CryptoCoinsInfoClub.com

Hukum Bitcoin Menurut Islam

Mata Wang Bitcoin: Halal Atau Haram?

Mata Wang Bitcoin: Halal Atau Haram?

EVOLUSI mata wang berubah dari barangan, kulit kerang, besi, emas, perak, kertas dan sebagainya. Apa yang dianggap berharga oleh masyarakat, maka itulah mata wang diterima pakai. Hari ini, timbul pula bitcoin yang sohor kini dan dikatakan, mudah serta senang diterima pakai dalam transaksi digital. Masyarakat heboh mencari hukum, sama ada halal atau haram bitcoin ini. Banyak pandangan yang dirujuk sama ada ulama dan pakar kewangan Islam. Pendapat yang diberikan nyata berbeza. Mufti Shawki Allam dari Mesir mengharamkan bitcoin atas dasar elemen perjudian. Ia juga membuka pintu kepada pengubahan wang haram. Pengarah Hal Ehwal Turki juga menyatakan, bahawa bitcoin adalah bertentangan dengan Islam kerana ia tidak dikawalselia. Ramai yang cuba untuk memahami kompleksiti kerana ia sesuatu yang baharu bagi semua orang. Kebanyakan pengasas mata wang digital berpendapat, logik adalah faktor utama. Sentralisasi mata wang menyebabkan banyak kesusahan dan peraturan maka mereka memilih sesuatu yang menyenangkan dan lari dari konsep tradisional. Peliknya, sehingga ke hari ini masih belum ketentuan siapakah pengasas bitcoin yang misteri di sebalik nama, Satoshi Nakamoto. Di mana puncanya dan apakah tujuannya masih menjadi tanda tanya. Bitcoin adalah salah mata wang kripto yang lahir secara digital. Digunakan sebagai mata wang untuk memastikan keselamatan sesuatu transaksi. Jadi, semua transaksi dijalankan menerusi kod. Tidak dikawal oleh mana-mana negara, nilainya ditentukan oleh masyarakat. Menariknya, kajian dari Forum Kewangan Islam 2016 (IMF) menunjukkan nilai bitcoin lebih tinggi dari minyak, emas dan euro. Menurut majalah The Guardian, terdapat 800 mata wang digital yang bernilai RM383 billion! Selain dari bitcoin, mata wang kripto melahirkan banyak lagi mata wang lain yang dike Continue reading >>

Penjelasan Ketua Komisi Dakwah Mui Soal Hukum Bitcoin

Penjelasan Ketua Komisi Dakwah Mui Soal Hukum Bitcoin

Penjelasan Ketua Komisi Dakwah MUI Soal Hukum Bitcoin Ilustrasi Bitcoin. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat Liputan6.com, Sosnowiec - Per Senin (15/1/2018) pukul 12.06 Waktu Eropa Tengah, nilai 1 Bitcoin setara dengan US$ 13.795. Kapitalisasi pasarnya mencapai US$ 231,8 miliar. Adapun transaksi hariannya menyentuh angka US$ 264 ribu. Sebagai mata uang kripto (cryptocurrency), yang bisa dibilang sangat baru bagi masyarakat Indonesia, hingga saat ini Bitcoin masih menuai pro dan kontra. Kini Beli Ayam Goreng di KFC Bisa Pakai Bitcoin Terutama masyarakat Indonesia yang menganut Islam, sebagian di antara kita mungkin bertanya-tanya, bagaimana sebetulnya kedudukan Bitcoin menurut hukum Islam, baik sebagai alat tukar maupun untuk investasi? Apakah boleh ataukah haram? Menjawab hal itu, Tekno Liputan6.com mengutip tulisan Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2015-2020, KH Cholil Nafis. Dalam tulisan yang dimuat di blog pribadinya, cholilnafis.com, pria kelahiran Sampang, Jawa Timur itu memaparkan, "sebagian ulama mengatakan, Bitcoin sama dengan uang karena menjadi alat tukar yang diterima oleh masyarakat umum, standar nilai dan alat saving. Namun ulama lain menolaknya sebagai pengakuan masyarakat umum karena masih banyak negara yang menolaknya." Apa yang diungkapkan KH Cholil memang betul. Jangankan di Indonesia, di luar negeri pun kehadiran Bitcoin masih memicu perdebatan. Mulai dari politikus, kalangan perbankan, pengusaha hingga petinggi perusahaan teknologi ternama dunia, ramai-ramai mengomentari Bitcoin. Ilustrasi Bitcoin. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat "Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa (tren) mata uang kripto akan berakhir buruk," kata miliuner Waren Buffett dalam sebuah wawancara kepada CNBC, sebagaimana dikutip dari The Guardia Continue reading >>

