CryptoCoinsInfoClub.com

Penemu Blockchain

Siapakah Pencipta Bitcoin? Benarkah Satoshi Nakamoto?

Siapakah Pencipta Bitcoin? Benarkah Satoshi Nakamoto?

SIAPAKAH PENCIPTA BITCOIN? BENARKAH SATOSHI NAKAMOTO? SIAPAKAH PENCIPTA BITCOIN? BENARKAH SATOSHI NAKAMOTO? DuniaFintech.com Saat ini hampir semua orang di dunia telah mendengar tentang Bitcoin, yakni sistem pembayaran digital dan uang elektronik. Bitcoin merupakan mata uang digital yang bersifat memilikijaringan pembayaran peer-to-peer yang terdesentralisasi (P2P). Satoshi Nakamoto sering disebut-sebut sebagai penemu Bitcoin.Diatelah melakukan serangkaian percobaan dengan perangkat lunak Bitcoin sebelum memperkenalkannya kepada publik pada bulan Januari 2009. Pada tanggal 3 Januari, blok Bitcoin pertama tercipta, yang menandai dimulainya keberadaan Bitcoin. Kemudian pada 9 Januari 2009, Nakamoto telah merilis perangkat lunak Bitcoin versi 0.1 yang diperbarui di Sourceforge. Dalam perkembangannya Satoshi Nakamoto membuat situs Bitcoin.org, yang ia gunakan untuk berkolaborasi dengan pengembang lainnya. Namun sosok Satoshi Nakamoto ini tetap menjadi misteri karena dia tidak pernah mengungkapkan informasi pribadi apapun selama bekerja sama dengan pengembang lainnya. Setelah dua tahun bekerja sama, Satoshi Nakamoto telah menyerahkan posisi terdepannya kepada Gavin Andresen, dan menghentikan semua keterlibatannya dalam proyek tersebut pada bulan Desember 2010. Satoshi Nakamoto muncul sekali lagi pada tanggal 23 April 2011, saat dia mengirim email kepada seorang pengembang perangkat lunak, Mike Hearn, dengan mengatakan: Saya telah beralih ke hal lain. Bitcoin ada di tangan yang baik dengan Gavin dan semua orang. Sejak saat itu tidak ada yang tahu apa yang sedang dilakukan Satoshi, sebagaimana dilansir dariCointelegraph.com Banyak pengembang yang terus menggarap Bitcoin. Proyek Bitcoin Core memiliki komunitas pengembang open source yang besar dengan banyak kontributor yang me Continue reading >>

Craig Wright Mengklaim Dirinya Penemu Bitcoin Dituntut $ 10 Miliar

Craig Wright Mengklaim Dirinya Penemu Bitcoin Dituntut $ 10 Miliar

Home / berita / Berita Cryptocurrency / Craig Wright Mengklaim Dirinya Penemu Bitcoin Dituntut $ 10 Miliar Craig Wright Mengklaim Dirinya Penemu Bitcoin Dituntut $ 10 Miliar Wida Yodik 28/02/2018 Berita Cryptocurrency Comments Off on Craig Wright Mengklaim Dirinya Penemu Bitcoin Dituntut $ 10 Miliar105 Views Pengusaha Australia Craig Wright, yang mengklaim bahwa dia adalah Satoshi Nakamoto, penemu bitcoin misterius, telah ditampar dengan tuntutan sebesar $ 10,2 miliar. Di mana tuntutan tersebut menuduhnya mencoba mencuri hak kekayaan intelektual blockchain dan bitcoin bernilai lebih dari $ 5 miliar. Dalam tuntutan hukum federal yang diajukan di pengadilan distrik Florida, seorang jenius komputer Dave Kleiman mengklaim bahwa Wright mencoba menipu Kleinman dari simpanan bitcoin yang mereka kelola secara kolektif, serta hak IP untuk teknologi blockchain yang mereka ajak berkolaborasi. Craig Wright Sudah Menambang Bitcoin Sejak 2008 Kleiman dan Wright telah melakukan penambangan bitcoin sejak awal yang dimulai pada tahun 2008. Bersama-sama, mereka menambang bitcoin dan mengumpulkan lebih dari 1,1 juta token bitcoin, menurut pengarsipan di pengadilan. Pada tahun 2011, Kleiman dan Wright mendirikan pertambangan berbasis di Florida dan perusahaan pengembangan perangkat lunak yang disebut W&K Info Defence Research LLC. Kleiman memiliki 50% sampai 100% saham W&K, menurut tuntutan hukum yang diajukan oleh saudaranya Ira, yang menuntut atas nama Dave. Selama waktu mereka bekerja sama di W&K, kedua temannya mengerjakan teknologi blockchain dan menambang lebih dari 1,1 juta bitcoin. Menggunakan harga hari ini, yang berarti sekitar $ 11 miliar. Kleiman terikat di kursi roda setelah mengalami kecelakaan sepeda motor pada tahun 1995, dan meninggal pada tahun 2013 akibat komplikasi inf Continue reading >>

