CryptoCoinsInfoClub.com

Penyebab Bitcoin Turun Hari Ini

Nilai Bitcoin Turun Sepanjang Imlek, Ini Penyebabnya

Nilai Bitcoin Turun Sepanjang Imlek, Ini Penyebabnya

Nilai Bitcoin Turun Sepanjang Imlek, Ini Penyebabnya Jakarta - Tahun Baru China atau Imlek berdampak bagi perekonomian. Pada perayaan ini biasanya masyarakat akan lebih sering belanja kuliner hingga jasa perjalanan. Informasi yang detikFinance kutip dari CNBC pada Jumat (16/2/2018) menyebutkan perayaan Imlek berdampak bagi pasar saham, produksi pabrik, hingga kegiatan ekonomi. Perayaan Imlek pun disebut menyumbang penurunan nilai bitcoin atau mata uang virtual pada Januari. Hal itu karena pelaku pasar di Asia dianggap menguangkan mata uang virtual mereka untuk membeli hadiah untuk musim liburan. Bahkan sebanyak 6,5 juta wisatawan China diprediksi membelanjakan uangnya untuk melancong ke luar negeri saat Imlek. Tak hanya negara tirai bambu tersebut, Singapura, Malaysia, Korea Selatan dan Vietnam juga merayakan Imlek sebagai hari libur. Sebagian warga Indonesia pun turut merayakan. Untuk diketahui, pada awal Januari 2018, 1 BTC memiliki nilai hampir US$ 15.000 (Rp 201 juta). Kemudian, pada akhir bulan tersebut, nilai dari salah satu cryptocurreny terbesar ini bahkan sempat jatuh hingga berada di kisaran US$ 8.810 (Rp 118 juta). Meskipun sempat pulih hingga berada di US$ 10.142 (Rp 136 juta), namun kesialan Bitcoin masih berlanjut hingga ke awal Februari. Mata uang digital ini sempat kembali mengalami kemerosotan yang memaksa 1 BTC bernilai US$ 8.568 (Rp 115,1 juta). Continue reading >>

Harga Bitcoin Makin Terpuruk, Ini Penyebabnya

Harga Bitcoin Makin Terpuruk, Ini Penyebabnya

Harga Bitcoin Makin Terpuruk, Ini Penyebabnya Harga mata uang virtual bitcoin anjlok setidaknya 7 persen pada Senin (26/3/2018) waktu setempat. BANGKAPOS.COM - Harga mata uang virtual bitcoin anjlok setidaknya 7 persen pada Senin (26/3/2018) waktu setempat. Penyebabnya adalah gelombang ketidakpastian pengaturan selama berpekan-pekan dan pelarangan iklan oleh perusahaan teknologi. Mengutip CNBC, Selasa (27/3/2018), bitcoin diperdagangkan pada level hampir 7.886 dollar AS atau setara sekitar Rp 108,3 juta. /Berdasarkan data Coinbase, posisi ini jauh lebih rendah dibandingkan posisi sehari sebelumnya. Sejak awal tahun ini, harga bitcoin sudah anjlok lebih dari 42 persen. Di permulaan tahun 2018, harga bitcoin masih bertengger di level 13.000 dollar AS. Pada Senin waktu setempat, Twitter mengumumkan bakal melarang iklan mata uang virtual. Langkah ini sebelumnya telah dilakukan oleh Google dan Facebook untuk mencegah tingkat kejahatan dalam penerbitan koin perdana (initial coin offering/ICO). "Berita terkait larangan (iklan) Twitter tampaknya adalah kontributor signifikan aksi jual secara dalam," ujar Timothy Tam, pendiri platform CoinFi. Pada tahun ini, harga bitcoin anjlok setelah ada kabar pengumuman larangan iklan. Harga bitcoin merosot 12 persen pada akhir Januari 2018 setelah Facebook, penyedia layanan iklan online terbesar kedua dunia, menyatakan bakal melarang semua iklan yang mempromosikan mata uang virtual. Kemudian, Google mengumumkan pembaruan kebijakan layanan keuangannya pada Maret 2018. Google akan melarang iklan mata uang virtual dan konten terkait mulai Juni 2018. Nilai mata uang virtual bitcoin sempat melesat menyentuh rekor tertinggi lagi, yakni 19.340 dollar AS atau setara sekitar Rp 261 juta pada Kamis (7/12/2017). Nilai Bitcoin hingga 7 Desember 2017 ( Continue reading >>