11 Poin Mui Tentang Bitcoin Yang Diharamkan Sebagai Investasi

11 Poin Mui Tentang Bitcoin Yang Diharamkan Sebagai Investasi

11 Poin MUI tentang Bitcoin yang Diharamkan Sebagai Investasi 11 Poin MUI tentang Bitcoin yang Diharamkan Sebagai Investasi Logo Bitcoin. (Foto: REUTERS/Brendan McDermid) Bitcoin tengah naik daun. Mata uang digital ini menjadi primadona sebagai investasi karena nilainya yang terus naik. Tapi bagi kamu yang muslim, dan berniat atau sudah berinvestasi di Bitcoin, ada baiknya mendengarkan saran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang sudah mempelajari tentang bitcoin sebagai mata uang digital. MUI memberi penjelasan, sebagai investasi Bitcoin haram, tetapi apabila digunakan sebagai alat tukar boleh. "Bitcoin hukumnya adalah mubah sebagai alat tukar bagi yang berkenan untuk menggunakannya dan mengakuinya. Namun Bitcoin sebagi investasi hukumnya adalah haram karena hanya alat sepekulasi bukan untuk investasi, hanya alat permainan untung rugi buka bisnis yang menghasilkan," kata Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis dalam keterangannya yang diterima kumparan ( kumparan.com ), Minggu (14/1). Berikut 11 poin tentang Bitcoin menurut MUI: 1. Bitcoin adalah bagian dari perkembangan teknologi digital yang ingin membuat alat tukar transaksi bahkan investasi di luar kontrol bank sentral dan pemerintah manapun di dunia manapun. Bitcoin sepenuhnya mekanisme pasar digital tergantung permintaan dan suplai. 2. Bitcoin adalah mata uang digital yang tersebar dalam jaringan peer-to-peer. Jaringan ini memiliki buku akuntansi besar bernama Blockchain yang dapat diakses oleh publik, didalamnya tercatat semua transaksi yang pernah dilakukan oleh seluruh pengguna Bitcoin. 3. Penyebaran Bitcoin dimulai pada tahun 2009 yang diperkenalkan dengan oleh nama samaran Satoshi Nakamoto sebagai mata uang digital yang berbasiskan cryptography. Penggunaan lainnya untuk menunjang kehidupan masyarakat dal Continue reading >>

Mengenal Transaksi Bitcoin Dalam Perspektif Islam

Mengenal Transaksi Bitcoin Dalam Perspektif Islam

Mengenal Transaksi Bitcoin dalam Perspektif Islam REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Nadia Putri Adityo *) Di era yang sangat modern seperti saat ini, memunculkan teknologi yang canggih dalam beberapa bidang kehidupan manusia untuk menjalankan aktivitasnya--tak terkecuali kecanggihan yang dapat kita rasakan dalam transaksi jual beli-- hanya dengan melalui internet. Yang paling canggih, saat ini, telah terdapat transaksi mata uang digital yang bernama Bitcoin. Dalam transaksinya, Bitcoin menawarkan sistem transaksi dengan uang digital tanpa perantara pihak ketiga dalam melakukan pembayarannya. Dalam perekonomian modern, peranan uang bertambah sesuai dengan bertambah fungsinya. Uang tidak lagi hanya dikenal sebagai alat pertukaran, akan tetapi digunakan sebagai penghitung nilai (unit of accounts), alat penimbun kekayaan (store of value), dan standar pembayaran tundaan (standard of deferred payments), atau bahkan lebih ekstrim uang digunakan sebagai barang komoditi. Perkembangan teknologi dan perekonomian mendukung perubahan sistem pembayaran yang baru yaitu uang digital. Di awali dengan sistem pembayaran dengan menggunakan logam berharga seperti emas dan perak, lalu berubah menjadi aset kertas seperti cek dan uang kertas. Selanjutnya, mengalami perubahan sebagai dampak dari pola hidup masyarakat di kota-kota besar, karena terhimpit dengan dengan waktu, kesibukan, dan karir sehingga membuat fenomena baru dengan memilih tranksaksi menggunakan uang elektronik. Munculnya ide penciptaan mata uang baru tersebut berbasiskan pada cryptography. Penggunaan lain dari cryptography dapat menunjang kehidupan masyarakat dalam bidang jual beli mata uang digital yang disebut dengan cryptocurrency. Cryptocurrency adalah mata uang digital yang tidak diberikan regulasi oleh pemerintah dan tidak termasu Continue reading >>

