CryptoCoinsInfoClub.com

Hukum Bitcoin Mufti Wilayah

Lagi, Bitcoin Mendapat Label Haram.

Lagi, Bitcoin Mendapat Label Haram.

Gonjang-ganjing bitcoin mungkin bisa membuat Anda mengurungkan niat Anda membeli properti tahun ini. Dengan keuntungan yang berlipat, bitcoin menggoda banyak investor. Mengikuti saran Majelis Ulama Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, berhati-hatilah dengan investasi model ini karena nilainya yang terus berfluktuasi. Di beberapa negara, bahkan bitcoin telah mendapat stempel haram. Mufti Agung Mesir, misalnya, telah mengeluarkan fatwa resmi, yang melarang bitcoin yang nilainya terus melonjak melebihi nilai 20.000 dolar AS pada bulan Desember 2017. Perdagangan kriptocurrency mirip dengan perjudian, yang dilarang dalam Islam, kata Mufti Besar Mesir Shawki Allam. Fatwa tersebut dikeluarkan setelah berkonsultasi dengan beberapa ahli ekonomi, ujarnya, seperti dikutip dari suratkabar Ahram di Mesir. Badan-badan resmi Mesir tidak mempertimbangkan untuk memperdagangkan mata uang virtual seperti bitcoin agar bisa diterima. Mufti membandingkan pertukaran perdagangan kriptocurrency dengan perjudian, yang dilarang dalam Islam, karena sistem ini bertanggung jawab langsung terhadap kehancuran finansial bagi individu. Ulama tersebut mengatakan bahwa bitcoin dapat berdampak negatif terhadap keselamatan hukum orang-orang yang menukarkannya, dan mengarah pada kemudahan dalam perdagangan pencucian uang dan perdagangan selundupan. Pernyataan Allam datang menyusul nilai bitcoin terus berfluktuasi tak terduga. Pada 3 Januari, harganya mencapai 15.000 dolar AS. Mufti Agung Mesir bukanlah ulama Muslim pertama yang mengkritik kripto yang sedang meroket nilainya dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Desember, ulama Saudi yang populer Assim Al-Hakeem memutuskan bahwa mata uang digital dilarang di bawah hukum Islam. Majelis Ulama Indonesia di Malang, misalnya, juga sudah mengeluarkan fatwa ha Continue reading >>

Mufti Islam Mengeluarkan Fatwa Bitcoin Patuh Dengan Hukum Syariah

Mufti Islam Mengeluarkan Fatwa Bitcoin Patuh Dengan Hukum Syariah

Mufti Islam Mengeluarkan Fatwa Bitcoin Patuh Dengan Hukum Syariah Mufti Muhammad Abu Bakar, seorang pegawai penasihat pematuhan Syariah di Blossom Finance di Jakarta, menerbitkan sebuah laporan mengenai adakah Bitcoin adalah Halal atau Haram pada hari Selasa 10 April. Kertas ini pada dasarnya memutuskan bahawa dalam kes-kes tertentu, Bitcoin memang boleh menjadi Halal, dan dibenarkan. Petikan laporan itu menyebut: Di Jerman, Bitcoin diiktiraf sebagai mata wang yang sah di sisi undang-undang dan oleh itu layak sebagai mata wang di sisi Islam di Jerman. Di negara-negara seperti AS, Bitcoin tidak mempunyai status monetari rasmi undang-undang tetapi diterima untuk pembayaran perniagaan, dan oleh itu layak sebagai mata wang di sisi agama Islam. Syariah mempunyai idea yang kuat mengenai pemeliharaan kekayaan, sesuatu yang telah menyebabkan ICOs dan pasaran dagangan yang tidak menentu dilihat dalam cahaya negatif. Walau bagaimanapun teknologi Bitcoin dan blockchain sebenarnya sejajar dengan ideologi Syariah. Perbankan rizab pecahan di mana pemilikan wang yang terlibat dianggap sebagai riba, adalah dilarang. Kerana blockchain tidak dapat dinafikan pembuktian pemilikannya, ia sebenarnya lebih mematuhi Syariah daripada perbankan, dan ini semua termasuk dalam laporan yang diterbitkan oleh Mufti Muhammad Abu Bakar. Keputusan itu hanya berlaku sehari selepas persidangan sarjana Islam utama mengenai situasi mata wang kripto, menunjukkan bahawa ini telah menjadi masalah mendesak di kalangan penduduk Islam. Continue reading >>