Harga Bitcoin Kembali Anjlok Akibat Sentimen Negatif

Harga Bitcoin Kembali Anjlok Akibat Sentimen Negatif

Home / berita / Berita Cryptocurrency / Harga Bitcoin Kembali Anjlok Akibat Sentimen Negatif Harga Bitcoin Kembali Anjlok Akibat Sentimen Negatif leonardo 02/02/2018 Berita Cryptocurrency Comments Off on Harga Bitcoin Kembali Anjlok Akibat Sentimen Negatif365 Views Sepertinya pergerakan harga bitcoin sangatlah sensitif terhadap suatu kebijakan, terutama terhadap kebijakan kebijakan dari suatu negara yang melarang ataupun melegalkan bitcoin sebagai alat transaksi seperti Jepang. Dalam perdagangan pada hari Kamis 1/2/2018 ini, harga bitcoin kembali anjlok dibawah level USD 9.000 atau sekitar Rp 119.7 juta.Merosotnya harga bitcoin diakibatkan kekhawatiran investor terkait peningkatan regulasi di India dan potensi manipulasi harga di beberapa bursa penukaran. Berdasarkan data dari Coinbase, harga bitcoin sempat menyentuh level terendahnya di USD 8.810 atau sekitar Rp 117,1 juta. Akan tetapi, harga bitcoin kembali mengalami rejection ke level USD 9.023 atau setara dengan Rp 120,6 juta. Selain itu, indeks berjangka bitcoinCME dan CBOE untuk kontrak bulan Februari 2018 juga ikut anjlok ke bawah USD 9.000. Sementara itu, harga cryptocurrency lainnya, seperti ethereum, ripple, bitcoin cash, dan litecoin juga ikut anjlok. Turunnya harga Bitcoin Cs dikarenakanpernyataan dari Menteri Keuangan India, Arun Jaitley yang menimbulkan kekhawatiran adanya peningkatan regulasi terkait mata uang virtual di India. Apalagi saat ini sudah banyak investor yang khawatir terhadap harga bitcoin dan mata uang virtual lainnya yang telah pengaruhi oleh bursa penukaran Bitfinex. Saat ini, sejumlah investor meyakini bahwa harga bitcoin akan bergerak pada kisaran level USD 9.000 hingga USD 10.000. Quantitative developer dan data scientist di Cypher Capital, Nick Kirkmengatakan bahwa banyak kabar mengen Continue reading >>

Mengapa Harga Bitcoin Turun? Ini Penyebabnya!

Mengapa Harga Bitcoin Turun? Ini Penyebabnya!

Mengapa harga bitcoin turun? Ini penyebabnya! Harga Bitcoin Turun ke $ 4.300, Lalu bagaimana? Faktor dan Trends. Setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $ 4,975 hanya dua hari yang lalu, harga Bitcoin telah turun menjadi sekitar $ 4.350. Banyak analis termasuk editor senior senior Welt Financial Holger Zschaepitz mengaitkan penurunan harga Bitcoin dengan tindakan keras China baru-baru ini terhadap penawaran koin awal (initial coin offering / ICOs). Apakah SegWit bekerja dengan baik? Selama sepekan terakhir, analis keuangan terkemuka seperti RTs Max Keizer memperkirakan harga Bitcoin akan meningkat pada tingkat eksponensial dengan mempertimbangkan keberhasilan integrasi solusi kelengkungan dan solusi skala pengembangan Bitcoin Core Segregated Witness (SegWit). Melalui SegWit, jaringan Bitcoin telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam hal penskalaan, mengurangi ukuran blok rata-rata menjadi 0,8 MB dan ukuran mempoolnya dari 140 juta sampai 10 juta byte. Pengguna Bitcoin yang memanfaatkan dompet berkemampuan SegWit seperti Trezor dan Ledger diharapkan dapat menikmati biaya yang jauh lebih rendah, dengan tingkat pengurangan rata-rata sekitar 35 persen. Andreas Antonopoulos, yang dikenal secara luas oleh Bitcoin dan pakar keamanan, mencatat bahwa biaya $ 0,34 cukup untuk mengirim transaksi ke karyawan dan memasukkannya ke blok pertama. Itu berarti, dengan SegWit, Antonopoulos dan banyak pengguna lainnya bisa mengirim transaksi yang dikukuhkan dalam hitungan menit dengan biaya kurang dari $ 0,5. Pada tanggal 1 September, Keizer mengubah target harga interimnya dari $ 5.000 menjadi $ 10.000, karena indikator momentum Bitcoin menunjukkan tren kenaikan yang berkelanjutan untuk jangka menengah. Lebih dari itu, dalam hal pengembangan, terutama penerapan SegWit d Continue reading >>

