersebut gagal, sehingga tidak terjadi masalah apa-apa. Efeknya, nilai tukar bitcoin kemudian kembali menguat ke 10.000 dollar AS. Kompas TV Situs jejaring sosial Facebook resmi melarang penayangan iklan uang virtual seperti Bitcoin. Facebook menilai iklan Bitcoin cenderung menyesatkan konsumen. Continue reading >>

Dilarang Oleh Bi Dan Ojk, Begini Penjelasan Bos Bitcoin Indonesia

Dilarang Oleh Bi Dan Ojk, Begini Penjelasan Bos Bitcoin Indonesia

Dilarang oleh BI dan OJK, Begini Penjelasan Bos Bitcoin Indonesia Trio Hamdani, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 18:08 WIB JAKARTA - CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan mengatakan bahwa terdapat kekeliruan di masyarakat terkait boleh atau tidaknya bitcoin eksis di Indonesia. Bahwa menurutnya, larangan yang selama ini terdengar adalah mengenai bitcoin sebagai alat pembayaran. Dia pun mengamini jika Bank Indonesia (BI) tidak mengizinkan bitcoin dijadikan alat pembayaran yang sah. Tak hanya bitcoin, mata uang luar negeri pun kata dia tidak disahkan sebagai alat pembayaran di Indonesia. Baca juga: Kenapa Bitcoin Jadi Populer? Trust dan Limited Jawabannya "Di Indonesia transaksi harus gunakan Rupiah. Bahkan dolar AS, dolar Singapura, euro itu ilegal untuk digunakan di Indonesia. Jadi yang dimaksud BI hal itu. Jadi seperti bitcoin atau apapun itu memang tidak boleh digunakan untuk pembayaran," katanya ketika ditemui dalam acara Kongkow Bisnis Pas FM di Jakarta, Rabu (13/12/20117). Sebagai bos dari perusahaan trading digital aset, dia memaparkan kekeliruan yang masih terjadi hingga kini mengenai keberadaan bitcoin. Bitcoin memang tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran. Namun dia diperbolehkan untuk diperdagangkan sebagai digital aset. Baca juga: Demam Bitcoin, OJK Ingatkan Masyarakat untuk Cek Dasar Hukumnya "Yang enggak boleh itu untuk pembayarannya. Jadi yang sedikit membingungkan adalah karena nama perusahaan kami kan bitcoin.co.id. Tapi dengan bitcoin, itu 2 hal terpisah karena bitcoin secara sistem pembayaran, maupun kami berbeda. Karena kami bursa digital aset," jelasnya. Bursa digital aset di Indonesia, kata dia bukan hanya oleh pihaknya. Ada sejumlah perusahaan lainnya yang juga sebagai bursa digital aset yang memperdagangkan bitcoin. Khusus pihaknya Continue reading >>

Perusahaan Ini Gaji Karyawannya Dengan Bitcoin

Perusahaan Ini Gaji Karyawannya Dengan Bitcoin

Perusahaan Ini Gaji Karyawannya Dengan Bitcoin "Kami berharap dapat meningkatkan literasi keuangan virtual dengan menggunakannya" TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Sebuah perusahaan di Jepang mulai membayar sebagian gaji karyawannya dengan menggunakan Bitcoin. Dilansir dariThe Guardian, Jumat (15/12/2017), Perusahaan GMO Internet menginginkan karyawannya memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait mengenai mata uang virtual yang sedang populer saat ini. GMO Internet, yang mengoperasikan berbagai bisnis terkait situs termasuk di bidang keuangan, periklanan online dan infrastruktur internet, akan mulai membayar total gaji karyawan hingga 100.000 yen atau Rp1,8 miliar per bulan dengan menggunakan Bitcoin. Juru bicara GMO Internet, Harumi Ishii mengatakan, pembayaran sebagian gaji karyawan dengan Bitcoin akan mulai dilakukan pada Februari 2018. "Kami berharap dapat meningkatkan literasi keuangan virtual dengan menggunakannya," tambahnya. Pembayaran gaji dengan Bitcoin akan ditawarkan secara terbuka ke 4.000 karyawan GMO Group di Jepang. Perusahaan itu mulai melakukan perdagangan dan pertukaran nilai Bitcoin pada Mei 2017. Baca: Saat Ditanya Bima Arya, Sosok Cantik Ini Mengaku Bernama Dea, Saat Dicek KTP-nya Nama Aslinya Dayat Bulan depan, perusahaan tersebut akan bergabung dengan bisnis "Bitcoin mining" atau penambangan Bitcoin. Dengan begitu, perusahaan itu akan mendapatkan hak untuk menerima Bitcoin baru sebagai penghargaan karena telah membantu menjaga keamanan jaringan saat transaksi berlangsung. Harga Bitcoin dunia telah meningkat secara global pada tahun ini. Pada Januari 2017, harga Bitcoin senilai 1.000 dolar Amerika Serikat atau Rp 13,5 juta, kini harganya melonjak menjadi 17.000 dolar AS atau Rp 230 juta pada pekan ini. Artikel ini tayang sebelumnya di Kompas.com dengan Continue reading >>