Fatwa Mufti Mesir Terhadap Bitcoin

Fatwa Mufti Mesir Terhadap Bitcoin

Itu yang nulis artikel saya kira kurang bijak dalam memberi judul, di dalam beritanya saya tidak membaca sedikit pun ada indikasi bahwa Bitcoin dilarang dalam Islam, melainkan fatwa tersebut adalah larangan bitcoin di mesir sebagai suatu pemerintahan yang memiliki mata uangnya sendiri. Bisa menyesatkan orang itu judulnya Quote from: Ibrah Rita on January 09, 2018, 01:28:13 PM Fatwa Mufti Mesir Mengenai Bitcoin Haram, di karenakan nilai selalu berfluktuasi sama halnya dengan perjudian, dan dapat berpotensi menghancurkan kehidupan finansial seseorang, dan mempermudah kejahatan pencucian uang dan penyelundupan. Kalau memang Fatwa Mufti Mesir haram bagaimanakah dengan hukum di negara kita indonesia ini, dan apakah juga bakalan berpengaruh terhadap finansial orang-orang di negara kita ini?? mohon penjelasan nya pada senior-senior yang lebih paham akan bitcoin?? fatwa mufti mesir tersebut tidak berdasarkan Nash (dalil) kuat tentang bitcoin tetapi melihat dari kemashalatan (keuntungan) umat serta kerugian umat dari penggunaan bitcoin di suatu negara, landasannya adalah bisa berefek inflasi atau deflasi di dalam suatu negara. apalagi dengan berkembangnya banyak uang di dalam masyarakat. melihat fatwa mufti mesir tersebut perlu suatu koreksi adalah hal tersebut hanya berlaku untuk mesir, karena penelitian dan evaluasinya bitcoin di lakukan di mesir. serta lanndasannya tidak kuat, jadi untuk indonesia belum berlaku selama belum keluar fatwa dari Majelis ulama Indonesia. Quote from: asrinur on January 09, 2018, 01:40:18 PM Itu yang nulis artikel saya kira kurang bijak dalam memberi judul, di dalam beritanya saya tidak membaca sedikit pun ada indikasi bahwa Bitcoin dilarang dalam Islam, melainkan fatwa tersebut adalah larangan bitcoin di mesir sebagai suatu pemerintahan yang memil Continue reading >>

Halal Haram Hukum Bitcoin? Ini Mungkin Bisa Menjawab

Halal Haram Hukum Bitcoin? Ini Mungkin Bisa Menjawab

Halal Haram Hukum Bitcoin? Ini Mungkin Bisa Menjawab Bitcoin sekarang menjadi hal yang ramai. Banyak orang menggunakannya sebagai transaksi dan investasi. Lalu apakah hukum bitcoin dalam Islam. Apakah bitcoin halal atau kah haram? Berikut adalah jawaban dan penjelasan Ustadz Dr. H. Oni Sahroni, M.A. tentang Bitcoin. Mohon penjelasan ustad seputar transaksi bitcoin yang selama ini marak terjadi. Apakah bitcoin termaksud mata uang ? Bagaimana hukumnya jual beli dan bertransaksi dengan bitcoin. PERTAMA, Proses Bitcoin bisa dijelaskan sebagai berikut: 1. Alamat: Sebuah alamat Bitcoin mirip seperti sebuah alamat fisik atau email. Alamat Bitcoin adalah satu-satunya informasi yang perlu Anda berikan kepada orang yang hendak membayar Anda dengan Bitcoin. Satu perbedaan penting adalah: tiap satu alamat Bitcoin sebaiknya hanya digunakan untuk satu kali transaksi. 2. Bit: Bit adalah unit yang umum untuk menentukan sebuah sub-unit dari satu bitcoin 1.000.000 bit setara dengan 1 bitcoin (BTC atau B). Unit ini biasanya lebih nyaman digunakan untuk memberi harga tip, barang, dan jasa. 3. Bitcoin: Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata uang ini seperti halnya Rupiah atau Dollar, namun hanya tersedia di dunia digital. 4. Blok: Blok adalah rekaman dalam rantai-blok yang mengandung dan mengonfirmasi antrian transaksi. Rata-rata setiap 10 menit, sebuah blok baru yang mengandung banyak transaksi ditambahkan ke dalam rantai blok melalui penambangan. 5. BTC: BTC adalah unit yang umum digunakan untuk menentukan satu bitcoin. 6. Dompet: Sebuah dompet Bitcoin pada dasarnya *serupa dengan dompet fisik pada jaringan Bitcoin.* Dompet tersebut sebenarnya mengandung kunci pribadi yang memungkinkan Anda untuk membel Continue reading >>

