CryptoCoinsInfoClub.com

Bitcoin Turun Drastis

Gejolak Mata Uang Kripto Bitcoin Yang Bikin Pusing

Gejolak Mata Uang Kripto Bitcoin Yang Bikin Pusing

Baca juga: Demam Bitcoin: Cara Cepat Jadi Miliarder Dengan Uang Digital? Bitcoin bisa didapatkan melalui proses penambangan. Jangan bayangkan penambangan seperti menambang emas atau logam lainnya, karena mata uang ini tidak bisa dipegang dan dilihat maka cara menambangnya juga spesial dengan cara menyelesaikan teka-teki agloritma. Dibutuhkan komputer yang cukup canggih, sumber daya listrik yang kuat dan jaringan internet yang stabil untuk menjadi penambang dengan cara menyelesaikan soal-soal algoritma dengan membangun fasilitas server (penyedia pusat layanan) yang berguna sebagai bagian konfirmasi transaksi dan menyelesaikan soal-soal agloritma ini. Semua orang yang mempunyai sumberdaya yang cukup dapat menjadi penambang. Misalnya saja dalam contoh sinema komedi Big Bang Theory: Leonard, Howard dan Raj. Mereka bertiga dengan laptopnya dapat menjadi penambang. Oleh karena itu, mata uang kripto menjadi sebuah transaksi kas di mana tidak ada otoritas tunggal dan lokasi yang persisi untuk mencetak uang. Hindari Virus Jahat Ransomware si Pemeras Uang Perusahaan keamanan online McAfee Labs mengatakan, ransomware merupakan jenis virus malware yang tumbuh paling cepat. Awal tahun ini ada bentuk ransomware yang disebut TeslaCrypt , dengan target gamer online disusul CryptoLocker yang bisa menyerang pengguna Microsoft Windows. Hindari Virus Jahat Ransomware si Pemeras Uang Virus ini muncul di komputer dalam bentuk spam di email, update palsu aplikasi komputer ataupun phishing. Virus jahat ini bekerja begitu penerima email membuka tautan dalam email itu. Begitu dibuka, virus bisa mengenkripsi data pengguna komputer. Hindari Virus Jahat Ransomware si Pemeras Uang Gara-gara virus ini, pengguna komputer bisa terkunci dari komputernya sendiri. Ransomware kemudian memeras user kompute Continue reading >>

Kenapa Harga Bitcoin Terus Turun ?

Kenapa Harga Bitcoin Terus Turun ?

Kenapa harga bitcoin terus turun di awal tahun ini ? Oke , dari pertanyaan diatas saya akan coba menjawab satu per satu. Kita mulai dari , kenapa harga bitcoin terus turun di awal tahun ini ? Kemarin sehari sebelum saya membuat artikel ini, saya menanyakan penyebab terjadinya penurunan harga bitcoin kepada salah satu panutan saya di dunia bitcoin ini , dia juga memiliki blog seperti saya yaitu . Gan kenapa harga bitcoin jadi turun gini ya ? Dia jawab , ya karena ada mafia besar yang sedang bermain , dengan menjual semua bitcoin yang telah di perolehnya dari website scam bitcoin yang telah mereka buat tahun lalu, dan juga harga XPY yang turun sekarang juga menjadi sebab bitcoin turun , Banyak juga site HYIP berkedok investasi bitcoin yang berujung scam, dan sekarang saatnya para scammer menjual hasil bitcoin dari hasil scam mereka. jadi , inti dari jawaban diatas , harga bitcoin turun karena ulah coin scam yang mempromosikan coin buatannya dan untuk meraup untung besar dan kemudian lari. Jangan tertarik dengan bisnis Invest Bitcoin di internet sekarang , adalah lebih baik jika kita mengumpulkan bitcoin dengan cara mencaari dari faucet dan juga modal yang sudah terkumpul di jadikan modal untuk bertrading, kamu bisa lihat kumpulan situs trading untuk jadi pilihan bertrading bitcoin. jadi jangan takut harga bitcoin terus turun, selagi kita masih menggunakan bitcoin , maka bitcoin akan terus berharga, biarkan para scammer menjual habis bitcoin yang mereka punya , dan harga bitcoin akan kembali normal lagi. Jika kalian tidak lagi mengikuti situs HYIP bitcoin , dan tidak terjebak dalam altcoin yang berujung scam yang hanya mengambil untung pada satu pihak maka bisa pasti harga bitcoin tidak akan terjadi penurunan karena tidak akan ada lagi bitcoin hasil scammer Oke , semoga a Continue reading >>