Harga Bitcoin Turun Di Bawah Level Us$7.000

Harga Bitcoin Turun Di Bawah Level Us$7.000

Harga Bitcoin Turun di Bawah Level US$7.000 Bisnis.com, JAKARTA - Bitcoin terus melemah dalam lima hari terakhir, bahkan turun di bawah level US$7.000 untuk pertama kalinya sejak November 2017 dan menyeret mata uang digital lainnya turun. Pelemahan ini menyusul meningkatnya reaksi dari bank sentral dan regulator pemerintahan terhadap kegilaan spekulatif yang membuat harga cryptocurrency meroket tahun lalu. Mata uang digital terbesar ini diperdagangkan pada level US$6.777 pada pukul 6.20 WIB menurut data Coinbase. Bitcoin telah merosot sekitar 65% dari rekor tertinggi US$19.511 pada bulan Desember 2017. Koin lain, yang juga disebut altcoins, juga merosot pada hari Senin, dengan Ripple turun hingga 21%. Ethereum dan Litecoin juga melemah. "Meskipun tidak ada factor fundamental yang memicu pelemahan ini, pertumbuhan parabolik yang dialami pasar ini melambat pada titik tertentu," ungkap Lucas Nuzzi, analis senior di Digital Asset Research, seperti dikutip Bloomberg. Sejumlah berita negatif telah menekan harga aset digital ini dalam sepekan terakhir. Lloyds Banking Group Plc bergabung dengan sejumlah penerbit kartu kredit besar termasuk JPMorgan Chase & Co. dan Bank of America Corp serta mengatakan bahwa mereka menghentikan pembelian cryptocurrency dengan kartu yang diterbitkan. Kepala SEC, Jay Clayton mengatakan bahwa dia mendukung upaya untuk memberikan kejelasan terhadap masalah mata uang digital dan bahwa peraturan yang ada tidak dirancang dengan pemikiran perdagangan semacam itu, menurut naskah yang dipersiapkan untuk sidang Komite Perbankan Senat mengenai mata uang virtual. Pelemahan Bitcoin sejak Natal tahun lalu bertepatan dengan investor yang berangsur keluar dari aset berisiko di seluruh pasar modal, dengan busa saham mundur di seluruh dunia. Regulator di sejumlah Continue reading >>

Bitcoin Semakin Mendekati Jalan Buntu

Bitcoin Semakin Mendekati Jalan Buntu

Home News Ekonomi Bisnis Bitcoin Semakin Mendekati Jalan Buntu Harga dari mata uang digital nomor satu dunia kembali alami penurunan besar pada Rabu (3/14/2018) ini. Bitcoin terakhir diperdagangkan pada harga &8.701,19; alami penurunan sebesar 4,8 persen dan sebelumnya sempat menyentuh level harga $8.640,72 dan membuat mata uang digital utama lainnya ikut alami penurunan. Penyebab utama penurunan bitcoin pada hari ini adalah akibat keluarnya berita dari google. Perusahaan tersebut mengumumkan kebijakan baru untuk jasa yang mereka berikan bagi industri keuangan. Google menyatakan bahwa mereka tidak akan berikan jasa iklan kepada seluruh produk finansial terkait cryptocurrencies. Berita tersebut dikeluarkan oleh google setelah industri crypto mengundang perhatian Capitol Hill dan membuat mereka lakukan pertemuan guna membicarakan mengenai cryptocurrency. Sebelumnya pada awal hari Rabu ini, Senate Subcommittee pada Capital Markets, Securities and Investment akan lakukan pertemuan yang mereka namakan Examing Cryptocurrencies and ICO Markets. Ada kemungkinan yang cukup besar dari pertemuan tersebut akan membuat Cryptocurrency untuk di ilegalkan. Mata uang crypto lainnya juga terlihat alami penurunan. Ether turun 4,9 persen menjadi $657,32; Bitcoin Cash turun 5,5 persen menjadi $1.009,59; Litecoin turun 5,7 persen menjadi $166,01 dan Ripple turun 4,5 persen menjadi $0,75 Continue reading >>

Harga Bitcoin Turun? Berikut 7 Penyebabnya !