Bayang-bayang Risiko Mata Uang Kripto Dan Bitcoin Di 2018

Bayang-bayang Risiko Mata Uang Kripto Dan Bitcoin Di 2018

Bayang-bayang Risiko Mata Uang Kripto dan Bitcoin di 2018 Ketakutan akan merosotnya harga Bitcoin dan mata uang kripto lainnya secara tiba-tiba masih hangat diperbincangkan. Benarkah masa depan uang digital ini makin terpuruk di 2018? tirto.id - Mata uang kripto jadi buah bibir di sepanjang 2017 kemarin. Harga sang raja mata uang kripto: Bitcoin terus meroket. Awal pekan Agustus, Bitcoin membuat rekor baru: untuk pertama kalinya, harga 1 Bitcoin lebih mahal daripada 1 ons emas. Waktu itu setara US$4 ribuan, atau sekitar Rp55-56 juta. Bila ditilik lebih ke belakang, pencapaian itu lebih bombastis. Pada 2012 lalu, harga 1 BTC (satuan Bitcoin) adalah sekitar US$15, sekarang? Harganya lebih dari US$15 ribu, sempat diprediksi akan menyentuh US$60 ribu pada 2018. Para pengamat terbelah, sebagian menganggap hal ini baik: sebagai sebuah kemajuan, lainnya menganggap tren tersebut tak akan berumur panjang. Biasa disebut dengan istilah Bitcoin Bubblesebuah keadaan harga sebuah komoditas terus meroket sehingga membentuk gelembung, yang dikhawatirkan dapat pecah pada sewaktu-waktu. Sebut saja gelembung kalau Anda suka, tapi bisakah Anda benar-benar menjauh dari mata uang kripto? ungkap ahli analisis pasar Naeem Aslam , membuka tulisannya dalam Forbes tentang prediksi nasib mata uang kripto pada 2018. Aslam yang mengaku memiliki mata uang kripto seperti Ether, Ripple, Bitcoin ini memperkirakan selama 2018 ini, investasi pada mata uang kripto tetap akan jadi tren dan sama sekali tak akan merugikan. Ia sendiri tak menampik kalau kekhawatiran tentang gelembung itu masuk akal. Melihat angka ini membuat Anda berpikir bahwa tak disanksikan lagi (kejadian) ini adalah bubble, sebab pertumbuhan segini besar memang belum pernah terjadi sebelumnya, tulis Aslam. Namun baginya, pertanyaan paling Continue reading >>