Hukum Bitcoin Konsultasi Kesehatan Dan Tanya Jawab Pendidikan Islam

Hukum Bitcoin Konsultasi Kesehatan Dan Tanya Jawab Pendidikan Islam

Saya Aji saya mau bertanya apa hukumnya berinvestasibitcoindan bertransaksi denganbitcoin/crypto currency ? hal ini sangat penting untuk dibahas, sebab masih sangat jarang ulama/ustadz yg membahasnya, syukron Bismillah was shalatu was salamu ala Rasulillah, wa badu, Sebelum membahas mengenai hukum bitcoin, kita akan memahami hakekat dari bitcoin. Karena dengan memahami hakekat kasus yang menjadi objek kajian, kita bisa melakukan takyif fiqh (pendakatan fiqh) dalam memahami kasus tersebut. Hukum terhadap suatu kasus, adalah turunan dari bagaimana seseorang melihatnya. (Majmu Fatawa, 6/295) Dari sekian situs yang menjelaskan bitcoin, ada satu situs yang memberi penjelasan paling mudah dipahami sebagai berikut, Bitcoin adalah sebuah mata uang digital yang tersebar dalam jaringan peer-to-peer yang tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini memiliki sebuah buku akuntansi besar bernama Blockchain yang dapat diakses oleh publik, dimana didalamnya tercatat semua transaksi yang pernah dilakukan oleh seluruh pengguna Bitcoin, termasuk saldo yang dimiliki oleh tiap pengguna. (forumbitcoin.co.id) * Peer to Peer adalah adalah suatu teknologi sharing resource dan service antara satu komputer dan komputer yang lain. Continue reading >>

Dianggap Judi, Grand Mufti Mesir Keluarkan Fatwa Haram Bitcoin

Dianggap Judi, Grand Mufti Mesir Keluarkan Fatwa Haram Bitcoin

Dianggap Judi, Grand Mufti Mesir Keluarkan Fatwa Haram Bitcoin Submitted by Ihwan Fajar on 4 January 2018 KABAR.NEWS - Grand Mufti Mesir, Shawki Allam mengeluarkan fatwa haram untuk mata uang elektronik Bitcoin yang saat ini sedang populer di dunia. Fatwa haram tersebut dikeluarkan dikarenakan Bitcoin dianggap melanggar ajaran islam. Allam menilai mata uang virual Bitcoin dinilai sebagai judi setelah perundingan dengan beberapa ahli ekonomi, sehingga perlu dikeluarkannya fatwa haram. "Menimpa otoritas negara dalam melestarikan pertukaran mata uang," ungkap Shawki Allam, dikutip dari RT, Kamis (4/1/2018). Ia menganggap pertukaran perdagangan cryptocurrency (mata uang virtual) seperti berjudi dengan alasan dampak langsungnya dalam kehancuran finansial untuk individu. Ulama tersebut juga mengungkapkan dampak lain yang disebabkan oleh bitcoin. "Memberikan kemudahan dalam pencucian uang dan penyelundupan," imbuhnya. Pernyataan Allam berkaitan dengan nilai bitcoin yang terus mengalami naik turun. Per 3 Januari 2018, harga per keping bitcoin mencapai US$ 15.000 atau sekitar Rp 202 juta. Sekedar Diketahui, Grand Mufti merupakan sosok ulama yang dianggap memiliki derajat kelimuan dan syariat yang tinggi. Sosok ini memiliki daya analisis yang berhubungan dengan lingkungan sekitar dalam mengeluarkan fatwa. Continue reading >>