Harga Bitcoin Turun? Berikut 7 Penyebabnya !

Harga Bitcoin Turun? Berikut 7 Penyebabnya ! Bitcoin merupakan mata uang digital yang sangat riskan terhadap perubahan nilai. Itulah yang terjadi untuk saat ini, tidak tahu kedepannya akan seperti apa. Apakah akan menjadi salah satu mata uang yang diakui oleh semua negara dan memiliki sistem lebih sempurna dari sekarang sehingga fluktuasi nilai menjadi stabil atau malah menghilang dari peredaran dunia maya. Mungkin Anda bertanya-tanya apasih yang menyebabkan penurunan nilai dari mata uang Bitcoin ini. Untuk memahami hal tersebut, salah satu contoh simpelnya adalah jika jumlah suatu barang sedikit maka nilainya pasti tinggi, begitupun sebaliknya. Agar lebih jelas, kami akan memaparkan faktor apa saja yang membuat harga Bitcoin turun. Sehingga Anda akan lebih berhati-hati dalam memperhatikan pasar. Jika salah satu tambang bitcoin tutup, maka kemungkinan mereka akan melepas semua bitcoin yang dimilikinya. Sehingga ketersediaan mata uang tersebut akan melimpah di pasaran.Hal ini akan memicu efek berantai yang mengakibatkan penurunan harga. Beberapa alasan tutupnya sebuah tambang adalah ketidak mampuan mereka dalam mengolah keuangan , hasil tidak sesuai dengan modal yang dikeluarkan, terjadi perpecahan internal atau pemerintah setempat mengeluarkan larangan beroperasi. Perdagangan bitcoin sama halnya dengan perdagangan falas, sehingga akan terjadi pergolakan pasar kalau terdapat masalah pada sebuah perusahaan exchange. Penutupan bursa bitcoin karena diserang hacker, terdapat masalah hukum atau masalah lainnya akan membuat kepercayaan pasar menurun. Hal ini akan mengakibatkan para pemegang bitcoin yang bergabung sebagai anggota di perusahaan tersebut mengalihkan investasinya ke bursa lain yang lebih aman. Sehingga jumlah bitcoin di pasaran akan melimpah dan berefek pada penu Continue reading >>

Dalam 1 Jam, Harga Bitcoin Turun Tajam, Mengapa?

Dalam 1 Jam, Harga Bitcoin Turun Tajam, Mengapa?

NEW YORK, KOMPAS.com - Nilai sejumlah mata uang virtual terbesar turun tajam pada Selasa (16/1/2018). Penurunan ini disebabkan para investor yang memonitor peringatan dari sejumlah regulator dan meningkatnya tindakan keras terhadap pasar mata uang virtual di China. Mengutip CNBC, penurunan tajam terjadi pada harga bitcoin , hinggan mencapai titik terendahnya dalam 1,5 bulan. Selain itu, harga ethereum dan ripple juga menurun secara signfikan. Data Coindesk menunjukkan, harga bitcoin sempat turun ke level di bawah 12.000 dollar AS untuk pertama kalinya sejak 5 Desember 2017. Harga bitcoin sempat menyentuh level 11.685,24 dollar AS atau setara sekitar Rp 156,579 juta. Angka tersebut turun lebih dari 10 persen dibandingkan posisi pada 1 jam sebelumnya. Sementara itu, berdasarkan data CoinMarketCap, harga ethereum turun 18 persen menjadi 1.090,96 dollar AS atau setara sekitar Rp 14,61 juta. Harga ripple juga turun hampir 26 persen menjadi 1,37 dollar AS per token, setara sekitar Rp 18.358. Harga bitcoin kini berkisar 11.992 dollar AS atau setara sekitar Rp 160,69 juta. Awal pekan ini, otoritas di China dikabarkan berencana memblokir akses domestik untuk platform mata uang virtual China maupun asing yang memungkinkan perdagangan secara tersentralisir. Regulator juga akan membidik individu maupun perusahaan yang memberikan layanan terkait perdagangan yang bersifat tersentralisir. Pada bulan lalu, harga bitcoin melonjak ke rekor tertingginya, yakni 19.343 dollar AS atau setara sekitar Rp 259,19 juta. Namun, sejak saat itu menurun secara gradual. Pada bulan lalu pula, sejumlah bursa berjangka mata uang virtual muncul, antara lain oleh CME dan Cboe. Hingga Selasa pagi waktu setempat, indeks bitcoin pada Cboe turun lebih dari 12 persen. Adapun pada CME turun lebih dari 13 persen Continue reading >>

