CryptoCoinsInfoClub.com

Merchant Bitcoin Di Indonesia

Bitpay Get Started With Bitcoin Payments

Bitpay Get Started With Bitcoin Payments

Accept bitcoin payments for your business Use BitPay's retail, ecommerce, billing, and donation tools to accept payments from customers anywhere on earth. Receive settlement for bitcoin payments directly to your bank account in your own currency, with zero price volatility or risk. Manage your bitcoin finances in one app with the secure, open source wallet by BitPay. Available for all major mobile and desktop platforms. Turn bitcoin into dollars and spend anywhere The BitPay Card lets you load dollars anywhere using any bitcoin wallet. Get instant withdrawals from Visa compatible ATMs and spend with any Visa merchant. Continue reading >>

Dimana Anda Dapat Menggunakan Bitcoin Anda Di Indonesia

Dimana Anda Dapat Menggunakan Bitcoin Anda Di Indonesia

Dimana Anda dapat menggunakan Bitcoin Anda di Indonesia Catatan: Bank Indonesia (BI) telah merilis pernyataan bahwa Bitcoin dan mata uang digital tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran di negara Indonesia. Pelajari sikap dan klarifikasi Luno terhadap larangan Bank Indonesia terkait mata uang digital di sini . Dengan semakin banyaknya orang yang mengetahui dan mempelajari mengenai Bitcoin, kami sering mendapatkan pertanyaan seperti: Jadi dimana saya bisa menggunakan Bitcoin saya di Indonesia? Apakah ada toko di Indonesia yang menerima pembayaran dengan Bitcoin? Indonesia memiliki pasar Bitcoin yang semakin berkembang, dengan semakin banyak merchant yang menerima mata uang digital ini sebagai metode pembayaran. Berikut adalah beberapa tempat, baik online dan offline, dimana Anda dapat menggunakan Bitcoin Anda di Indonesia: Warung Okky adalah rumah makan yang menawarkan masakan rumahan Indonesia dengan berbagai pilihan rasa dari seluruh pulau di Indonesia. Catatan: Daftar ini bukan daftar lengkap, ini adalah data yang dapat kami kumpulkan dari pencarian online. Jika Anda mempunyai toko di Indonesia (atau yang menawarkan layanan di Indonesia) dan ingin dimasukkan di daftar ini, silahkan email [emailprotected] untuk peninjauan oleh tim kami. Daftar di atas tidak di-endorse atau didukung oleh Luno. Kami tidak bekerjasama atau berafiliasi dengan merchant yang disebutkan di atas. Continue reading >>

Bi Minta Merchant Di Indonesia Tolak Bitcoin

Bi Minta Merchant Di Indonesia Tolak Bitcoin

BI minta merchant di Indonesia tolak bitcoin Bitcoin (virtual currency) coins placed on Dollar banknotes are seen in this illustration picture, November 6, 2017. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration Harga Bitcoin terjun US$ 1.000 dalam 24 jam KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengimbau merchant di Indonesia untuk tidak menerima pembayaran menggunakan mata uang digital alias cryptocurrency atau yang lebih dikenal dengan istilah bitcoin. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menyatakan Bitcoin sampai saat ini tidak diakui oleh Bank Indonesia sebagai mata uang resmi di Indonesia. Kendati demikian, Mirza tidak menampik bahwa mata uang digital tersebut saat ini memang tengah berkembang pesat. Lihat saja, nilai mata uang digital bitcoin dihargai sebesar U$ 12.032 atau setara Rp 162,94 juta per Rabu (6/12). Lebih lanjut, Mirza mengatakan sikap yang diambil oleh BI ini merupakan cerminan BI sebagai bank sentral yang bertindak sebagai otoritas moneter dan sistem pembayaran terkait mata uang. Sekaligus menurut Mirza, hal ini dilakukan juga untuk menjaga perlindungan konsumen di Indonesia. Atas hal itu, Mirza menegaskan Bank Indonesia tidak akan bertanggung jawab atas segala risiko yang dialami konsumen atau merchant terkait transaksi menggunakan bitcoin atau mata uang digital lainnya. "Mata uang di luar yang diakui bank sentral, tentu tidak diakui sebagai sistem pembayaran yang sah, sebaiknya merchant tidak menerima bitcoin sebagai alat pembayaran," katanya di Jakarta, Rabu (6/12). Continue reading >>