Hukum Transaksi Dengan Bitcoin

Hukum Transaksi Dengan Bitcoin

Jumat, 16 Februari 2018 11:01 Bahtsul Masail Semoga Allah memberikan rahmat kepada kita semua, amin. Ustadz, pada saat ini sedang fenomenal mata uang digital (Cryptocurreny), seperti Bitcoin, Ripple, Litcoin dan lain lain. Sebagian ada yang sepakat menyebutnya sebagai mata uang, ada juga yang berpendapat lain yaitu aset digital. Saya sebagai masyarakat sangat bingung dengan kontroversi dari kutipan para ulama di antaranya ada yang membolehkan dan ada juga yang melarang (Haram). Di awal tahun 2018 kemarin pergerakan nilai mata uang digital tersebut sangat naik siginifikan sehingga membuat saya tertarik untuk membeli beberapa koin yang nilainya masih rendah dengan harapan investasi dan pertimbangan hukum ada ulama yang membolehkan. Sedangkan sekarang banyak sekali fatwa ulama yang melarang dan mengharamkan karena dampak bahayanya. Hal itu dengan lapang saya terima dan pahami seiring rasa takut akan terjerumus pada perbuatan yang haram (dosa). Pertanyaannya adalah apa yang harus saya lakukan? Bagaimana langkah saya untuk memperbaikinya? Saya berniat untuk menjual kembali semua koin yang sudah dibeli dengan tujuan takut dosa kalo sudah banyak fatwa ulama yang berfatwa haram. Apakah uang hasil penjualan koin tersebut akan haram? Bagaimana cara membersihkan uang saya dari unsur haram? Mohon keterangannya. Terima kasih. Wassalaamu alaikum wr wb. (Muhammad Irfan Z) Saudara penanya yang budiman, semoga Allah SWT senantiasa merahmati kita semua dan membimbing di jalan-Nya. Terkait dengan mata uang virtual seperti bitcoin dan sejenisnya, berdasarkan Hasil Keputusan Bahtsul Masail PWNU Jawa Timur tanggal 10-11 Februari 2018 di Tuban, bitcoin dikelompokkan sebagai harta virtual sehingga boleh dijadikan sebagai alat transaksi dan dapat dijadikan sebagai investasi. Dengan demikian be Continue reading >>