Bitcoin Anjlok, Bitcoin Cash Melonjak 70% Dalam Sehari

Bitcoin Anjlok, Bitcoin Cash Melonjak 70% Dalam Sehari

Bitcoin Anjlok, Bitcoin Cash Melonjak 70% Dalam Sehari Jakarta - Melemahnya mata uang virtual, Bitcoin dianggap karena pengaruh mulai ramainya Bitcoin Cash, salah satu cryptocurrency yang baru-baru ini mulai mencuat namanya. Terakhir, Bitcoin turun US$ 1.000 atau Rp 13,5 juta (kurs Rp 13.500/dolar) dalam 1 jam. Hal itu diakui CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan, yang kata dia harga Bitcoin cash beberapa hari ini mengalami lonjakan drastis. Bitcoin cash sendiri merupakan salah satu 'saudara' dari Bitcoin. "Saya kira hari ini ada satu hal menarik yaitu harga Bitcoin Cash alami pelonjakan tinggi sekali. Itu sejenis cryptocurrency lainnya. Bitcoin Cash itu mengalami lonjakan yang sangat tinggi, lebih dari 70% dalam sehari," kata dia ketika dihubungi detikFinance, Rabu (20/12/2017). Tren kenaikan harga harga Bitcoin Cash, menurut dia, salah satunya disebabkan oleh adanya peralihan dari pemilik Bitcoin ke Bitcoin Cash. Imbasnya harga Bitcoin turun mengikuti hukum supply and demand, sementara Bitcoin Cash mengalami hal sebaliknya. Baca juga: Bitcoin Anjlok Rp 13,5 Juta dalam Satu Jam "Jadi mungkin ada juga orang yang jual Bitcoin-nya untuk membeli Bitcoin Cash, ada juga yang melakukan hal tersebut," jelasnya. Oscar menambahkan, saat ini sedikitnya ada 1.300 cryptocurrency yang diperdagangkan di pasaran. Pelaku pasar bisa dengan bebas menjual cryptocurrency-nya untuk berpindah ke cryptocurrency lain yang dianggap lebih menarik. Hal itu pula yang terjadi antara Bitcoin dan Bitcoin Cash. "Saat ini ada kurang lebih sekitar 1.300 cryptocurrency ya, di mana setiap cryptocurrency punya blockchain masing-masing, kan tergantung market, kemudian mau men-support blockchain yang mana," lanjut Oscar. Namun, tambah dia, dari sisi kapitalisasinya sendiri, Bitcoin masih lebih besar dibandin Continue reading >>

Harga Bitcoin Turun Drastis

Harga Bitcoin Turun Drastis

Belakangan ini, para pemburu coin seperti ane sedang dilanda kegelisahan yang tidak terbendung. Bagaimana tidak, penurunan harga Bitocoin tak bisa diprediksi (khususnya ane). Mungkin agan agan semua dapat membantu untuk ane lebih paham terhadap pemula seperti ane. Yang menjadi pertanyaan, Apa faktor yang mempengaruhi menurunnya harga bitcoin? Unlike traditional banking where clients have only a few account numbers, with Bitcoin people can create an unlimited number of accounts (addresses). This can be used to easily track payments, and it improves anonymity. Advertised sites are not endorsed by the Bitcoin Forum. They may be unsafe, untrustworthy, or illegal in your jurisdiction. Advertise here. Kalau menurut saya sih kita harus beroptimis bahwa harga Bitcoin akan naik lagi, mungkin penyebab dari harga Bitcoin down adalah karena Korea telah membatasi untuk bertransaksi menggunakan Bitcoin, dan menjadikan para pengguna Bitcoin yang berada di Korea menjadi berkurang, akhirnya jarang ada yang menggunakan Bitcoin dan mungkin itu penyebab harga Bitcoin turun Menurut hemat ane, salah satu penyebabnya dikarenakan adanya trading bitcoin gan. Hal tersebut yang menjadi faktor naik turunnya harga bitcoin secara signifikan. Ane juga termasuk pemula dalam trading, harga turun drastis juga ada untungnya bagi para pemula untuk deposit koin-koin yang menurut kita itu akan naik. Ada isu-isu tentang bitcoin di Korea atau di beberapa negara yang tinggi dalam transaksi bitcoin ini sering kali membuat orang menjual bitcoin dan menyebabkan harga anjlok. Kuncinya tetap semangat dalam bitcoin, pasti ada waktu profit buat agan. Ia, kemaren harga bitcoin turun tapi sekarang naik lagi harga bitcoin ,saya tidak merasa ragu karena bitcoin bakal naik lagi.cuman orang orang panik aja yang langsung j Continue reading >>