Pergerakan Cryptocurrency Kompak Turun Hari Ini

Pergerakan Cryptocurrency Kompak Turun Hari Ini

Pergerakan Cryptocurrency Kompak Turun Hari Ini 16 Januari 2018 - 13:09 WIB, Oleh : Yustinus Andri DP Bisnis.com, JAKARTAMayoritas mata uang virtual (cryptocurrency) dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di dunia kompak mengalami penurunan pada Selasa (16/1/2017) pukul 10.54 WIB. Hal itu tercermin melalui data yang dihimpun dari Coinmarketcap.com, di mana nilai tukar 9 dari 10 cryptocurrency dengan kapitalisasi terbesar di dunia, mengalami penurunan. Adapun penurunan terbesar di alami oleh Ripple, yang turun 10,12%. Sementara itu, mata uang virtual dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di dunia yakni Bitcoin, nilainya pun turut terkoreksi 2,54%. Satu-satunya cryptocurrency yang mengalami pergerakan positif adalah NEO, yang nilainya terkerek 13,98%. Investor harus siap untuk kehilangan semua uang mereka. Cryptocurrency memiliki nilai yang sangat fluktuatif, dan itu masih belum diterima secara luas, kata Steven Maijoor, Kepala European Securities and Markets Authority, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (16/1/2018) Salah satu penyebab penurunan pada mayoritas mata uang virtual adalah rencana Pemerintah China yang makin memperketat transaksi cryptocurrency di negar tersebut. Salah satu sumber Bloomberg mengatakan, Pemerintah Negeri Panda mencium peningkatan aktivitas transaksi cryptocurrency di tempat-tempat alternatif. Pihak berwenang China akan menargetkan akan memberikan sanksi kepada individu atau perusahaan yang masih menyediakan layanan penukaran, penambangan ataupun transfer di dalam negeri pada mata uang virtual, kata sumber tersebut, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (16/1). Namun demikian, nilai tukar mata uang virtual berpeluang menguat kembali setelah dua negara berencana melegalisasi cryptocurrency. Negara tersebut adalah Rusia dan Venezuela. K Continue reading >>

Harga Bitcoin Turun, Apa Penyebabnya?

Harga Bitcoin Turun, Apa Penyebabnya?

Bitcoin sebagai salah satu mata uang cryptocurrency yang paling digandrungi memang selalu menjadi bahan pembicaraan. Kali ini, Bitcoin diberitakan mengalami penurunan harga yang drastis. Adanya pemberitaan tentang Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission/SEC) Amerika Serikat yang menyelidiki bursa Bitcoin dan cryptocurrency lainnya, menjadi penyebab turunnya harga Bitcoin pada tanggal 28 Februari kemarin Sebagai bagian dari investigasi, SEC telah menerbitkan puluhan panggilan pengadilan untuk mendapatkan informasi dari perusahaan teknologi dan penasihat terkait pasar mata uang digital ini. Komisi tersebut menyelidiki struktur penawaran koin umum (initial coin offering/ICO) yang tidak diwajibkan untuk mengikuti regulasi penawaran umum yang ketat. Di Indonesia sendiri, Bank Indonesia dengan tegas melarang transaksi menggunakan Bitcoin antar individu. Pasalnya, pelarangan Bitcoin bagi penyelenggara jasa keuangan sudah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Saat ini, penawaran koin umum memungkinkan startup Bitcoin untuk memperoleh pendanaan lewat penerbitan token digital. Mengutip dari CNBCIndonesia.com, Kamis (1/3/18), Bitcoin terakhir diperdagangkan dengan harga US$10.325 (Rp142 juta), menurut indeks harga Bitcoin di CoinDesk yang menelusuri harga di bursa mata uang digital seperti Bitstamp, Coinbase, itBit dan Bitfinex. Selain Bitcoin, penurunan harga juga terjadi pada Ethereum, mata uang digital terbesar kedua menurut kapitalisasi pasar. Mata uang virtual tersebut turun kurang dari 2%. SEC Sudah Memperingati tentang Penggunaan dan Perdagangan Bitcoin Tiga bulan lalu, Jay Clayton selaku Kepala SEC dan pejabat lainnya lewat sebuah pernyataan mengatakan meskipun lembaga ters Continue reading >>