Ada 4 Perusahaan Bisnis Bitcoin-ethereum Yang Ditutup Ojk

Ada 4 Perusahaan Bisnis Bitcoin-ethereum Yang Ditutup Ojk

Ada 4 Perusahaan Bisnis Bitcoin-Ethereum yang Ditutup OJK Ada 4 Perusahaan Bisnis Bitcoin-Ethereum yang Ditutup OJK Ilustrasi Bitcoin dan Ethereum (Foto: Flickr) Bisnis Bitcoin memang menggiurkan karena nilai sekepingnya terus merangkak naik, meskipun tak jarang juga terjun bebas. Pekan lalu, sekeping Bitcoin dibanderol setara 6.147,07 dolar AS atau sekitar Rp 82,9 juta (kurs Rp 13.500). Selain Bitcoin, saat ini mata uang virtual lain yang sedang berkembang adalah Ethereum dan Ripple. Namun, BI tidak mengakui sebagai alat pembayaran yang sah dan meminta masyarakat tidak menggunakan Bitcoin karena dinilai sangat berisiko. Namun, tetap saja minat masyarakat menggunakan uang virtual terus meningkat. Di Indonesia, ada sekitar 500 ribu orang yang memiliki Bitcoin. Berbagai perusahaan pun bermunculan menawarkan investasi uang digital. Kemarin, Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan mengumumkan menghentikan kegiatan investasi yang dilakukan 14 perusahaan karena tidak berizin dan imbal hasil yang ditawarkan tak masuk akal. Dari 14 perusahaan tersebut, 4 di antaranya merupakan perusahaan terkait investasi uang virtual. "Kegiatan usaha tersebut dilakukan dengan pertimbangan tidak adanya izin usaha penawaran produk serta penawaran investasi yang berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal," kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing. Berikut 4 Perusahaan uang virtual yang kegiatannya Disetop Satgas Waspada Investasi: Kegiatan usahanya dihentikan karena tidak dilengkapi izin usaha yang dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang serta berpotensi merugikan masyarakat. Perusahaan ini bergerak di bidang pelatihan dan edukasi atas produk Bitcoin serta jual beli paket Bitcoin. 2. Dinar Dirham Indonesia/ www.dinardi Continue reading >>

Bitcoin Indonesia Ingin Jadi Komoditas Bukan Alat Pembayaran

Bitcoin Indonesia Ingin Jadi Komoditas Bukan Alat Pembayaran

Bitcoin Indonesia Ingin Jadi Komoditas Bukan Alat Pembayaran TEMPO.CO, Jakarta - Bitcoin.co.id atau Bitcoin Indonesia, sebuah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang market place untuk cryptocurrency atau digital aset, menginginkan pemerintah menjadikan bitcoin sebagai komoditas bukan sebagai alat pembayaran (mata uang). Nindya juga menampik jika transaksi yang dilakukan sama sekali tidak bisa dikenali atau biasa dikenal sengan anonymous. Menurut Nindya, Bitcoin.co.id semua pengguna atau member bisa dilacak karena menggunakan psudonemous. "Jadi kita tahu seperti nomor rekeningnya, atau IP addresnya. Tetapi kalau belum diatur kan malah, penerima atau pengirim malah tidak tahu," kata Nidya. Sementara itu. Robertus Ori Setianto, Konsultan Hukum Keuangan Digital mengatakan dirinya tidak menolak keberadaan bitcoin. Namun, kata dia, pihaknya tidak sepakat jika bitcoin dijadikan alat pembayaran atau currency. "Bitcoin bukan barang haram, tapi biarkan jadi mainan saja. Meski demikian, harus ada pembatasan dalam regulasi dan kalau sebagai mata uang atau alat tukar sebaiknya tolong dipikir-pikir," kata dia. Sebab, menurut Robertus, bitcoin tidak memiliki aturan fundamental ekonomi yang menjadikan hal ini sebagai alat tukar. Sehingga, sebagai pengguna kita tidak bisa tahu (mengukur) bagaimana nilainya bisa naik dan turun. Daniel Yusmic Foekh, Dosen Hukum Perdagangan Universitas Atma Jaya mengatakan jika memang fenomena bitcoin atau digital aset ini sudah sedemikian meluas ada baiknya pemerintah mulai memberikan regulasi yang jelas. Sebab, jika tidak nantinya bisa menimbulkan persoalan di kemudian hari. Continue reading >>