Bitcoin - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Bitcoin - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Transaksi diverifikasi dan dilindungi oleh jaringan peer-to-peer desentral. [1] Nilai Bitcoin baru akan berkurang setengahnya setiap empat tahun sampai jumlahnya mencapai 21 juta BTC [2] :17 Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer tanpa penyimpanan terpusat atau administrator tunggal di mana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi . Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali. Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin - bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin. Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency , pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks . Continue reading >>

Bitcoin Blockchain: Penemuan Terbesar Pasca Internet

Bitcoin Blockchain: Penemuan Terbesar Pasca Internet

Bitcoin Blockchain: Penemuan Terbesar Pasca Internet Blockchain merupakan sebutan untukteknologi terdesentralisasi terbaru yang dikenal sebagai teknologi yang menjalankanBitcoin. Meskipun memakan waktu yang cukup lama, dunia telah banyak berubah sejak Internet pertama kali ditemukan 35 tahun yang lalu. Kini, Blockchain menawarkan solusi tingkat tinggiyang berpotensi untuk merevolusi cara kerja internet, perbankan dan aplikasi menjadi tanpa server. Disebut-sebut sebagai penemuan terbesar pasca internet, apa itu sebenarnya Blockchain? Masih sedikit orang yang mempermasalahkan kekuranganyang dimilikiInternet saat ini yaitubanyaknya situs dan aplikasi yang bersifat sentralisasi, dimana ketika satu server down, masyarakat tidak bisa lagi menggunakannya. Nyatanya, hal ini sangat penting untuk dipikirkan. Bayangkan saja bila suatu database, yang menyimpan informasi finansial dan dokumen pertahanan negara dibobol oleh sekelompok hacker dan dimanipulasi data-datanya. Sangat berbahaya bukan? Atau mudahnya, bukankah Anda akan kebingungan bila Facebook tidak bisa diakses karena alasan server downdan Anda kini tidak bisa lagi menghubungi teman-teman lama disana?Teknologi Blockchain muncul untuk mengatasi kekurangan tersebut sekaligus merevolusi teknologi yang kita kenal saat inike dunia yang lebih modern dengan sistem kerja yang lebih instan, transparan, dan efisien tanpa perlu bergantung pada server yang tersentralisasi. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Transaksi menggunakan teknologi Blockchain bersifat peer-to-peer, dalam arti sebuah data (dapat berupa pesan, uang, atau informasi penting) dapat dipindahkan dari satu pengguna ke pengguna yang lain tanpa bantuan pihak ketiga untuk memprosesnya. Dengan Blockchain, kita tidak perlu lagi bergantung pada satu server karena seluruh tran Continue reading >>