Hukum Bitcoin Dalam Islam

Hukum Bitcoin Dalam Islam

Era digital yang terus berkembang memungkinkan masyarakat modern melakukan transaksi tanpa susah-susah membawa uang tunai, cukup dengan kartu ATM atau e-money, seseorang bisa berbelanja aneka keperluan. Bahkan sekarang telah ditemukan program uang digital yang disebut Bitcoin, dimana pada awalnya hanya bisa didapatkan dengan cara menambang sehingga tidak bisa mudah didapatkan, bahkan dalam satu hari hanya bisa dihasilkan enam Bitcoin saja. Pada kurun waktu tertentu Bitcoin sudah tidak bisa ditambang lagi dan menurut informasi yang beredar, pada akhirnya Bitcoin hanya mencapai 21 juta. Saat pertama kali muncul, Bitcoin sangat tidak berharga, bahkan transaksi pertama kali yang terjadi menggunakan bitcoin, satu pizza ditukar dengan 10 ribu Bitcoin. Namun karena kepercayaan masyarakat akan keamanan Bitcoin semakin meninggi, harganya terus meningkat dari hari ke hari, selaras dengan semakin langkanya Bitcoin yang bisa ditambang. Dalam beberapa waktu lalu, tercatat pada 24 Desember 2017, harga satu Bitcoin mencapai Rp. 170.000.000. Sistem transaksi Bitcoin sebenarnya hampir sama dengan transaksi pada umumnya, dimana pemilik akun dompet Bitcoin yang disebut Wallet, bisa menampung kiriman Bitcoin dari akun lain sebagai pembayaran dari transaksi yang dilakukan baik dalam dunia nyata atau maya. Namun biasanya, transaksi yang paling digeluti oleh pemilik Bitcoin adalah dengan melemparnya di pasar global layaknya bursa saham. Dalam masalah yang kedua ini, dibutuhkan keahlian dalam menganalisa naik turunnya harga Bitcoin. Sebab jika analisa yang dilakukan bagus dan cemerlang, pelepasan Bitcoin di pasar global bisa menghasilkan harga yang sangat fantastis, dari modal RP 30.000.000, dalam hitungan jam bisa berkembang menjadi Rp 90.000.000. Namun demikian, karena dibutuhkannya analisa Continue reading >>

Mui Imbau Umat Islam Hati-hati Dengan Bitcoin

Mui Imbau Umat Islam Hati-hati Dengan Bitcoin

MUI Imbau Umat Islam Hati-hati dengan Bitcoin Jakarta - Mata uang virtual alias cryptocurrency Bitcoin (BTC) masih jadi incaran. Bahkan, dalam setahun terakhir harganya sempat naik sangat tinggi. Dalam waktu singkat harganya bisa tembus US$ 18.000 atau sekitar Rp 240 juta. Tapi, dalam waktu singkat pula harga bitcoin bisa melorot. Dilansir CNBC, Rabu (20/12/2017), mata uang digital itu turun dari US$ 17.929 ke level US$ 16.912 atau sekitar Rp 228 juta. Terakhir, bitcoin turun US$ 1.000 atau Rp 13,5 juta (kurs Rp 13.500/dolar) dalam 1 jam. Menyikapi fenomena ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga ikut memberikan saran kepada umat Islam soal bitcoin. "Hati-hati untuk bertransaksi di bitcoin, tapi tidak bisa mengatakan MUI melarang karena kita belum mengeluarkan fatwanya," ujar Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis, kepada detikFinance, Jumat (22/12/2017). Baca juga: Bitcoin Anjlok, Bitcoin Cash Melonjak 70% Dalam Sehari Cholil menjelaskan, saat ini MUI masih mengkaji soal bitcoin. Lantas, apa saja yang dikaji MUI? Pertama, apakah bitcoin ini alat tukar atau bukan. "Uang itu kan alat tukar, ada yang ditukar. Lha ini kan (bitcoin) enggak ada bantalan yang ditukar," terang Cholil. Kedua, ada tidaknya pengakuan pemerintah. Ketiga, ada atau tidak yang menjamin bitcoin dan potensi tipu menipu di dalamnya. Continue reading >>

Apakah Hukum (trading) Bitcoin Itu? Halal, Syubhat, Atau Haramkah Mata Uang Digital Cryptocurrency Ini Menurut Perspektif (ulama) Islam?

Apakah Hukum (trading) Bitcoin Itu? Halal, Syubhat, Atau Haramkah Mata Uang Digital Cryptocurrency Ini Menurut Perspektif (ulama) Islam?