Indonesia To Add Full Bitcoin Exchange As Merchant Network Grows

Indonesia To Add Full Bitcoin Exchange As Merchant Network Grows

Indonesia to Add Full Bitcoin Exchange as Merchant Network Grows Mar 16, 2014 at 23:33 UTC |UpdatedMar 19, 2014 at 03:58 UTC The bitcoin economy in Indonesia has been growing lately, with its premier bitcoin buying and selling service Bitcoin Indonesia now operating a full open exchange, trading around 30 BTC per day. While still not at the level of other larger countries, it's certainly an improvement on the 5 BTC per day the exchange reported at its launch back in December 2013. At that stage, CEO and active local digital currency advocate Oscar Darmawan said he aimed for the company to become a full-fledged open exchange, but that volumes would need to improve first. It seems that has happened within just a couple of months, as interest in bitcoin and digital currency grows rapidly throughout Indonesia's and Southeast Asia's young and upwardly mobile population. Bitcoin Indonesia is now running as an open exchange for all interested in entering the bitcoin ecosystem. "We are launching our system and we are confident that our daily volume at least will reach 200 BTC daily in this semester. So far, about 1,500 members already listed in our database and everything running better than expectation." The exchange's current price is 7,150,000 rupiah, or about $629.5, close to the current CoinDesk BPI price of $626. Darmawan has also met with local regulatory authorites to discuss bitcoin and appeared on network TV in Jakarta. He says he intends to launch more services in the coming year. That will hopefully include a partnership with another bitcoin business to import the country's first bitcoin vending machine (or ATM), though the project was still in its early stages. As in other places, finding local merchants willing to accept bitcoin is proving more of a challenge tha Continue reading >>

Bi Larang Merchant Terima Pembayaran Dengan Bitcoin Cs

Bi Larang Merchant Terima Pembayaran Dengan Bitcoin Cs

BI Larang Merchant Terima Pembayaran dengan Bitcoin Cs BI mengeluarkan aturan yang melarang pedagang (merchant) menerima pembayaran transaksi dari pelanggan yang menggunakan mata uang virtual, seperti Bitcoin. (REUTERS/Peter Nicholls) Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) melarang pedagang (merchant) menerima pembayaran transaksi dari pelanggan yang menggunakan mata uang virtual (cryptocurrency), seperti Bitcoin dan Ethereum. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menjelaskan, Bitcoin dan mata uang virtual lainnya bukan alat pembayaran yang sah dan diakui oleh BI sehingga tidak boleh digunakan untuk transaksi pembayaran. Di samping itu, hingga kini juga belum ada aturan yang dikeluarkan pihaknya terkait penggunaan mata uang virtual tersebut. "Sebaiknya merchant jangan menerima (uang virtual) sebagai alat pembayaran. Nanti kalau ada apa-apa, BI sudah bilang bahwa jangan menerima itu," ujar Mirza di kawasan Kuningan, Rabu (6/12). Selain itu, pelarangan penggunaan Bitcoin cs juga didasari oleh nilainya yang sangat fluktuatif atau tidak stabil. Bitcoin dan beberapa mata uang virtual lainnya di satu waktu bisa naik tajam, tetapi di waktu lain mengalami penurunan yang sangat tajam pula. Tak hanya itu, BI juga mensinyalir bahwa penggunaan Bitcoin cs rentan disalahgunakan. "Memang kalau dilihat dari harganya iti bisa naik abis, itu terus turun abis, itu kemudian naik lagi," terangnya. Mirza pun menambakan pihaknya tengah menggodok landasan hukum pelarangan pengguanaan mata uang virtual tersebut dengan mempelajari ketentuan bank sentral negara lain. Rencananya, landasan hukum tersebut akan berbentuk peraturan BI yang bakal diterbitkan tahun depan. "Saat ini masih early stage (pada level awal) karena bank sentral di dunia juga sedang mempelajari mata uang digital it Continue reading >>