Penemu Bitcoin Satoshi Nakamoto

Penemu Bitcoin Satoshi Nakamoto

Siapa Penemu Bitcoin Satoshi Nakamoto Sebenarnya? Satoshi Nakamoto adalah Penemu Bitcoin. Satoshimengembangkan Bitcoinpertama kali ditahun 2008. Namun, hingga sampai saat ini, pemilik nama tersebut masih misterius. Satoshi Nakamoto, diyakini banyak kalangan adalah sebuah nama samaran. Pada bulan November 2008, Satoshi menerbitkan sebuah paper di Internet dengan Judul Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System. Di dalam Paper asli Satoshi Nakamoto tersebut, berisikan 9 halaman tentang bagaimana Bitcoin sebagai pembayaran online yang bekerja secara peer-to-peer. Sumber dokumen asli tersebut berupa file pdf, rekaman suara, dan juga lampiran berupa screenshot email dari Satoshi Nakamoto. Pada tahun 2009, penambangan blok Bitcoin pertama kali dilakukan oleh Satoshi Nakamoto. Penambangan blok bitcoin pertama tersebut kemudian dikenal dengan Genesis Block, tepatnya pada bulan Januari 2009. Satoshi Nakamoto, aktif di dalam kalangan kriptografer. Pada akhirnya, Bitcoin juga populer komunitas kriptografer. Di bidang kriptografi, terdapat nama-nama besar kriptografer seperti Timothy C. Mei dan Cypherpunks untuk Richard Stallman, Nick Szabo dan seterusnya. Lambat laun, Satoshi mulai menghilang. Terakhir kali, Satoshi memberikan terakhir di sebuah forum. Pasca itu, Gavin Andresen, menyampaikan pesan dari Satoshi Nakomoto, bahwa Satoshi telah pindah untuk mengerjakan hal-hal lain. Lebih Jauh tentang Satoshi Nakamoto bisa dibaca disini: [button color=red size=small link=icon= target=false]Petunjuk Tentang Satoshi Nakamoto[/button] Continue reading >>

Penemu Bitcoin Yang Misterius Itu Akhirnya Terungkap

Penemu Bitcoin Yang Misterius Itu Akhirnya Terungkap

Penemu Bitcoin yang misterius itu akhirnya terungkap Senin, 2 Mei 2016 16:05 Reporter : Bramy Biantoro Merdeka.com - Apabila Anda mencari informasi seputar Bitcoin, mata uang digital, di Wikipedia, akan terlihat bila Satoshi Nakamoto adalah orang yang dianggap sebagai penemunya di tahun 2008 silam. Namun, ternyata siapa sosok Nakamoto sebenarnya masih misterius. Nah, di awal bulan April, seorang pengusaha asal Australia, Craig Steven Wright, mengaku bila dirinya adalah sosok Satoshi Nakamoto yang sebenarnya. Pengakuan ini dia sampaikan pada media besar seperti BBC, Economist, dan London Review of Books. Guna meyakinkan media, Wright membubuhkan tanda tangan digital pada beberapa pesan menggunakan kunci kriptografi jadul Bitcoin. Kunci kriptografi tersebut berhubungan dengan blok Bitcoin milik Nakamoto. BBC juga menambahkan bila beberapa komunitas dan pengembang awal Bitcoin menyatakan bila Wright memang Nakamoto yang sebenarnya. Wright pun merendah dan mengatakan bila saat mengembangkan Bitcoin dirinya dibantu oleh banyak pihak. Mengapa tiba-tiba Wright membuka jati dirinya ke publik? Ternyata semua dikarenakan Wright ingin media berhenti membuat spekulasi tentang siapa Satoshi Nakamoto. Bahkan, sebelumnya media sempat mengabarkan bila ilmuwan Dorian Nakamoto sebagai pencipta Bitcoin. "Aku hanya ingin bekerja, Aku ingin tetap melakukan apa yang ingin aku lakukan. Aku tidak ingin uang, ketenaran, atau pujian-pujian. Aku hanya ingin orang-orang tidak menggangguku," ucap Wright. Setelah pengakuan itu, rumah Wright di New South Wales dan kantornya di Sydney langsung didatangi oleh petugas pajak yang melakukan audit. Cukup wajar, mengingat Wright adalah orang di balik keberadaan Bitcoin yang diklaim memiliki Bitcoin senilai Rp 6 triliun lebih. [bbo] Continue reading >>