Bitcoin terlahir pada 31 Oktober 2008 yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto di Jepang. Bitcoin secara resmi diperkenalkan kepada penduduk dunia pada 3 Januari 2009. Bagi kalian yang belum mengenal apa itu Bitcoin, mari langsung sikat artikel singkat berikut . Bitcoin disebut juga sebagai mata uang virtual/ elektronik. Pada saat pertama kali kemunculannya, harga perbitcoin hanya berkisar $ 0,1 atau setara dengan Rp 1.300. Sekarang, 1 Bitcoin = $ 13.500 atau setara dengan Rp 218.100.000 Dikutip dari wikipedia bahwa bitcoin bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah formatfile walletatau di simpan oleh sebuahservis walletpihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuahalamat Bitcoin, alamat alamat dalam format yang dapat dibaca manusia terdiri dari angka angka acak dan huruf huruf yang panjangnya sekitar 33 karakter, dalam format1rYK1YzEGa59pI314159KUF2Za4jAYYTd.Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin bitcoin atau menyebabkaninflasidengan memproduksi lebih banyak bitcoin. Nah, kiranya sudah cukup sekelumit kisah tentang identitas Bitcoin. Sekarang saatnya untuk berpikir selangkah lebih kritis.Sebenarnya, apakah Bitcoin serta segala macam bentuk transaksinya (misal: Trading Bitcoin dan Mining Bitcoin) itu Halal atau Haram? Lalu,Bagaimana tanggapan pemerintah Indonesia mengenai Transaksi Bitcoin? Gabutpedia.com telah merangkum berbagai pendapat para ahli di bidangnya terkait masalah ini. Mari kita telisik bersama persoalan ini. Pendapat pertama : dikutip daridan Para Muslim terpelajar yang pernah saya wawancarai tidak pernah mengerti banyak tentang apa itu sebena Continue reading >>

Bitcoin, Antara Halal Dan Haram

Bitcoin, Antara Halal Dan Haram

Ia mengatakan bahwa berdasarkan karakteristik mata uang kripto, 'koin' dapat dikatakan halal apabila memenuhi standar hukum Islam. Memang, saat ini belum. Namun, dalam perspektif dua atau tiga tahun lagi, mata uang kripto bisa dikembangkan. Topik ini sangat populer di komunitas Islam Rusia, khususnya Kaukasus," kata Kalimullina, dikutip situs Russia Today, Jumat, 5 Januari 2018. Kalimullina juga mengatakan, transaksi Bitcoin telah dibuka di beberapa negara Muslim. Negara pertama di Timur Tengah yang membuka adalah Uni Emirat Arab dengan BitOasis. Kemudian disusul Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman. Di Asia Tenggara, Indonesia dengan Bitcoin.co.id dan Malaysia melalui Coinbox juga menawarkan layanan yang terkait dengan cryptocurrency. Kendati demikian, Kalimullina mengaku, salah satu argumen utama melarang Bitcoin adalah karena tingginya tingkat risiko (maisir) dan ketidakpastian (garar) serta kurangnya penyediaan aset riil dan jaminan negara. "UEA sudah mengeluarkan mata uang kripto yang baru, BitOasis, yang dikonversi dengan emas," ungkapnya. Perbankan syariah menuntut aktivitas perbankan mengikuti hukum Islam. Continue reading >>

Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi

Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi

Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi Fatwa Ulama Sepakati Bitcoin Haram Karena Sama Dengan Judi kicknews.today Transaksi perdagangan memakaicryptocurrency seperti Bitcoin kini resmi dilarang setelahMufti Agung Mesir mengeluarkan fatwa tentang itu karena dianggap mirip dengan praktek perjudian. Fatwa tersebut dikeluarkan setelah mereka berkonsultasi dengan para ahli ekonomi. Perdagangan cryptocurrency mirip dengan perjudian. Ini dilarang dalam Islam, katanya Mufti Agung Mesir, Shawki Allam, seperti dikutip Russia Today, Kamis, (4/1). Teroris Serang Masjid, Presiden Mesir: Polisi akan membalas syuhada kami Lembaga keuangan Mesir juga tidak menerapkan kebijakan memperdagangkan mata uang virtual seperti Bitcoin, dan tetap mempertahankan transaksi keuangan dan perdagangan dengan mata uang sebagai alat tukar yang sah. Allam mengatakan, bahwa Bitcoin berdampak negatif terhadap keselamatan hukum bagi orang-orang yang melakukan transaksi serta mengarah kepada pencucian uang dan penyelundupan barang ilegal. Pernyataan Mufti Agung itu datang karena nilai tukar Bitcoin terus berfluktuasi. Pada Desember 2017, nilai tukar Bitcoin sempat menembus US$20 ribu, dan pada 3 Januari kemarin, harganya turun menjadi US$15 ribu. Tidak hanya Mesir, Arab Saudi dan Turki, juga mengingatkan terkait larangan transaksi keuangan menggunakan Bitcoin. Akhir tahun lalu, ulama terkemuka Arab Saudi Assim Al-Hakeem memutuskan melarang penggunaan mata uang digital di bawah hukum Islam. Bitcoin itu tidak jelas, anonim. Itu gerbang terbuka untuk pencucian uang dan perdagangan narkoba, kata Hakeem. Pada November 2017 lalu, Kementerian Agama Turki atau Diyanet, menyatakan hal yang sama dengan Arab Saudi dan Mesir. (red.) Continue reading >>