Terpicu Larangan Iklan Fb Dan Kebijakan India, Bitcoin Turun Drastis

Terpicu Larangan Iklan Fb Dan Kebijakan India, Bitcoin Turun Drastis

Terpicu Larangan Iklan FB Dan Kebijakan India, Bitcoin Turun Drastis Setelah minggu tanpa ampun yang diwarnai tindakan keras terhadap cyptocurrency dan insiden peretasan yang besar, harga bitcoin jatuh Setelah minggu tanpa ampun yang diwarnai tindakan keras terhadap cyptocurrency dan insiden peretasan yang besar, harga bitcoin jatuh ke US$ 8,590 (atau setara Rp 114 juta) pada hari Jumat (2/2/2018). Harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya turun tajam pada minggu lalu India adalah negara terakhir yang mempertimbangkan tindakan keras terhadap cryptocurrency Facebook memberlakukan kebijakan baru yang melarang iklan cryptocurrency Nilai itu kurang dari setengah dari apa yang dicapai hanya enam minggu lalu, ketika bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa di angka $ US19.343 (atau setara Rp 258 juta) pada pertengahan Desember. Tak satu pun dari cryptocurrency besar lainnya bisa lolos dari penurunan ini. Sejak Senin (29/1/2018), ethereum telah jatuh ke angka US $ 967 (atau setara Rp 12,9 juta), dan ripple turun tajam di angka 85 sen AS (atau setara Rp 10.000) -masing-masing turun 22 dan 39 persen. Sedangkan bitcoin sendiri telah turun 28 persen sejak awal minggu ini. Pemicu terbaru dari gelombang penjualan cryptocurrency adalah pidato Menteri Keuangan India, Arun Jaitley, pada hari Kamis (1/2/2018). Pemerintah "tidak mengakui lelang yang sah dari cryptocurrency atau bitcoin dan akan mengambil semua tindakan untuk menghilangkan penggunaan aset crypto ini dalam membiayai kegiatan yang tidak sah atau sebagai bagian dari sistem pembayaran", kata Jaitley kepada anggota Parlemen di New Delhi. Continue reading >>

Harga Bitcoin Turun, Apa Penyebabnya?

Harga Bitcoin Turun, Apa Penyebabnya?

Bitcoin sebagai salah satu mata uang cryptocurrency yang paling digandrungi memang selalu menjadi bahan pembicaraan. Kali ini, Bitcoin diberitakan mengalami penurunan harga yang drastis. Adanya pemberitaan tentang Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission/SEC) Amerika Serikat yang menyelidiki bursa Bitcoin dan cryptocurrency lainnya, menjadi penyebab turunnya harga Bitcoin pada tanggal 28 Februari kemarin Sebagai bagian dari investigasi, SEC telah menerbitkan puluhan panggilan pengadilan untuk mendapatkan informasi dari perusahaan teknologi dan penasihat terkait pasar mata uang digital ini. Komisi tersebut menyelidiki struktur penawaran koin umum (initial coin offering/ICO) yang tidak diwajibkan untuk mengikuti regulasi penawaran umum yang ketat. Di Indonesia sendiri, Bank Indonesia dengan tegas melarang transaksi menggunakan Bitcoin antar individu. Pasalnya, pelarangan Bitcoin bagi penyelenggara jasa keuangan sudah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Saat ini, penawaran koin umum memungkinkan startup Bitcoin untuk memperoleh pendanaan lewat penerbitan token digital. Mengutip dari CNBCIndonesia.com, Kamis (1/3/18), Bitcoin terakhir diperdagangkan dengan harga US$10.325 (Rp142 juta), menurut indeks harga Bitcoin di CoinDesk yang menelusuri harga di bursa mata uang digital seperti Bitstamp, Coinbase, itBit dan Bitfinex. Selain Bitcoin, penurunan harga juga terjadi pada Ethereum, mata uang digital terbesar kedua menurut kapitalisasi pasar. Mata uang virtual tersebut turun kurang dari 2%. SEC Sudah Memperingati tentang Penggunaan dan Perdagangan Bitcoin Tiga bulan lalu, Jay Clayton selaku Kepala SEC dan pejabat lainnya lewat sebuah pernyataan mengatakan meskipun lembaga ters Continue reading >>

Mengapa Harga Bitcoin Turun Di Awal 2018?

Mengapa Harga Bitcoin Turun Di Awal 2018?