Bitcoin Growing Fast In Unbanked Indonesia

Bitcoin Growing Fast In Unbanked Indonesia

Bitcoin Growing Fast In Unbanked Indonesia Indonesia, trailing just behind the United States as the fourth most populous country in the world, has a large and growing bitcoin community. The vast population is 80 percent unbanked, and their Rupiah is one of the most-traded currencies for bitcoin worldwide already. Bitcoin.com interviewed Suasti Atmastuti Astaman, the Business Development Manager of Indonesian bitcoin exchange Bitcoin.co.id. Bitcoin.com (BC): Whats your market share of the Indonesian bitcoin market? Bitcoin.co.id (BI): We have more than 229,500 members with daily growth around 100-150 members. Our daily transaction volume can reach up to 1.5 million USD per day. And we are listed as one of the biggest Bitcoin exchanges in Southeast Asia. I believe we control for more than 70% Bitcoin transaction in Indonesia, considering we are the biggest Bitcoin exchange in Indonesia. BC: Can you describe the bitcoin market in Indonesia? BI:The majority of members in our Bitcoin exchange serve as Bitcoin traders, rather than Bitcoin users. They buy Bitcoin in intention to gain profit and use it whether for a short-term investment, a long-term one or perhaps both. They trade quite often, buying Bitcoin when the price is low, and selling it again when the price increases. There are a lot of people in Indonesia that love to take profit from trading, not just cryptocurrency, but also stocks and foreign exchange. Apparently, they love Bitcoin just as much since the price tends to fluctuate a lot. For people who love the idea of Bitcoin as a new form of money, they are going to hate knowing that there a lot of people taking profit from Bitcoin trading but thats the fact and it contributes quite a lot to our trading volume. Our daily trading volume usually reaches 5 to 10 bil Continue reading >>

Indonesian Bitcoin Payment Processors Shut Down, Exchanges Unaffected

Indonesian Bitcoin Payment Processors Shut Down, Exchanges Unaffected

Indonesian Bitcoin Payment Processors Shut Down, Exchanges Unaffected Reports indicate that Indonesian bitcoin payment platforms Toko Bitcoin and Bitbayer have ceased operations in response to recent announcements that the Bank of Indonesia will not recognize bitcoin as a means of payment. Although the position of Indonesias central bank renders the business model of cryptocurrency payment processors unviable, Indonesian bitcoin exchanges are continuing to operate freely. Also Read: Extreme Cold Storage: A Fortress of Solitude for Bitcoins Recent Statements Made by Bank of Indonesia Have Prompted Some Indonesian Business to Restructure Their Operations Announcements that Indonesias central bank will not recognize bitcoin as a legitimate means of payment have resulted in the closure of bitcoin payment platforms operating in Indonesia. Since the announcements, Bitbayer , an Indonesian alternative to Bitpay, has announced that it will terminate its services on November 1st and encourages its customers to withdraw their funds before the end of the month. Toko Bitcoin , a company that once allowed its customers to purchase prepaid phone and electricity vouchers using bitcoin, has ceased accepting bitcoin as a means of payment. Oscar Darmawan, CEO of bitcoin exchange PT Bitcoin Indonesia, has told media that the closures were not the result of direct intervention on the part of Indonesias central bank. Darmawan stated that there have not been any direct requests from the Bank of Indonesia to Bitcoin Indonesia to close down these two websites. PT Bitcoin Indonesia Had Previously Partnered With Kinnerjapay Corp to Accept Bitcoin for Transactions Executed Through Its Platform Darmawan also discussed PT Bitcoin Indonesias decision to cease providing payment services and continue Continue reading >>