Nilai Bitcoin Terus Turun, Rp 825 T Hilang Dalam 24 Jam

Nilai Bitcoin Terus Turun, Rp 825 T Hilang Dalam 24 Jam

Nilai Bitcoin Terus Turun, Rp 825 T Hilang dalam 24 Jam Fintech - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia 15 March 2018 18:42 Jakarta, CNBC Indonesia - Harga sebagian besar mata uang kripto (cryptocurrency) terus anjlok pada hari Kamis (15/3/2018) akibat semakin ketatnya pengaturan terhadap mata uang digital ini dan setelah Google mengumumkan rencananya melarang iklan terkait mata uang kripto di platform-nya. Dilansir dari CNBC International, kapitalisasi pasar dari koin digital di seluruh dunia adalah US$310,4 miliar (Rp 4.268 triliun), turun lebih dari US$60 miliar dari US$372,9 miliar sehari sebelumnya, menurut data Coinmarketcap.com, yang menghitung harga dari berbagai bursa cryptocurrency. Bitcoin, cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya, diperdagangkan di US$7.676,52 pada hari Kamis, harga terendah sejak 8 Februari, berdasarkan data di CoinDesk. Nilai Ethereum dan Ripple juga turun tajam. Ada beberapa faktor yang menyebabkan harga cryptocurrency turun. Pertama, penjualan mata uang digital oleh berbagai trustee di bursa cryptocurrency Jepang, Mt.Gox, yang dinyatakan bangkrut dan menutup bisnisnya pada tahun 2014 setelah kehilangan sekitar 850.000 Bitcoin. Pendirinya, Mark Karpeles, baru-baru ini mengaku tidak bersalah atas tuduhan penggelapan. Seorang trustee dari bursa tersebut telah menjual sejumlah besar Bitcoin, sehingga sampai saat ini bursa tersebut masih harus membayar ganti rugi kepada kreditur. Hal itu membuat harga Bitcoin turun tajam. Sementara itu, Alphabet, perusahaan induk Google yang merupakan perusahaan iklan digital terbesar di dunia mengumumkan, mengumumkan melarang penayangan iklan yang berkaitan dengan cryptocurrency, termasuk penawaran koin perdana (ICO), tansaksi perdagangan, dan penyimpanan mata uang kripto. "Aksi jual itu dipicu ol Continue reading >>