Mata Wang Digital Daripada Kaca Mata Syariah

Mata Wang Digital Daripada Kaca Mata Syariah

Mata wang digital daripada kaca mata syariah MATA wang adalah perkara utama dalam syariah kerana ia diperlukan sebagai alat pertukaran antara manusia (untuk mengelak pertukaran secara tukaran barangan) dan sebagai satu alat ukuran untuk penilaian (barang atau perkhidmatan) serta tanda aras penyimpanan nilai sesuatu barang atau perkhidmatan. Dalam bahasa mudah, mata wang bukan barang dan perkhidmatan tetapi ia diperlukan untuk membeli kedua-duanya. Prinsip syariah berkenaan mata wang dikenali sebagai hukum al-sarf atau pertukaran mata wang dengan mata wang. Hukum ini penting kerana riba atau faedah yang diharamkan oleh syariah terjadi apabila berlaku pertukaran wang dengan wang atau barang tertentu dengan barang tertentu. Dalam hadis Rasulullah SAW, ia disebut sebagai pertukaran emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, barli dengan barli, kurma dengan kurma dan garam dengan garam. Para ulama bersepakat bahawa sebab kenapa emas dan perak termasuk dalam hadis ini adalah kerana sifat dan peranannya sebagai alat pertukaran atau mata wang (al-thamaniyyah). Mengenai barangan lain yang disebut dalam hadis ini, ulama berbeza pandangan. Setiap barangan yang boleh dimakan mampu berlaku riba apabila terjadinya pertukaran secara bertangguh antara barang makanan yang sama seperti beras dengan beras atau dengan barang makanan lain seperti beras serta gandum. Tetapi riba tidak mungkin berlaku dalam pertukaran antara beras dengan minyak sawit mentah kerana komoditi yang belum diproses itu tidak boleh dimakan. Kepentingan utama dalam perbincangan syariah tentang mata wang ialah riba atau cara menjauhi diri daripada amalan itu yang diharamkan dan merupakan dosa besar. Riba hanya boleh berlaku melalui pertukaran satu mata wang dengan mata wang yang lain (sama ada yang s Continue reading >>

Perdagangan Bitcoin Adalah Haram Mufti Perak

Perdagangan Bitcoin Adalah Haram Mufti Perak

Home Tempatan Perdagangan Bitcoin Adalah Haram Mufti Perak Perdagangan Bitcoin Adalah Haram Mufti Perak Ipoh: Mufti Perak, Tan Sri Dato Seri Dr Hj Harussani Hj Zakaria menegaskan urus niaga perdagangan mata wang termasuk Bitcoin (mata wang digital) itu hukumnya adalah haram menurut perspektif Islam. Menurutnya, jual beli mata wang ini sebenarnya tidak boleh apatah lagi ianya dilakukan secara di dalam talian dengan pelaburan yang tidak jelas. Sebaliknya, jual beli mata wang ini hanya boleh ketika kita hendak keluar negeri, misalnya mata wang kita yang perlu ditukarkan ke mata wang Amerika ketika berkunjung ke sana itu tidak mengapa kerana berlainan konsepnya. Tetapi kalau kita membuat perniagaan mata wang seumpama Bitcoin ini, jelas itu tidak boleh,hukumnya haram, tegas beliau. Tan Sri Dr Harussani turut bersetuju dengan kenyataan Mufti Mesir dan Setiausaha Agung Persatuan Ulama Sedunia yang mengatakan bahawa Bitcoin adalah haram. Terdahulu, di Kaherah, Mesir, Mufti Besar Mesir telah mengeluarkan fatwa rasmi yang melarang Bitcoin di mana nilainya melonjak melebihi USD 20 ribu pada bulan Disember. Mufti Besar Mesir berpendapat perdagangan cryptocurrency mirip dengan perjudian yang dilarang dalam Islam. Fatwa tersebut dikeluarkan setelah berkonsultasi dengan beberapa ahli ekonomi, terang Mufti Besar Mesir Shawki Allam seperti dikutip dari Russia Today, Khamis 4 Januari 2018,lalu. Menurut Tan Sri Dr Harussani, benarlah, apa yang dikatakan oleh Mufti Mesir itu, memang jual beli mata wang ini hukumnya haram itu tidak boleh dinafikan. Ditanya sama ada Bitcoin di Malaysia sudah diputuskan halal atau haram beliau berkata, perkara ini tidak perlu lagi diputuskan kerana jelas sudah haram hukumnya. Berlainan dengan money changer itu lain ceritanya, orang datang tukar duit itu tida Continue reading >>