Cerita Bank Indonesia Bongkar Transaksi Bitcoin Di Bali

Cerita Bank Indonesia Bongkar Transaksi Bitcoin Di Bali

Perpustakaan Ini Diberi Bitcoin US$1 Juta dari Sosok Anonim Dalam pendataan BI di lapangan, 42 merchant tersebut itu belakangan baru mengetahui transaksi pembayaran dengan Bitcoin tidak sah sesuai dengan aturan Gubernur Bank Indonesia. Causa mengatakan, karena mengetahui larangan itu, 42 merchant mengikuti aturan bank sentral. "Akhirnya mereka hentikan itu," ujarnya. Kantor Wilayah BI akan melanjutkan untuk mengingatkan dua merchant yang masih menerima transaksi pembayaran memakai Bitcoin. Untuk penindakan larangan transaksi pembayaran Bitcoin di Bali ke depan, Causa menjelaskan, institusinya akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia di Jakarta. Rencananya pembahasan bentuk penindakan larangan transaksi Bitcoin itu, akan dilakukan pekan depan. "Kami akan rapat dengan Satgas untuk menyeragamkan (penindakan), apakah melalui lisan atau surat. Ini memang masalah teknis tapi yang pasti kami tegas melarang Bitcoin," jelasnya. Causa menuturkan, tanggapan atas maraknya Bitcoin memang terdapat dua dimensi yakni sistem pembayaran maupun sebagai investasi. Untuk sistem pembayaran, bank sentral sudah merilis larangan. Sedangkan untuk investasi Bitcoin di Bali, Causa menjelaskan, institusinya telah berkoordinasi dengan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan di Pulau Dewata. Bank Indonesia Bali sudah menyampaikan ke OJK di Bali, untuk mengawasi investasi menggunakan mata uang digital yang tengah mendunia itu. "Kami sudah sampaikan, investasi dengan Bitcoin itu ditindak. Kami juga sudah memberi peringatan dan risiko memaki Bitcoin untuk investasi," jelasnya. Larangan penggunaan mata uang digital telah tercakup dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dan Peraturan BI Nomor 7/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah. Selain itu ada juga aturanSelain itu ada Peraturan Continue reading >>

5 Popular Bitcoin Startups In Indonesia

5 Popular Bitcoin Startups In Indonesia

Yesterday, Tech in Asia ran a story about how to purchase and use Bitcoin in Asia. At the beginning of last year, the Bank of Indonesia publicly stated that bitcoin is not a legal form of payment within the archipelago. However, as its extremely difficult to regulate the sale and use of digital currencies like bitcoin, transactions using the currency in Indonesia remain high. Oscar Darmawan, CEO of Bitcoin Indonesia ,claims that each day there are between US$30,000 to US$50,000 worth of bitcoin transactions in the country. While there are many ways to have a conversation about Bitcoins benefits and drawbacks in Indonesia, in terms of tech startup participation, Bitcoin seems to be heating up. It has also proven to be a convenient way to pay and get paid for digital services. As a result, some companies are focusing explicitly on the cryptocurrency market in the archipelago. Tech in Asia has decided its time to round up these guys, so, in no particular order, here are five of the most well-known Bitcoin startups in Indonesia. This site can be regarded as one of the pioneers for Bitcoin in Indonesia, as the company has been around for more than two years already. Essentially, ArtaBit is a digital payment system that uses Bitcoin. So if your startup is an ecommerce website, you can integrate ArtaBit services to support bitcoin payments. In addition, the site also lets you purchase bitcoins with Indonesian rupiah. ArtaBit founder Ayoub Naciri expects Bitcoin will take off in emerging markets like Indonesia as more than 80 percent of the population still lacks a bank account. Bitcoin.co.id (aka Bitcoin Indonesia) launched around the same time as ArtaBit. However, unlike its competitor which acts as a payment system, Bitcoin.co.id is a trading center only. On the sites homep Continue reading >>