Bayang-bayang Risiko Mata Uang Kripto Dan Bitcoin Di 2018

Bayang-bayang Risiko Mata Uang Kripto Dan Bitcoin Di 2018

Bayang-bayang Risiko Mata Uang Kripto dan Bitcoin di 2018 Ketakutan akan merosotnya harga Bitcoin dan mata uang kripto lainnya secara tiba-tiba masih hangat diperbincangkan. Benarkah masa depan uang digital ini makin terpuruk di 2018? tirto.id - Mata uang kripto jadi buah bibir di sepanjang 2017 kemarin. Harga sang raja mata uang kripto: Bitcoin terus meroket. Awal pekan Agustus, Bitcoin membuat rekor baru: untuk pertama kalinya, harga 1 Bitcoin lebih mahal daripada 1 ons emas. Waktu itu setara US$4 ribuan, atau sekitar Rp55-56 juta. Bila ditilik lebih ke belakang, pencapaian itu lebih bombastis. Pada 2012 lalu, harga 1 BTC (satuan Bitcoin) adalah sekitar US$15, sekarang? Harganya lebih dari US$15 ribu, sempat diprediksi akan menyentuh US$60 ribu pada 2018. Para pengamat terbelah, sebagian menganggap hal ini baik: sebagai sebuah kemajuan, lainnya menganggap tren tersebut tak akan berumur panjang. Biasa disebut dengan istilah Bitcoin Bubblesebuah keadaan harga sebuah komoditas terus meroket sehingga membentuk gelembung, yang dikhawatirkan dapat pecah pada sewaktu-waktu. Sebut saja gelembung kalau Anda suka, tapi bisakah Anda benar-benar menjauh dari mata uang kripto? ungkap ahli analisis pasar Naeem Aslam , membuka tulisannya dalam Forbes tentang prediksi nasib mata uang kripto pada 2018. Aslam yang mengaku memiliki mata uang kripto seperti Ether, Ripple, Bitcoin ini memperkirakan selama 2018 ini, investasi pada mata uang kripto tetap akan jadi tren dan sama sekali tak akan merugikan. Ia sendiri tak menampik kalau kekhawatiran tentang gelembung itu masuk akal. Melihat angka ini membuat Anda berpikir bahwa tak disanksikan lagi (kejadian) ini adalah bubble, sebab pertumbuhan segini besar memang belum pernah terjadi sebelumnya, tulis Aslam. Namun baginya, pertanyaan paling Continue reading >>

Nilai Cryptocurrency Termasuk Bitcoin Jatuh, Ini Penyebabnya

Nilai Cryptocurrency Termasuk Bitcoin Jatuh, Ini Penyebabnya

Nilai CryptoCurrency Termasuk Bitcoin Jatuh, Ini Penyebabnya Cryptocurrency lagi terjun bebas! Nilai tukarnya sampai turun hampir separuhnya. Ternyata ini penyebab turunnya cryptocurrency seperti Bitcoin By Kama - Rabu, 17 Januari 2018 | 12:25 WIB CBC Nilai Cryptocurrency hampir semuanya jatuh Nextren.grid.id - Bitcoin menjadi salah satu topik menarik di tahun 2017 lalu karena mendadak nilainya meroket tajam hingga menyentuh angka hampir 300 juta rupiah per coin-nya. Padahal di awal tahun 2017, nilai tukar Bitcoin masih di nilai 13 juta rupiah per coinnya. Namun, memasuki tahun 2018, nilai tukar Bitcoin terjun bebas. Hingga sampai artikel ini ditulis, nilai Bitcoin (BTC) 'hanya' sekitar 150 juta rupiah. Atau terjun hampir separuh titik tertingginya. Onggo Hampir semua Cryptocurrrency terjun bebas Ternyata bukan hanya Bitcoin saja yang terjun bebas, hampir semua Cryptocurrency mengalami penurunan yang signifikan. Baik itu Ethereum, Ripple, Litecoin, dan berbagai macam jenis Cryptocurrency tersebut mengalami penurunan yang cukup lumayan. Berbagai pihak sudah menganalisa bahwa fenomena Cryptocurrency yang dipicu oleh Bitcoin ini hanyalah fenomena sesaat, atau kata kerennya adalah fenomena Bubble. Kenapa dikatakan fenomenaBubble? Karena seperti gelembung sabun, bisa sewaktu-waktu pecah dan hancur. Bahkan ada yang menyamakan fenomena Cryptocurrency ini seperti fenomena bunga Tulip di Belanda ratusan tahun yang lalu. Fenomena bunga Tulip menghebohkan Eropa hingga menaikkan harga bunga Tulip sampai berkali-kali lipat harga seharusnya. Hingga akhirnyabubblepecah dan harga Tulip kembali seperti semula, dan menyisakan banyak orang yang kehilangan uang. Namun, ada pakar lain yang mengatakan bahwa fenomena Cryptocurrency ini seperti fenomena Emas atauGold Rush di Amerika di tahun Continue reading >>