Mufti Agung Mesir : Hukum Bitcoin Haram!!

Mufti Agung Mesir : Hukum Bitcoin Haram!!

Mufti Agung Mesir : Hukum Bitcoin Haram!! Mufti Agung Mesir : Hukum Bitcoin Haram!! Moslemtoday.com : Mufti Agung Mesir telah mengeluarkan fatwa resmi yang mengharamkan mata uang digital bitcoin. Sheikh Shawki Allam mengatakan bahwa perdagangan bitcoin mirip dengan perjudian yang dilarang dalam Islam. Dalam fatwa resmi yang dirilis surat kabar Ahram, Sheikh Shawki Allam mengatakan bahwa memperdagangkan mata uang bitcoin itu tidak diperbolehkan karena tidak diakui oleh badan hukum resmi sebagai pemegang otoritas keuangan yang dapat diterima. Menyoroti bahwa Bitcoin tidak tunduk pada otoritas pengawasan dan keuangan negara, Sheikh Shawki Allam mengatakan bahwa fatwa tersebut dikeluarkan setelah melakukan konsultasi dengan para ahli ekonomi. Badan-badan sah Mesir menolak untuk memperdagangkan mata uang virtual seperti bitcoin agar bisa diterima, katanya, dan penggunaan kripto-eskalasi merusak otoritas suatu negara dalam menjaga stabilitas nilai tukar mata uang dandan langkah-langkah pengawasan yang diperlukan untuk kegiatan keuangan domestik dan luar negeri. Ulama tersebut mengatakan bahwa bitcoin dapat berdampak negatif terhadap keselamatan hukum orang-orang yang menukarkannya, dan mengarah pada kemudahan dalam perdagangan pencucian uang dan penyelundupan. Mufti Agung Mesir bukanlah ulama Muslim pertama yang mengkritik bitoin yang nilainya telah meroket dalam beberapa bulan terakhir. Pada 3 Januari, harga 1 bitcoin sama dengan $ 15.000, seperti dikutip dari RT, Kamis, (4/1/18). Pada bulan Desember, Ulama Saudi Sheikh Assim Al-Hakeem memfatwakan bahwa mata uang digital bitcoin dilarang dalam hukum Islam.Bitcoin adalah gerbang terbuka untuk pencucian uang, jual beli obat-obat terlarang, penyelundupan, uang semacam ini haram,ungkap Sheikh Assim Al-Hakeem. Pada bulan Novembe Continue reading >>