Industri Blockchain Dan Bitcoin Indonesia Mulai Berkembang

Industri Blockchain Dan Bitcoin Indonesia Mulai Berkembang

Industri Blockchain dan Bitcoin Indonesia Mulai Berkembang 29 November 2017 - 12:53 WIB, Oleh : Agne Yasa Bisnis.com JAKARTA Industri blockchain, basis teknologi mata uang Bitcoin, semakin serius digarap di Indonesia. East Ventures pekan lalu menyuntikkan modal ke Bitcoin.co.id, perusahaan rintisan yang mengklaim sebagai pemain Bitcoin terbesar di Asia Tenggara. Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan East Ventures kini adalah salah satu investor di Bitcoin.co.id, tanpa mau mengungkapkan nilai modal yang diberikan. Perangkat Pelacak Mini Samsung Connect Tag Kami yakin blockchain dapat membantu memberikan solusi bagi banyak permasalahan di Indonesia, katanya, Kamis (23/11). Willson mengatakan Bitcoin.co.id dapat mengubah cara berbisnis, mengurangi biaya transaksi, mempercepat proses verifikasi finansial, mengurangi kegagalan transaksi finansial, dan mendirikan sistem finansial berbasis protokol yang terdesentralisasi. Bitcoin.co.id hanya salah satu dari implementasi blockchain. Kami berekspektasi untuk inovasi lainnya di area ini dan akan berinvestasi lebih banyak di kategori ini [blockchain], jelasnya. Wilson tidak mempermasalahkan absennya regulasi tentang Bitcoin di Indonesia. Dia justru ingin ada deregulasi sehingga pegiat bisnis Bitcoin bisa bekerja sama dengan pemerintah dan bisa bersaing dengan bisnis serupa di negara lain. Namun, dia menjelaskan pelaku bisnis Bitcoin tetap aktif berkomunikasi dengan pemerintah dan otoritas moneter. Intinya kami embrace teknologi, perubahan mindset dan cari cara agar bisa berguna dan aplikatif, katanya. Bitcoin.co.id didirikan oleh Oscar Darmawan dan William Sutanto pada Mei 2013 sebagai media edukasi untuk pengguna Bitcoin di Indonesia dan menjadi sumber terpercaya untuk berita tentang aset digital dalam Bahasa I Continue reading >>

Bitcoin - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Bitcoin - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Transaksi diverifikasi dan dilindungi oleh jaringan peer-to-peer desentral. [1] Nilai Bitcoin baru akan berkurang setengahnya setiap empat tahun sampai jumlahnya mencapai 21 juta BTC [2] :17 Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer tanpa penyimpanan terpusat atau administrator tunggal di mana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi . Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali. Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin - bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin. Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency , pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks . Continue reading >>

Komunitas Bitcoin Tentang Perkembangan Bitcoin Di Indonesia

Komunitas Bitcoin Tentang Perkembangan Bitcoin Di Indonesia

Komunitas Bitcoin tentang Perkembangan Bitcoin di Indonesia Bank Indonesia Tetapkan Satu Perusahaan Masuk Regulatory Sandbox Popularitas Bitcoin di ranah maya sudah mencapai Indonesia juga. Tantangan demi tantangan terus menghinggapi perkembangan Bitcoin di Indonesia, termasuk yang terakhir pernyataan Bank Indonesia tentang pelanggaran undang-undang jika menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran. Kami berbincang dengan Oscar Darmawan dari Bitcoin Indonesia tentang perkembangan Bitcoin di tanah air sejauh ini. Menurut Oscar,kurang tepat kalau Bitcoin dikatakan melanggar undang-undang karena menurut mereka Bitcoin bukanlah mata uang sebagaimana yang diatur oleh undang-undang tersebut. Bitcoin lebih bersifat sebagai media transfer pada saat digunakan untuk transaksi. Transaksi terjadi berdasarkan sistem barter dengan nilai sekian rupiah. Oscar mengatakan mungkin emas internet adalah sebutan yang paling tepat untuk Bitcoin. Meskipun demikian, Oscar tidak menampik bahwa pemahaman masyarakat Indonesia tentang Bitcoin masih sangat terbatas. Disebutkan banyak dari mereka menganggap Bitcoin sebagai scam atau sejenis Liberty Reserve yang ditutup oleh FBI atau bahkan penipuan di Internet tanpa berusaha mencari tahu mengenai apa itu Bitcoin sebenarnya. Oscar menambahkan bahwa Bitcoin adalah suatu mata uang internet atau lebih tepatnya komoditas virtual yang memiliki harga tertentu karena murni bersumber dari demand and supply pasar global. Teknologi Bitcoin berdasarkan peer to peer,berarti setiap pengguna dari Bitcoin adalah penggerak dan pemilik jaringan. Tidak ada negara apapun yang mengatur kegiatan Bitcoin. Menutup jaringan Bitcoin adalah hampir tidak mungkin, menurut Oscar, kecuali seluruh pengguna di seluruh dunia meninggalkan Bitcoin. Dengan sirkulasi mencapai 140 triliun Continue reading >>

More in ethereum