Beberapa Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis

Beberapa Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis

Beberapa Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis Bitcoin Memiliki Volatilitas Sangat Tinggi, Berikut Adalah Hal-Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis; Bitcoin Memiliki Volatilitas Sangat Tinggi, Hal-Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis. Apabila Anda termasuk investor yang memiliki asset Bitcoin dalam portofolio Anda, tentunya Anda mengetahui bahwa Bitcoin memiliki volatilitas dan bergerakan yang sangat tinggi, dalam satu hari apabila ada berita besar muncul dan memberikan nilai negatif pada Bitcoin itu sendiri, harga Bitcoin bisa turun drastis sampai dengan 50 persen. Dan berikut adalah beberapa hal yang bisa membuat nilai Bitcoin turun drastis; Ketika sebuah tambang Bitcoin gulung tikar, biasanya mereka cenderung langsung melepas semua Bitcoin yang telah disimpannya. Hal ini bisa memicu efek berantai hingga harga Bitcoin turun. Dan mengapa tambang Bitcoin tutup? Banyak alasan; boleh jadi pendiri pecah kongsi, atau barangkali biaya operasional terlalu tinggi, atau dilarang oleh pemerintah setempat, dan lain sebagainya. 2. Larangan Menggunakan Bitcoin Diumumkan Oleh Suatu Negara Berekonomi Kuat. Diantara faktor yang mendorong harga Bitcoin naik, terdapat unsur pengakuan dari negara berekonomi kuat. Karenanya, berlaku pula sebaliknya; yaitu harga Bitcoin turun jika sebuah negara berekonomi kuat menentang dan melarang penggunaannya. Insiden terkait ini pernah terjadi antara tahun 2013-2014, ketika Rusia berulangkali memperingatkan warganya agar jauh-jauh dari Bitcoin, dan pada akhirnya melarang sama sekali lembaga-lembaga keuangan menyentuh mata uang kripto ini. Demikian juga dengan China, yang melarang Bitcoin pada September 2017 kemarin yang sempat membuat Bitcoin turun selama beberapa waktu sebelum akhirnya melesat naik kembali. Hukum Continue reading >>

Kenapa Harga Bitcoin Terus Turun ?

Kenapa Harga Bitcoin Terus Turun ?

Kenapa harga bitcoin terus turun di awal tahun ini ? Oke , dari pertanyaan diatas saya akan coba menjawab satu per satu. Kita mulai dari , kenapa harga bitcoin terus turun di awal tahun ini ? Kemarin sehari sebelum saya membuat artikel ini, saya menanyakan penyebab terjadinya penurunan harga bitcoin kepada salah satu panutan saya di dunia bitcoin ini , dia juga memiliki blog seperti saya yaitu . Gan kenapa harga bitcoin jadi turun gini ya ? Dia jawab , ya karena ada mafia besar yang sedang bermain , dengan menjual semua bitcoin yang telah di perolehnya dari website scam bitcoin yang telah mereka buat tahun lalu, dan juga harga XPY yang turun sekarang juga menjadi sebab bitcoin turun , Banyak juga site HYIP berkedok investasi bitcoin yang berujung scam, dan sekarang saatnya para scammer menjual hasil bitcoin dari hasil scam mereka. jadi , inti dari jawaban diatas , harga bitcoin turun karena ulah coin scam yang mempromosikan coin buatannya dan untuk meraup untung besar dan kemudian lari. Jangan tertarik dengan bisnis Invest Bitcoin di internet sekarang , adalah lebih baik jika kita mengumpulkan bitcoin dengan cara mencaari dari faucet dan juga modal yang sudah terkumpul di jadikan modal untuk bertrading, kamu bisa lihat kumpulan situs trading untuk jadi pilihan bertrading bitcoin. jadi jangan takut harga bitcoin terus turun, selagi kita masih menggunakan bitcoin , maka bitcoin akan terus berharga, biarkan para scammer menjual habis bitcoin yang mereka punya , dan harga bitcoin akan kembali normal lagi. Jika kalian tidak lagi mengikuti situs HYIP bitcoin , dan tidak terjebak dalam altcoin yang berujung scam yang hanya mengambil untung pada satu pihak maka bisa pasti harga bitcoin tidak akan terjadi penurunan karena tidak akan ada lagi bitcoin hasil scammer Oke , semoga a Continue reading >>

More in ethereum