Bolehkah <em>trading</em> Bitcoin? | Republika Online Mobile

Bolehkah trading Bitcoin? | Republika Online Mobile

REPUBLIKA.CO.ID, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya ingin mengajukan pertanyaan terkait transaksi Bitcoin. Banyak orang yang tergila-gila dengan Bitcoin karena nilainya yang begitu besar ketika ditukar dalam bentuk rupiah, sehingga banyak bermain trading Bitcoin ataupun menggunakan Bitcoin sebagai alat transaksi. Bagaimana sebenarnya hukum transaksi dengan Bitcoin sebagai alat tukar dan bertransaksi trading Bitcoin?. Apakah Bitcoin bisa lebih stabil dibanding uang kertas ketika sudah legal sebagai alat pembayaran? Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Terima kasih saudara rizal atas pertanyaannya. Semoga saudara rizal selalu dalam dalam lindungan Allah dan terhindar dari transaksi-transaksi yang dilarang Allah SWT. Pertanyaan saudara Rizal sebenarnya adalah pertanyaan yang tidak mudah dijawab, karena ini adalah masalah yang masih sangat baru yang sebenarnya belum tentu dipahami permasalahannya dengan benar. Namun kami akan mencoba menjawab mendasarkan pada fikih muamalah dan ekonomi Islam. Pertanyaan saudara Rizal ini sebenarnya terbagi menjadi dua poin, yaitu apakah Bitcoin itu sendiri dan apakah Bitcoin dapat diterima dalam ekonomi Islam. Yang kedua apakah diperbolehkan melakukan kegiatan spekulasi (sering disebut trading) dengan Bitcoin. Oleh karenanya, kita akan memulai dengan menjelaskan apakah Bitcoin itu terlebih dahulu. Bitcoin merupakan salah satu dari beberapa mata uang digital yang diperkenalkan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009 sebagai mata uang digital melalui forum Bitcoin yang berbasis Cryptography (jaringan system Komputer). Bitcoin diciptakan oleh jaringan Bitcoin sesuai dengan kebutuhan dan permintaan Bitcoin, melalui sistematis berdasarkan perhitungan matematika secara pasti. Bitcoin juga merupakan pembayaran dengan teknologi p Continue reading >>

Bitcoin Dan Islam: Apa Yang Para Ahli Katakan?

Bitcoin Dan Islam: Apa Yang Para Ahli Katakan?

Bitcoin dan Islam: Apa yang para ahli katakan? Sebagai perusahaan yang beroperasi di negara dengan populasi Muslim yang signifikan, kami sangatlah tertarik kepada bagaimana Bitcoin dilihat dari kacamata Islam. Penulis tamu kehormatan kami dan juga seorang jurnalis keuangan diakui, bapak Suraya Zainudin berbincang dengan Profesor berpiagam di Islamic Finance untuk mengetahui lebih lanjut. Kami sangat beruntung untuk menghabiskan waktu dengan Profesor Emeritus Dr Rodney Wilson, penerima bergengsi 1435H IDB Prize di Islamic Banking & Finance dan anggota fakultas di Universitas Durham dan The Global University of Islamic Finance (INCEIF). Dr. Wilson meninjau bahwa "tidak ada keberatan Shari'a untuk menggunakan Bitcoins sebagai alat bayar dan terima", namun ia menambahkan bahwa tidak disarankan untuk orang yang ber-ekonomi rentan - seperti mereka yang berpenghasilan rendah atau tidak cakap berfinansial - untuk memegang mata uang tanpa memahami risiko yang terkait. "Prinsip pembagian risiko adalah hal dasar di keuangan Islam, tetapi investor perlu memahami apa risiko yang akan mereka tanggung". Singkatnya, seorang Muslim yang tertarik untuk menemukan potensi Bitcoin dan keuntungannya, pertama-tama harus menyadari dahulu risiko dan kekurangannya. Ini juga akan memenuhi konsep gharar , konsep keuangan Islam untuk menggambarkan suatu 'tidak diketahui, tidak pasti, dan risiko yang berlebihan', yang umumnya dilarang dalam Islam. Mari kita lihat beberapa informasi relevan mengenai risiko dan keuntungan Bitcoin, khususnya tersangkut dengan perspektif Islam. Bitcoin memiliki banyak keuntungan ; yaitu cepat, aman dan bebas untuk mengirimkan suatu nilai kepada teman atau keluarga baik lokal maupun internasional. Selain itu, itu sangat bagus untuk pembelian online, memberikan privasi d Continue reading >>