Halal Haram Hukum Bitcoin? Ini Mungkin Bisa Menjawab

Halal Haram Hukum Bitcoin? Ini Mungkin Bisa Menjawab

Halal Haram Hukum Bitcoin? Ini Mungkin Bisa Menjawab Bitcoin sekarang menjadi hal yang ramai. Banyak orang menggunakannya sebagai transaksi dan investasi. Lalu apakah hukum bitcoin dalam Islam. Apakah bitcoin halal atau kah haram? Berikut adalah jawaban dan penjelasan Ustadz Dr. H. Oni Sahroni, M.A. tentang Bitcoin. Mohon penjelasan ustad seputar transaksi bitcoin yang selama ini marak terjadi. Apakah bitcoin termaksud mata uang ? Bagaimana hukumnya jual beli dan bertransaksi dengan bitcoin. PERTAMA, Proses Bitcoin bisa dijelaskan sebagai berikut: 1. Alamat: Sebuah alamat Bitcoin mirip seperti sebuah alamat fisik atau email. Alamat Bitcoin adalah satu-satunya informasi yang perlu Anda berikan kepada orang yang hendak membayar Anda dengan Bitcoin. Satu perbedaan penting adalah: tiap satu alamat Bitcoin sebaiknya hanya digunakan untuk satu kali transaksi. 2. Bit: Bit adalah unit yang umum untuk menentukan sebuah sub-unit dari satu bitcoin 1.000.000 bit setara dengan 1 bitcoin (BTC atau B). Unit ini biasanya lebih nyaman digunakan untuk memberi harga tip, barang, dan jasa. 3. Bitcoin: Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata uang ini seperti halnya Rupiah atau Dollar, namun hanya tersedia di dunia digital. 4. Blok: Blok adalah rekaman dalam rantai-blok yang mengandung dan mengonfirmasi antrian transaksi. Rata-rata setiap 10 menit, sebuah blok baru yang mengandung banyak transaksi ditambahkan ke dalam rantai blok melalui penambangan. 5. BTC: BTC adalah unit yang umum digunakan untuk menentukan satu bitcoin. 6. Dompet: Sebuah dompet Bitcoin pada dasarnya *serupa dengan dompet fisik pada jaringan Bitcoin.* Dompet tersebut sebenarnya mengandung kunci pribadi yang memungkinkan Anda untuk membel Continue reading >>