Teknologi Blockchain Untuk Kemajuan Musik Indonesia

Teknologi Blockchain Untuk Kemajuan Musik Indonesia

Teknologi Blockchain untuk Kemajuan Musik Indonesia Saya sedang berencana untuk menggunakan serta mengembangkan satu teknologi yang sedang 'panas' dan ramai dibicarakan saat ini yaitu, blockchain, yangnantinya secara khusus akan dimanfaatkan untuk hal-hal yang berhubungan dengan musik (kemajuan musik Indonesia).Apakah itu blockchain? Menurut Vitalik Buterin , yang merupakan penemu dan pencipta Ethereum ... "Vitalik defines a blockchain as: a decentralized system that contains some kind of shared memory. Its a public ledger showing all the transactions of the cryptocurrency." Jadi blockchain adalah satu buah sistem yang terdesentralisasi yang terdiri dari berbagai memori yang mampu diakses secara bersamaan. Ini semacam buku besar yang bisa diakses publik yang menunjukkan berbagai kegiatan transaksi atas mata uang kripto. Mungkin saja dari ide ini nantinya bakal jadi semacam cryptocurrency startup company, ataupun perusahaan rintisan yang akan fokus dalam pengembangan mata uang kripto khususnya untuk kemajuan musik yang ada di Indonesia saat ini, baik terkait dengan rilisan karya musik, katalog musik/penerbitan, penjualan merchandise, music funding, penjualan tiket konser, music platform, dll. Saya pribadi tidak mau terlalu repot dengan istilah , karena yang penting dari semua ini adalah usaha yang bisa berkembang dengan baik (dan cepat). Berbicara mengenai konsep mata uang virtual, selama ini kita sudah sering mendengar bitcoin, dan konsep cryptocurrencysebenarnya tidak hanya mengenal bitcoin, ada juga: ethereum, litecoin, dogecoin, dan sebagainya. Kesimpulan dari semua penggunaan terkait dengan layanan teknologi blockchain ini adalah dihilangkannya konsep middleman, alias hilangnya 'sang perantara'. Berikut mengutip tulisan dari situs DailySocial dan untuk lebih memaha Continue reading >>

Inikah Penemu Bitcoin?

Inikah Penemu Bitcoin?

LONDON, KOMPAS.com - Seorang wirausaha asal Australia Craig Wright mengaku bahwa dirinya adalah penemu alat pembayaran virtual Bitcoin. Pengakuan ini mematahkan spekulasi bertahun-tahun tentang siapa sosok di balik Bitcoin. Wright membeberkan identitasnya kepada tiga media, yakni BBC, GQ, dan The Economist. Ia pun memberikan bukti teknis tentang pengakuannya tersebut dengan menggunakan koin yang dikenal dimiliki oleh pencipta Bitcoin. Dalam pertemuannya dengan BBC, Wright menandatangani pesan secara digital menggunakan kunci-kunci kriptologis yang diciptakan pada masa-masa awal perkembangan Bitcoin. Kunci-kunci ini terhubung dengan blok-blok bitcoin yang dikenal diciptakan oleh Satoshi Nakamoto. "Ini adalah blok-blok yang digunakan untuk mengirim 10 bitcoin kepada Hal Finney pada bulan Januari 2009 sebagai transaksi bitcoin yang pertama," jelas Wright dalam demonstrasinya. Wright mengungkapkan, ahli kriptologi tersohor Hal Finney merupakan salay salah satu insinyur yang membantu mewujudkan ide Wright ke dalam protokol Bitcoin. Wright mengaku dirinya adalah bagian penting dari proses itu, namun ia dibantu oleh beberapa orang. Beberapa saat setelah pengakuan Wright, kepala ilmuwan di Bitcoin Foundation Gavin Andersen mempublikasikan unggahan blog pribadi. Andersen mengklaim bahwa Wright benar merupakan penemu Bitcoin. "Saya yakin Craig Steven Wright adalah orang yang menemukan Bitcoin," tulis Andersen. Sementara itu, ekonom dan salah satu direktur Bitcoin Foundation Jon Matonis mengatakan, ia pun yakin Wright adalah penemu Bitcoin. "Selama sebuah sesi di London, saya berkesempatan meninjau data relevan dalam tiga hal, yakni kriptologi, sosial, dan teknikal. Saya percaya bahwa Craig Wright memenuhi semua kategori itu," jelas Matonis. Continue reading >>