Penjelasan Ketua Komisi Dakwah Mui Soal Hukum Bitcoin

Penjelasan Ketua Komisi Dakwah Mui Soal Hukum Bitcoin

Penjelasan Ketua Komisi Dakwah MUI Soal Hukum Bitcoin Ilustrasi Bitcoin. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat Liputan6.com, Sosnowiec - Per Senin (15/1/2018) pukul 12.06 Waktu Eropa Tengah, nilai 1 Bitcoin setara dengan US$ 13.795. Kapitalisasi pasarnya mencapai US$ 231,8 miliar. Adapun transaksi hariannya menyentuh angka US$ 264 ribu. Sebagai mata uang kripto (cryptocurrency), yang bisa dibilang sangat baru bagi masyarakat Indonesia, hingga saat ini Bitcoin masih menuai pro dan kontra. Kini Beli Ayam Goreng di KFC Bisa Pakai Bitcoin Terutama masyarakat Indonesia yang menganut Islam, sebagian di antara kita mungkin bertanya-tanya, bagaimana sebetulnya kedudukan Bitcoin menurut hukum Islam, baik sebagai alat tukar maupun untuk investasi? Apakah boleh ataukah haram? Menjawab hal itu, Tekno Liputan6.com mengutip tulisan Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2015-2020, KH Cholil Nafis. Dalam tulisan yang dimuat di blog pribadinya, cholilnafis.com, pria kelahiran Sampang, Jawa Timur itu memaparkan, "sebagian ulama mengatakan, Bitcoin sama dengan uang karena menjadi alat tukar yang diterima oleh masyarakat umum, standar nilai dan alat saving. Namun ulama lain menolaknya sebagai pengakuan masyarakat umum karena masih banyak negara yang menolaknya." Apa yang diungkapkan KH Cholil memang betul. Jangankan di Indonesia, di luar negeri pun kehadiran Bitcoin masih memicu perdebatan. Mulai dari politikus, kalangan perbankan, pengusaha hingga petinggi perusahaan teknologi ternama dunia, ramai-ramai mengomentari Bitcoin. Ilustrasi Bitcoin. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat "Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa (tren) mata uang kripto akan berakhir buruk," kata miliuner Waren Buffett dalam sebuah wawancara kepada CNBC, sebagaimana dikutip dari The Guardia Continue reading >>

Mata Wang Bitcoin: Halal Atau Haram?

Mata Wang Bitcoin: Halal Atau Haram?

EVOLUSI mata wang berubah dari barangan, kulit kerang, besi, emas, perak, kertas dan sebagainya. Apa yang dianggap berharga oleh masyarakat, maka itulah mata wang diterima pakai. Hari ini, timbul pula bitcoin yang sohor kini dan dikatakan, mudah serta senang diterima pakai dalam transaksi digital. Masyarakat heboh mencari hukum, sama ada halal atau haram bitcoin ini. Banyak pandangan yang dirujuk sama ada ulama dan pakar kewangan Islam. Pendapat yang diberikan nyata berbeza. Mufti Shawki Allam dari Mesir mengharamkan bitcoin atas dasar elemen perjudian. Ia juga membuka pintu kepada pengubahan wang haram. Pengarah Hal Ehwal Turki juga menyatakan, bahawa bitcoin adalah bertentangan dengan Islam kerana ia tidak dikawalselia. Ramai yang cuba untuk memahami kompleksiti kerana ia sesuatu yang baharu bagi semua orang. Kebanyakan pengasas mata wang digital berpendapat, logik adalah faktor utama. Sentralisasi mata wang menyebabkan banyak kesusahan dan peraturan maka mereka memilih sesuatu yang menyenangkan dan lari dari konsep tradisional. Peliknya, sehingga ke hari ini masih belum ketentuan siapakah pengasas bitcoin yang misteri di sebalik nama, Satoshi Nakamoto. Di mana puncanya dan apakah tujuannya masih menjadi tanda tanya. Bitcoin adalah salah mata wang kripto yang lahir secara digital. Digunakan sebagai mata wang untuk memastikan keselamatan sesuatu transaksi. Jadi, semua transaksi dijalankan menerusi kod. Tidak dikawal oleh mana-mana negara, nilainya ditentukan oleh masyarakat. Menariknya, kajian dari Forum Kewangan Islam 2016 (IMF) menunjukkan nilai bitcoin lebih tinggi dari minyak, emas dan euro. Menurut majalah The Guardian, terdapat 800 mata wang digital yang bernilai RM383 billion! Selain dari bitcoin, mata wang kripto melahirkan banyak lagi mata wang lain yang dike Continue reading >>

Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi

Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi

Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi kicknews.today Transaksi perdagangan memakaicryptocurrency seperti Bitcoin kini resmi dilarang setelahMufti Agung Mesir mengeluarkan fatwa tentang itu karena dianggap mirip dengan praktek perjudian. Fatwa tersebut dikeluarkan setelah mereka berkonsultasi dengan para ahli ekonomi. Perdagangan cryptocurrency mirip dengan perjudian. Ini dilarang dalam Islam, katanya Mufti Agung Mesir, Shawki Allam, seperti dikutip Russia Today, Kamis, (4/1). Teroris Serang Masjid, Presiden Mesir: Polisi akan membalas syuhada kami Lembaga keuangan Mesir juga tidak menerapkan kebijakan memperdagangkan mata uang virtual seperti Bitcoin, dan tetap mempertahankan transaksi keuangan dan perdagangan dengan mata uang sebagai alat tukar yang sah. Allam mengatakan, bahwa Bitcoin berdampak negatif terhadap keselamatan hukum bagi orang-orang yang melakukan transaksi serta mengarah kepada pencucian uang dan penyelundupan barang ilegal. Pernyataan Mufti Agung itu datang karena nilai tukar Bitcoin terus berfluktuasi. Pada Desember 2017, nilai tukar Bitcoin sempat menembus US$20 ribu, dan pada 3 Januari kemarin, harganya turun menjadi US$15 ribu. Tidak hanya Mesir, Arab Saudi dan Turki, juga mengingatkan terkait larangan transaksi keuangan menggunakan Bitcoin. Akhir tahun lalu, ulama terkemuka Arab Saudi Assim Al-Hakeem memutuskan melarang penggunaan mata uang digital di bawah hukum Islam. Bitcoin itu tidak jelas, anonim. Itu gerbang terbuka untuk pencucian uang dan perdagangan narkoba, kata Hakeem. Pada November 2017 lalu, Kementerian Agama Turki atau Diyanet, menyatakan hal yang sama dengan Arab Saudi dan Mesir. (red.) Continue reading >>

Mufti Mesir Keluarkan Fatwa Bitcoin Dilarang Dalam Islam

Mufti Mesir Keluarkan Fatwa Bitcoin Dilarang Dalam Islam

Mufti Mesir Keluarkan Fatwa Bitcoin Dilarang dalam Islam Rep: Kiki Sakinah/ Red: Agus Yulianto REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Mufti Agung Mesir mengeluarkan fatwa yang menyatakan, perdagangan dalam bitcoin tidak sah atau dilarang berdasarkan dengan hukum syariah Islam. Bitcoin adalah mata uang virtual yang digunakan untuk pembayaran. Bitcoin disebut juga mata uang kripto yang merupakan alat pembayaran digital. Surat kabar Al-Ahram melaporkan, Mufti Agung Shawki Allam telah mengeluarkan fatwa resmi tentang masalah tersebut pada Senin (1/1). Dalam fatwa tersebut, dia menulis, perdagangan semacam 'mata uang virtual' tidak diperbolehkan karena tidak dianggap atau diakui oleh lembaga yang sah sebagai 'pertukaran antarmuka yang dapat diterima'. Menyoroti bahwa bitcoin tidak tunduk pada otoritas pengawasan dan keuangan negara, Allam mengatakan, fatwa itu dikeluarkan setelah melakukan konsultasi dengan beberapa ahli ekonomi. Dia menekankan, bahwa baik risiko mata uang maupun potensi keuntungannya yang tinggi telah menghancurkan kemampuan Mesir secara perlahan untuk mempertahankan dan menstabilkan mata uangnya sendiri. Allam mengatakan, bitcoin bisa memiliki efek negatif pada keamanan legal pedagang efek atau pedagang valuta asingnya sendiri. Hal itu karena kegagalan untuk mengungkapkan secara terbuka operasi semacam bitcoin. Sehingga, menurut Allam, itu akan menyebabkan kemudahan dalam pencucian uang dan perdagangan selundupan. Bitcoin diyakini sebagai yang pertama dari ratusan mata uang digital yang diperkenalkan ke ranah internet. Hal itu sekaligus menjadi yang paling berharga dan paling meluas di seluruh dunia. Pada 2017, perdagangan bitcoin dan mata uang digital meningkat pesat di seluruh dunia. Pada Senin (1/1), satu bitcoin dihargai lebih dari 13 ribu dolar. Bulan lalu, Otori Continue reading >>

More in ethereum