Mui Malang Haramkan Bitcoin

Mui Malang Haramkan Bitcoin

MUI Malang Haramkan Bitcoin Tidak Diakui Pemerintah Indonesia MUI Malang. Di sebuah koran harian JawaPos Radar Malang, yang terbit pada hari ini, 10 Mei 2016, diberitakan tentang pendapat MUI kota Malang terhadap Bitcoin. MUI Malang menyebut bahwa transaksi Bitcoin haram dan tidak diakui oleh pemerintah Indonesia. Munculnya hal semacam ini tentu makin terlihat bahwa masyarakat masih banyak yang tidak mengerti tentang apa dan bagaimana sebetulnya Bitcoin. Terlebih tentang teknologi yang melingkupinya. Di dalam harian itu disebutkan komentar dari KH Chamzawi, Ketua Komisi Fatwa MUI kota Malang yang mengatakan, Karena Bitcoin ini tidak diakui pemerintah (Bank Indonesia) dan boleh dibilang ini haram, terangnya. Ia mendasarkan pendapatnya itu berdasarkan sebuah tafsir dari ayat Al Quran yang menerangkan bahwa umat mukmin diharuskan taat kepada pemimpin (pemerintah) dalam tujuh hal. Salah satu dari ketujuh hal tersebut adalah tentang mata uang. Harian JawaPos Radar Malang Sebut MUI haramkan Bitcoin Ketua Komisi Fatwa MUI kota Malang tersebut menilai bahwa sebuah transaksi keuangan, sumber uang yang diperoleh haruslah jelas. Dalam Islam menuntut kejelasan di setiap transaksi agar memenuhi syarat jual beli. Sedangkan, ia melihat Bitcoin dihasilkan dari sebuah alat yang menghasilkan uang secara otomatis. Sehingga sudah jelas unsur haramnya. Terlebih koin yang didapat tidak mempunyai bentuk yang jelas dan hanya tersimpan di sebuah dompet virtual (e-wallet). Terkait dengan bentuk simpanan di rekening, ia melihat hal yang berbeda meski pada dasarnya mempunyai prinsip yang sama. Ia berpendapat, karena bentuk uangnya tidak bisa dipegang secara langsung. Sementara uang di rekening dalam bentuk deposito juga masih bisa berbunga dan masih diperbolehkan meski menjurus kepada praktek rib Continue reading >>

Al Halal Wal Haram Fil Bitcoin

Al Halal Wal Haram Fil Bitcoin

Ana diminta untuk memberi komen tentang status hukum penggunaan bitcoin, maka di sini ana cuba untuk memberikan penjelasan secara mudah dan ilmiah berlandaskan neraca ilmu Islam. Ulama Islam membahagikan ajaran Islam kepada tiga teras utama iaitu aqidah, ibadah dan muamalah. Aqidah adalah teras ajaran terhadap keyakinan ajaran Islam, manakala ibadah pula adalah teras ajaran bagaimana mengabdikan diri kepada tuhan, dan muamalat pula adalah tentang urusan manusia dengan perkara duniawi. Sudah pasti bitcoin bukanlah isu akidah mahupun ibadah. Maka, usul fiqh yang perlu digunakan untuk berinteraksi dengan kedudukan bitcoin adalah usul fiqh dalam hal muamalat. Kaedahnya berbunyi, Hukum asal dari sesuatu (muamalah) adalah mubah sampai ada dalil yang melarangnya (memakruhkannya atau mengharamkannya) Dalam erti kata lain, apa-apa barang mahupun servis adalah harus untuk dijual asalkan menepati kehendak asal jual beli iaitu aqad (persetujuan antara penjual dengan pembeli) dan tiada unsur haram yang dibuktikan jelas. Maka kedudukan asal bitcoin mahupun transaksi dan penggunaannya adalah halal dan harus menurut kaedah di atas kerana tiada dalil yang menunjukkan bitcoin terlibat dengan hal-hal yang haram dalam hal muamalat semisal penjualan babi, alcohol, riba dan gharar. Adakah bitcoin matawang? Adakah bitcoin komoditi? Ataupun sekuriti? Rujuk perbahasannya di sini . Ana membuat kesimpulan yang bitcoin ini tidak menepati syarat dalam ketiga-tiga kumpulan berkenaan. Bitcoin perlu berada dalam kumpulan yang baru iaitu digital commodity (komoditi digital). Genre baru ini perlu diwujudkan kerana bitcoin memiliki ciri-ciri yang unik yang tidak dapat disamakan dengan tiga kumpulan tersebut. Tidak mungkin ianya matawang kerana sifat matawang sepatutnya stabil. Mana mungkin seketul karip Continue reading >>