About Belfrics: A Trusted Bitcoin Exchange In Indonesia

About Belfrics: A Trusted Bitcoin Exchange In Indonesia

We have one goal in mind all the time and that is to create a unified world with one currency where there are no hassles of different currencies. Our mission is to make Bitcoins effortless to use and accessible to all with an easy to use interface. The use of Bitcoins has gained immense recognition and its popularity is growing by the day among the merchants. The acceptance of Bitcoins, the number of Bitcoin wallets and venture capital invested has risen greatly. Our easy to use interface enables the benefits of Bitcoins to be accessible to all. We are a trusted provider of Bitcoin services and aim to exceed clients expectations to amplify their trust in us. Our modern world requires all organizations and its products to be constantly revamped to stay in tabs with the advanced market needs and be responsive to the consumers requirements. The economic condition of the industry has been through many unstable phases and not much has been done to straighten out these issues. A group of competent entrepreneurs came together as they fathomed the benefits of Bitcoins and envisioned the future of the bitcoins to become the future of the digital currency market and crafted Belfrics. Belfrics aims at achieving transparency and efficiency through its trade in the market. Our team of skilled professional from the trading industry helps you achieve maximum benefits through your trade on the digital platform and guide you through the digital world. Our mission is to create aone world, one currencymodel wherein people can seamlessly transact with each other digitally and instantly. A WORK CULTURE THAT IS BASED ON MAKING OUR EMPLOYEES HAPPY Our work culture is one that nurtures teamwork, active initiatives and individual growth. We help you be assured that you are in the right place w Continue reading >>

Kabar Bitcoin Di Indonesia Dan Peluangnya Sebagai Komoditas Investasi

Kabar Bitcoin Di Indonesia Dan Peluangnya Sebagai Komoditas Investasi

Kabar Bitcoin di Indonesia dan Peluangnya Sebagai Komoditas Investasi Kami berbincang dengan CEO BitX Marcus Swanepoel untuk mengetahui update terbaru tentang Bitcoin di Indonesia Bagaimana kabar Bitcoin di Indonesia tahun ini? / Flickr - Francis Storr Bitcoin. Mata uang digital ini sempat marak beberapa tahun terakhir, meskipun gaungnya mulai mereda akhir-akhir ini. Sempat membuat waswas karena Bank Indonesia, sebagai bank sentral, tidak mendukung penggunaan Bitcoin sebagai alat transaksi pembayaran yang sah, penggiat Bitcoin banting setir dengan memperkenalkan Bitcoin sebagai sebuah komoditas investasi di tengah kondisi perekonomian global yang tak kunjung membaik. Kami berkesempatan mewawancarai CEO BitX Marcus Swanepoel untuk mengetahui lebih banyak soal perkemabngan Bitcoin di Indonesia tahun ini, bagaimana persepsi masyarakat umum, dan bagaimana cara BitX melakukan sosialisasi terhadap pemanfaatan Bitcoin sebagai sebuah komoditas. Tanya (T):Ini sudah pertengahan tahun 2016, tapi kami jarang mendengar tentang Bitcoin di Indonesia saat ini. Bisa Anda jelaskan tentang keadaan Bitcoin di Indonesia di tahun 2016? Ceritakan lebih lanjut mengenai statistik pengguna Bitcoin di Indonesia. Secara global, Bitcoin mendapatkan peningkatkan popularitas dan di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Jepang yang telah menjadi pendahulu dalam peraturan dan adopsi Bitcoin. Kami melihat hal yang sama untuk Indonesia. Secara umum, transaksi Bitcoin di jaringan kami telah meningkat 140% dalam satu tahun terakhir. Tahun ini, sejumlah faktor berperan dalam kenaikan harga Bitcoin yang signifikan. Faktor pentingnya adalah: Cakupan media yang lebih fokus terhadap keuntungan dan manfaat Bitcoin daripada resikonya Pemahaman yang lebih baik dari konsumen dan peningkatkan minat terhadap Bitcoin Kepas Continue reading >>