Blockchain | Kriptologi

Blockchain | Kriptologi

Maafkan judulnya yang berbahasa Inggris, saya tidak tahan godaan menggunakan pun (yang cuma cocok kalau dibahasa-Inggris-kan). Sebelumnya telah dibahas tentang Nxt, sebuah platform mata uang kripto yang memiliki fitur-fitur ekstra dibandingkan dengan Bitcoin yang hanya memiliki fungsi dasar transaksi nilai antara satu orang dengan lainnya. Dalam Nxt terdapat fitur bawaan yang memungkinkan orang melakukan perdagangan Setiap kali saya berbicara soal teknologi blockchain dan mata uang kripto, tentunya saya harus merujuk pada Bitcoin sebagai sokoguru teknologi satu ini. Tapi saya tidak akan membahas lebih banyak soal Bitcoin kecuali sekilas di bagian scripting (bila Anda tertarik lebih lanjut soal Bitcoin scripting, Anda bisa membacanya di buku kedua dan ketiga saya). Jadi salah By Dimaz Posted in Blockchain Cryptocurrency Saya tekankan sekali lagi: cryptocurrency tidak akan mengentaskan kemiskinan. Tidak dulu, tidak sekarang, dan tidak pula di masa depan! Jika merujuk bahwa profit trading dapat memakmurkan seluruh penduduk dunia, maka jawabannya pasti tidak. Profit yang dinikmati oleh para trader mata uang kripto bukan berarti pula dapat dinikmati oleh semua orang. Keuntungan atas kenaikan harga yang IDSECCONF 2017 diselenggarakan hari ini dan besok dengan tema besar Uang Elektronik: Keamanan atau Kenyamanan. Saya akan berkontribusi dengan menyampaikan materi dengan judul E-Money vs Cryptocurrency. E-Money sempat menjadi buah bibir di Indonesia, terlebih karena pemerintah berusaha meningkatkan transaksi dengan menggunakan e-Money, utamanya dalam pembayaran ongkos tol. Penggunaan e-Money memang berpotensi meningkatkan kecepatan dan kenyamanan Minggu ini sayamenghadirikonferensiProvable Security 2017 (ProvSec 2017) untuk mempresentasikan paper terbaru saya yang judulnya sam Continue reading >>