Apakah Bitcoin Halal Berdasarkan Hukum Dan Peraturan Islam

Apakah Bitcoin Halal Berdasarkan Hukum Dan Peraturan Islam

Baca juga: Bank Perlu Bekerja Sama Dengan Bitcoin Dan Developer Fintech Terutama ketika berada pada sebuah pertukar satu jenis mata uang ke mata uang yang lain, berdasarkan hukum Islam yang ada hal tersebut tidak dianjurkan. Lain halnya di dunia Barat, seseorang yang menggunakan jenis atau model bisnis ini sangat jarang di permasalahkan. Namun ada beberapa agama tertentu yang cukup ketat dalam menangani kasus pertukaran mata uang, salah satunya adalah Islam. Berdasarkan jawaban yang diberikan oleh Islam Today , pertukaran mata uang adalah bentuk bisnis yang diperbolehkan. Namun, kedua belah pihak harus sama-sama menerima uang untuk mencapai sebuah transaksi, dan tidak diizinkan untuk menunda hal tersebut. Sementara itu aturan ini diciptakan untuk transaksi logam mulia, prinsip yang sama berlaku pada bentuk lain dari mata uang. Ada salah satu seorang penganut agama Islam mengirimkan sebuah pertanyaan pada Stackexchange belum lama ini, karena ada sedikit kebingungan apakah Bitcoin itu halal atau tidak. Mengingat bagaimana mata uang digital sangat berbeda dari uang yang dimiliki dan dikendalikan oleh bank dan pemerintah, pertanyaannya tersebut sangatlah logis, dan tidak ada jawaban yang pasti dari Stackexchange pada waktu itu. Selang beberapa waktu Stackexchange menjawab dan menyebutkan bahwa Bitcoin dapat diibaratkan seperti logam mulia. Salah satu masalah utamanya konsep mata uang digital adalah tidak adanya representasi fisik dari Bitcoin tersebut, meskipun dapat dibuktikan. Bukan dalam bentuk yang nyata, namun seseorang bisa menyelesaikan sebuah transaksi dengan orang lain yang menggunakan Bitcoin dan membuktikannya bahwa koin tersebut mempunyai nilai. Ketika berada pada masalah nilai intrinsik Bitcoin atau potensi kekurangannya ini merupakan hal yang cukup menarik. H Continue reading >>

Ulama Mesir: Bitcoin Dilarang Menurut Syariat Islam

Ulama Mesir: Bitcoin Dilarang Menurut Syariat Islam

Ulama Mesir: Bitcoin Dilarang Menurut Syariat Islam KIBLAT.NET, Kairo Mufti Agung Mesir Shawki Allam mengatakan dalam sebuah fatwa resmi pada bahwa berdagang dengan Bitcoin tidak sah berdasarkan syariat Islam. Dia menjelaskan bahwa menggunakan mata uang virtual tidak diperbolehkan karena tidak disahkan oleh pemerintah Mesir. Bitcoin bisa berbahaya bagi keamanan sosial dan ekonomi negara tersebut, kata Darul Iftaa, sebuah lembaga keagamaan terkemuka di Mesir, pada Senin (01/12/2018), sembari menekankan bahwa mata uang tersebut dapat menerobos keamanan nasional dan sistem keuangan pusat. Mesir bukan satu-satunya negara yang melarang Bitcoin. Seorang menteri Saudi, Assim Al-Hakim, baru-baru ini mengumumkan bahwa mata uang tersebut dilarang di negara tersebut karena sebagai bentuk kriptografi uang yang tidak jelas dan memberi peluang bagi penjahat. Kami tahu bahwa Bitcoin tetap anonim saat Anda mengatasinya, yang berarti bahwa itu adalah gerbang terbuka untuk pencucian uang, uang obat-obatan dan uang haram (terlarang), katanya. Muslim seharusnya tidak terlibat dalam transaksi yang meragukan seperti itu hanya untuk menghasilkan uang dengan cepat, untuk mendapatkan keuntungan yang cepat. Ini bukan konsep Islam, kata Hakim. Bitcoin adalah sejenis kriptocurrency yang independen terhadap perbankan tradisional yang mulai beredar pada tahun 2009 dan telah menjadi mata uang digital yang paling menonjol. Jumlah penggunanya meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2013, nilainya di seluruh dunia melonjak dari 300.000 menjadi 1,3 juta. Saat ini diperdagangkan di Chicago Stock Exchange setelah memperoleh popularitas dan kenaikan nilai dalam beberapa hari terakhir dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Continue reading >>

More in ethereum