Top Bitcoin Merchant Services Around The World

Top Bitcoin Merchant Services Around The World

Top bitcoin merchant services around the world Photo Credit: antanacoins via Compfight cc Dubbed the currency of the Internet, Bitcoin is a fast growing mode of payment around the world. Indeed, with zero transaction fees and anonymous payments, both customers and merchants are adopting the use of Bitcoin very rapidly. Due to its rapidly rising popularity, different bitcoin payment gateways have been established to allow merchants accept online bitcoin payments. However, not all Bitcoin merchant services are made equal and competing for the same customer segment. Some are only in testing stages, whereas some are already very established. Here are the top Bitcoin merchant services that are inoperation and gaining traction (There is no ranking system here, just listing by region): CoinPip provide bitcoin merchant gateway services for Asia as well as for international customers. CoinPip has expanded to over 122 countries, and can convert bitcoins to 70 different regional currencies. The gateway provides merchants with the facility to convert bitcoins to currencies at the point of transaction is made and can wire theirs funds to their bank accounts. The CoinPip Gateway comes in the form of an app, which can be downloaded via Google Play , and also as a simple javascript that can be copied into any website to process online bitcoin transactions. CoinPip accepts payments via any type of QR-code based bitcoin wallets as well as SMS bitcoin wallets. Located in Australia, Bitpos is a Bitcoin merchant provider that helps shop owners and chain stores alike accept Bitcoin payments. Launched in June, 2013, Artabit allows users to buy and sell Bitcoins in exchange for Indonesian rupiah (IDR). The Indonesian diaspora can also transfer funds into Indonesia using Bitcoin network. Most Continue reading >>

Adakah Sanksi Bila Menggunakan Bitcoin Dalam Bertransaksi?

Adakah Sanksi Bila Menggunakan Bitcoin Dalam Bertransaksi?

Baca juga: Pengguna Bitcoin Indonesia Didominasi Generasi Milenial Agusman menjelaskan, pihak yang termasuk di dalam PJSP antara lain bank maupun acquirer. Acquirer adalah bank atau lembaga selain bank yang melakukan kerja sama dengan pedagang, yang dapat memproses data uang elektronik yang diterbitkan oleh pihak lain. Menurut Agusman, ada beberapa sanksi yang bakal diterapkan bank sentral jika ada merchant yang menerima atau melakukan transaksi pembayaran dengan mata uang virtual. Sanksi tersebut antara lain teguran tertulis dan penghapusan dari Daftar Penyelenggara Teknologi Finansial di BI. "Jika dihapus dari daftar, maka PJSP dilarang bekerja sama dengan Penyelenggara Teknologi Finansial," jelas Agusman. Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menyatakan, bitcoin saat ini tidak diakui oleh BI sebagai alat pembayaran di Indonesia. Oleh sebab itu, masyarakat dan pedagang atau merchant diminta tidak menerima bitcoin sebagai alat pembayaran. "Sebaiknya merchant tidak menerima bitcoin sebagai alat pembayaran," sebut Mirza. Kompas TV Bitcoin adalah mata uang digital yang digunakan sejak 2009. Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: Continue reading >>