Blockchain, Teknologi Yang Awalnya Membuat Takut Bank

Blockchain, Teknologi Yang Awalnya Membuat Takut Bank

Blockchain, Teknologi yang Awalnya Membuat Takut Bank Di awal kemunculannya, Blockchain ditakuti perbankan dan instansi keuangan lainnya. Kini, ia lebih dipertimbangkan sebagai kawan daripada lawan. tirto.id - Di era digital, komunikasi terjadi sangat praktis. Manusia tak perlu lagi menunggu berhari-hari untuk mendapat balasan surat elektronik (surel). Selain surel, telepon, video call, pesan singkat, gambar-gambar, video, semuanya dapat terkirim langsung dari A ke B tanpa perbedaan waktu sama sekali, tak peduli jarak di antara keduanya. Hal ini terjadi karena kecanggihan teknologi yang tak hanya memangkas waktu tapi juga perantara komunikasiseperti kantor posyang kini rasanya sudah tidak lagi relevan. Kini, kantor pos kini lebih berfungsi sebagai penyedia jasa antar-barang, ketimbang perantara layanan surat. Perkembangan serupa juga terjadi di dunia jasa keuangan. Untuk bisa melakukan transfer dari A ke B, seseorang membutuhkan institusi keuangan, seperti bank sebagai perantara. Namun di luar itu ada Blockchain sebagai sebuah alternatif lain. Lahir pada 2009 lalu, teknologi Blockchain diciptakan untuk merombak skema sirkulasi tersebut. Lewatnya, transaksi antara A dan B bisa terjadi tanpa perantara, dalam waktu lebih singkat, biaya lebih murah, dan bahkan jauh lebih aman ketimbang transaksi yang ditawarkan bank atau institusi serupa lainnya. Blockchain sederhananya adalah basis data global onlineyang bisa dipakai siapa saja di seluruh dunia yang terkoneksi internet. Tak seperti basis data lain yang biasanya dimiliki oleh institusi tertentu seperti bank atau pemerintah, Blockchain justru bukan milik siapa-siapa. Membuatnya lebih transparan karena bisa diakses oleh siapa saja. Seperti buku kas induk di bank yang mencatat semua transaksi nasabah, Blockchain juga mencatat Continue reading >>

Penemu Bitcoin Bukan Satoshi Nakamoto

Penemu Bitcoin Bukan Satoshi Nakamoto

Quote from: Sunderland on May 03, 2016, 08:04:03 AM " Dikutip KompasTekno dari Digital Trends, Senin (2/5/2016), Wright telah memperlihatkan bukti-bukti yang mendukung pernyataannya tersebut kepada BBC. Bukti tersebut termasuk kunci cryptographic yang kemungkinan hanya dimiliki oleh Satoshi Nakamoto. " Inilah salah satu contoh kekuatan media untuk menggalang opini publik baik itu benar ataupun salah. Padahal Block 1 itu bukanlah Genesis block / block 0, sign message dengan privkey dari block 1 bukanlah satu bukti kuat bahwa craig = satoshi. Gavin itu orang pintar, seharusnya dia lebih cerdas dengan meminta sign message dari genesis block bukannya block 1 sebelum dia mengeluarkan pernyataan bahwa craig adalah satoshi. - Apakah ini drama untuk menjatuhkan harga bitcoin sebelum halving ? - Apakah ini drama untuk membuat Kiamat Bitcoin dan menjadikan kita untuk berpaling ke bitcoin classic ? Ane juga sempet baca postingan teman di FB " Apakah Gavin memiliki kepentingan terkait munculnya pengakuan seseorang sebagai satoshi nakamoto" nah dari sini ane juga masih bertanya-tanya apa bener begitu ? sementara ane juga belum terlalu kenal profil si Gavin , apakah dia punya projek gan terkait dunia crypto ? Gavin Andresen kalau nga salah dia dulu salah satu dev bitcoin juga, makanya kasus ini gempar setelah dia mengakui bahwa bener Craig Wright adalah Satoshi Nakamoto. satoshi nakamoto itu kan orang jepang ya, nah kalau craig wright itu malah terdengar seperti orang inggris atau amerika. agak meragukan gan kalau belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait. siapa penemu itu tidak penting yang terpenting adalah bitcoin milik semua orang dan kita bisa menikmatinya dalam berbagai cara.. jadi kejarlah trs impian anda untuk mendapatkan sesuatu yang besar dan hanya ada di dunia bitcoin Continue reading >>

Blockchain Indonesia

Blockchain Indonesia

Click this video to understand the first thing about the infamous peer-to-peer technology. You may also download our slide below for further information regarding Blockchain. The world has changed since the Internet was first invented 35 years ago. What is lacking with the Internet we know today is that there are too many applications that runs on one server, or in other words, centralized. When the server is down, people will no longer be able to use them. Blockchain paves in to revolutionise the technology that we know today into another world with a modern system that can run instantly, transparently and efficiently without having to depend on a centralised server. Instant, Secure, Efficient and Transparent Transactions using the Blockchain technology runs on a peer-to-peer platform, in other words, a piece of data (it can be in a form of message, fund, or private information) can be transacted from one user to another without needing the help of any third parties to process the transfer. With Blockchain, we no longer need to depend on one server since the transaction is replicated on every computer connected to the network. This will prevent the data/transaction from being modified, hacked, or lost because one server is down. Instant, Secure, Efficient and Transparent Every data transmission can be done instantly and efficiently. Every transaction and record keeping of your data is guaranteed to be safe and secure since it is replicated in every computer that is connected to the Blockchain network. So to put it simply, in order to modify one data, a hacker must change the exact same data in all of those computers at the same time and in the same way. This is impossible to be done. Blockchain works as a public ledger where every transaction is transparent and can be Continue reading >>

Mengapa 'blockchain' Begitu Penting?

Mengapa 'blockchain' Begitu Penting?

23 Januari 2017 11:56 Diperbarui: 23 Januari 2017 11:56 Disclaimer : Tulisan ini hanya sejauh pengetahuan saya saat ini dari mempelajari beberapa teknologi blockchain yang ada saat ini, silahkan mengkoreksi atau menambahkan apabila ada yang salah atau kurang dari paparan saya. Blockchain pertama kali diperkenalkan oleh bitcoin sebagai pondasi utama yang menyebabkan bitcoin menjadi sangat bernilai secara ekonomi maupun teknologi. Blockchain dapat dikatakan sebagai jenis database baru setelah munculnya teknologi yang dikenal secara umum sebagai NoSQL database,meskipun pada praktiknya penggunaan blockchain sebagai DBMS (Database Management System) belum semudah atau sesederhana menggunakan RDBMS (Relational DBMS) atau NoSQL DBMS. Secara sederhana blockchain dapat dikatakan sebagai sebuah database jenis baru dimana apabila dalam RDBMS data disimpan dalam bentuk kolom dan baris, pada blokchain data disimpan secara kronologis (berdasarkan urutan waktu penulisan) dalam sebuah bundel (block) yang diberi identitas unik dimana setiap bundel baru harus menyertakan bundel pendahulunya, sehingga membentuk serangkaian bundel berikat (blockchain). Rangkaian ikatan ini yang menjadikan blockchain secara logis akan sulit diubah (tamper resistant), karena apabila satu blok diubah maka keseluruhan data menjadi tidak konsisten atau tidak valid. Secara garis besar, terdapat 2 tipe blockchain, yaitu UTXO (Unspent Transaction Output) danstate tree.Bitcoin adalah salah satu yang menganut UTXO, sebuah block dapat menyimpan koin virtual yang belum dibelanjakan (unspent) dimana untuk menghitung saldo kepemilikan harus menelusuri block - block dengan UTXO yang valid (meskipun pada praktiknya saldo total telah disimpan di dalam memory untuk mempercepat proses) . Sedangkan Ethereum adalah salah satu Continue reading >>

Don Tapscott: Bagaimana Blockchain Mengubah Uang Dan Bisnis | Ted Talk Subtitles And Transcript | Ted

Don Tapscott: Bagaimana Blockchain Mengubah Uang Dan Bisnis | Ted Talk Subtitles And Transcript | Ted