Bali Bebas Merchant Bitcoin, Bank Indonesia Ingatkan Investor Waspada

Bali Bebas Merchant Bitcoin, Bank Indonesia Ingatkan Investor Waspada

Bali Bebas Merchant Bitcoin, Bank Indonesia Ingatkan Investor Waspada Rabu, 07 Feb 2018 09:45| editor :ali mustofa DENPASAR Setelah melakukan penyisiran di berbagai wilayah kawasan wisata di Bali, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bali akan terus memantau pergerakan investasi Bitcoin di Bali. Pemantauan tersebut untuk memastikan Bitcoin atau uang virtual lain tidak lagi melakukan pembayaran selain rupiah. Kepala Divisi Sistem Pembayaran BI Provinsi Bali Teguh Setiadi mengatakan, setelah menyisir di sejumlah tempat, BI menemukan banyak merchant Bitcoin yang berada di kawasan wisata Ubud, Kuta dan Sanur. Namun, paling banyak ditemukan di daerah Ubud. Hasil penyisiran terakhir, sudah ada tidak lagi merchant Bitcoin di Bali. Tapi kami tetap pantau, karena sistem pembayaran selain rupiah itu dilarang. Jangankan uang virtual dolar saja tidak boleh, katanya. Disinggung mengenai investasi, kata dia, menjadi kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hanya saja, OJK tidak berani masuk atau memberikan larangan karena keberadaan uang virtual tidak memiliki kelembagaan. Meski tidak ada regulatornya, kami mengimbau kalau bisa jangan atau menghindar, tutur Teguh. Keberadaan uang virtual selain Bitcoin cukup banyak di Indonesia. Dengan penyebaran di berbagai wilayah, ditemukan 1000 jenis uang virtual. Hanya saja yang paling banyak diminati adalah Bitcoin dengan persentase 33 persen dari total uang virtual yang ada. Continue reading >>

Bi Temukan 44 Pedagang Di Bali Terima Transaksi Bitcoin

Bi Temukan 44 Pedagang Di Bali Terima Transaksi Bitcoin

BI Temukan 44 Pedagang di Bali Terima Transaksi Bitcoin Agustiyanti, CNN Indonesia | Selasa, 30/01/2018 17:03 WIB Bank Indonesia mengidentifikasi, masih terdapat dua merchant di Bali, salah satunya berbentuk kafe di kawasan Ubud, yang mengindikasikan masih menerima transaksi mata uang virtual. (REUTERS/Benoit Tessier) Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) mengidentifikasi 44 pedagang atau merchant di wilayah Bali menerima transaksi mata uang virtual, seperti Bitcoin. Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Causa Iman Karana menjelaskan, 44 merchant tersebut bergerak di bidang perhotelan, jasa sewa kendaraan, kafe, hingga paket wisata. Temuan tersebut, menurut dia, didapat setelah survei yang dilakukan pihaknya berdasarkan informasi masyarakat dan perkembangan media sosial. "Kami temukan saat ini jumlahnya ada 44 (merchant), tetapi kami perkirakan mungkin bisa lebih dari itu," jelas Causa, seperti dikutip dari Antara, Selasa (30/1). Bitcoin: Akankah Sejarah Gelembung Ekonomi Terulang? Causa menjelaskan, setelah timnya mendatangi langsung pelaku usaha tersebut, sebagian besar mengaku sudah menghentikan praktik pembayaran dengan mata uang digital. Kendati demikian, pihaknya akan tetap mengawasi pedagang-pedagang tersebut. Adapun, ia menyebut, masih terdapat dua merchant, salah satunya berbentuk kafe di kawasan Ubud, yang mengindikasikan masih menerima transaksi mata uang virtual. Saat ini, bank sentral itu masih memberikan peringatan berupa teguran dan meminta kepada pelaku usaha tersebut untuk tak lagi melayani transaksi pembayaran dengan mata uang virtual. Namun, apabila masih ditemukan melakukan praktik tersebut, maka pihaknya akan menggandeng kepolisian untuk menindak tegas. Sempat Tolak Bitcoin, BI Kaji Penerbitan Mata Uang Digital Bank Indonesia telah melarang tr Continue reading >>

More in ethereum