Teknologi yang mungkin akanpunya dampak terbesar dalam beberapa dekade berikut sudah ada disini. Dan bukan media sosial. Bukan big data. Bukan robot. Bahkan bukan AI (kecerdasan buatan). Anda akan terkejut bahwa ini adalah teknologi yang mendasarimata uang digital seperti Bitcoin. Teknologi ini disebut blockchain.Blockchain. Mungkin bukan kata yang indah, tapi saya yakin inilah generasi berikutnya dari internet, dan ia menjanjikan banyak halbagi bisnis, bagi masyarakat, dan bagi Anda semua, secara individual. Anda tahu, beberapa dekade terakhirkita menyaksikan internetisasi informasi. Ketika saya mengirim email atau fileatau sesuatu yang lain, saya tidak mengirimkan aslinya, saya hanya mengirimkan salinannya. Dan itu bagus. Internet mendemokratisasi informasi. Tapi kalau kita bicara tentang aset seperti uang, aset finansial seperti saham dan obligasi, poin loyalitas, kekayaan intelektual, musik, seni, voting, kredit karbon dan aset lainnya mengirimkan salinan bukan ide bagus. Kalau saya mengirimkan 100 dolar, penting sekali bahwa sayatidak masih menyimpan uang itu dan bahwa saya tidak bisa mengirimkannya. Ini disebut masalah "double-spend" oleh para kriptografer sejak lama. Jadi sekarang, kita sepenuhnya tergantungpada institusi perantara besar seperti bank, pemerintah, perusahaan media sosial,perusahaan kartu kredit, dan sebagainya untuk menjamin kepercayaandalam ekonomi kita. Dan para perantara ini menjalankan semua logika bisnis dantransaksi komersial, mulai dari autentifikasi,identifikasi orang, hingga kliring, pembukaan rekening,dan pencatatan. Dan umumnya, mereka bekerja cukup baik. Tapi ada masalah-masalah baru. Pertama, mereka terpusat. Ini artinya mereka bisa di-hack,dan semakin sering di-hack JP Morgan, Pemerintah Federal AS, LinkedIn, Home Depot dan lainnya Continue reading >>

Blockchain: Teknologi Dibalik Bitcoin

Blockchain: Teknologi Dibalik Bitcoin

Bayangkan sebuah sistem tanpa otoritas. Bayangkan kalau kita bisa transaksi tanpa perlu bank, atau buat kontrak tanpa perlu notaris. Bayangkan kalau ada sistem yang bisa mengganti fungsi pihak ketiga itu, bank atau notaris itu, tanpa ribet dan tanpa mahal. Bisakah? Mungkin sekarang belum, tapi nanti bisa sangat mungkin. Teknologi atau sistem itu sekarang lagi populer, namanya blockchain, teknologi dibalik kesuksesan cryptocurrency Bitcoin. Bitcoin ini kurang lebih sama seperti mata uang umunya seperti Rupiah atau Euro, bedanya Bitcoin bentuknya digital. Bedanya lagi, kalau Euro dipakai di negara-negara Eropa atau Rupiah dipakai di Indonesia, Bitcoin dipakai di negara Internet. Perbedaan lainnya, tidak ada otoritas seperti bank yang mengelola Bitcoin. Proses otorisasi, autentikasi, dan verifikasi semuanya ada di sistem blockchain. Sebelum terlalu jauh tulisannya, buat teman-teman yang mendarat di halaman ini karena pengen tau apa itu Bitcoin, siapa Satoshi Nakamoto, cara transaksi Bitcoin, atau cari tau tentang jual beli Bitcoin, tulisan ini bukan tentang itu, tapi lebih ke masalah teknologinya. Blockchain itu database. Dalam konteks Bitcoin, database ini isinya record transaksi siapa kirim berapa bitcoin ke siapa. Yang bikin beda sama database umumnya, blockchain ini sistemnya ter-desentralisasi, terbuka, read only, read only artinya begitu transaksi sudah tercatat, record itu tidak bisa lagi dirubah. Sebenarnya bukan tidak bisa dirubah, tapi hampir mustahil ada orang bisa memanipulasi data yang tercatat. Blockchain ini database yang data-datanya ditempatkan di blok-blok. Satu block itu isinya banyak record transaksi. Block-block ini tersusun berdasarkan urutan waktu terus masing-masing block ini punya link ke block sebelumnya, link ini bentuknya hash sha256. Biar bisa Continue reading >>

More in ethereum