Mengapa Harga Bitcoin Turun Di Awal 2018? Harga Bitcoin naik besar-besaran sepanjang tahun 2017, memimpin peningkatan nilai mata uang kripto (Cryptocurrency) lainnya. Namun, memasuki tahun 2018, nilai Bitcoin turun drastis. Di bulan Januari saja, Bitcoin mengalami penurunan lebih dari setengah nilainya; dari 13,763 Dolar AS di awal bulan ke 10,267 Dolar AS di akhir bulan. Mengapa harga Bitcoin turun? Dan apakah ada harapan untuk harga Bitcoin naik kembali? Sebenarnya, penurunan nilai Bitcoin terjadi karena berbagai macam faktor, diantaranya : Berbicara mengenai sebab mengapa harga Bitcoin turun, tidak akan lepas dari masalah skalabilitas (scalability). Apa maksudnya? Secara sederhana, ini bisa diartikan sebagai kecepatan dan banyaknya eksekusi transaksi untuk dicatat dalam blockchain serta berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk itu. Dahulu ketika Bitcoin belum begitu viral, pengguna masih sedikit, sehingga transaksi bisa dicatat dengan cepat tanpa perlu biaya besar. Namun seiring dengan perjalanan waktu, kondisi memburuk. Sebagai gambaran, dulu dibutuhkan sekitar beberapa ribu Rupiah saja untuk melakukan satu transaksi; tetapi kini diperlukan lebih dari 700,000 rupiah. Dengan demikian, penggunaan praktis Bitcoin sebagai alat pembayaran menjadi makin terbatas. Masalah legalitas sesungguhnya bukan isu baru di dunia kripto. Namun, situasi di awal 2018 cukup kritis, karena sejumlah negara utama yang dihuni pengguna Bitcoin terbesar, memutuskan untuk mengakhiri anonimitas dengan menuntut bursa-bursa kripto memberikan data nasabah. Diantara negara-negara tersebut adalah India dan Korea. Tak hanya itu, negara-negara seperti China yang notabene merupakan asal pengguna Bitcoin terbesar setelah Amerika Serikat, juga mengetatakan peraturan terkait kripto sejak bulan Desember 20 Continue reading >>

Penyebab Nilai Tukar Bitcoin Turun Drastis

Penyebab Nilai Tukar Bitcoin Turun Drastis

Home Digital Business Penyebab Nilai Tukar Bitcoin Turun Drastis Penyebab Nilai Tukar Bitcoin Turun Drastis Pesona Bitcoin tengah merebak di kalangan masyarakat modern saat ini. Hanya dalam waktu beberapa bulan saja, nilai tukar digital ini hampir mendekati angka US$ 11.800 dan bertransformasi menjadi salah satu aset dengan nilai peningkatan paling tinggi. Meskipun demikian, ternyata legalitas Bitcoin masih belum mendapatkan titik temu di antara para pelaku bisnis. Ada sebagian yang menyetujui penggunaannya, namun tak sedikit juga yang masih setengah hati mengakui keabsahan Bitcoin. Industri keuangan dan bisnis dunia memang tengah mengalami pro dan kontra karena kehadiran Bitcoin atau uang digital ini. Ada beberapa orang yang menyebutnya sebagai alat penipuan dan ada juga yang menyatakan bahwa Bitcoin bisa dijual di bawah harga US$ 5000. Berbeda halnya dengan para pelaku bisnis yang pro atas Bitcoin ini, mereka malah memprediksi bahwa nilai tukar uang digital ini akan melesat hingga angka US$ 100.000 sebelum 2018 berakhir. Baca juga : Nilai Tukar Mata Uang Digital Terjun Bebas dan Terpuruk Faktanya, pada tahun 2017 lalu nilai tukar Bitcoin sempat bergerak naik turun. Menurut hasil yang dihimpun oleh CoinDesk, Bitstamp, Coinbase, Bitfinex dan itBit, nilai tukar Bitcoin saat itu sempat tercata melesat hingga posisi US$ 19.783 per keping atau sama dengan Rp.267,7 juta apabila menggunakan kurs Rp.13.500, tetapi malah merosot lagi ke posisi US$ 13.889 per keping atau Rp.187,5 juta untuk kurs yang sama. Beberapa pihak berpendapat, bahwa merosotnya nilai tukar Bitcoin ini terjadi sebelum dilakukan aksi jual oleh banyaknya spekulan. Tak hanya itu, nilai tukar Bitcoin turun drastis juga karena minat pengguna atas uang digital ini mulai bergeser ke jenis uang digital lainnya sep Continue reading >>

Larangan Iklan Fb Dan Kebijakan India, Bitcoin Turun Drastis

Larangan Iklan Fb Dan Kebijakan India, Bitcoin Turun Drastis

Larangan Iklan FB dan Kebijakan India, Bitcoin Turun Drastis Kejatuhan Bitcoin secara tajam menunjukkan uang digital ini semakin tidak kredibel. Setelah minggu tanpa ampun yang diwarnai tindakan keras terhadap cyptocurrency dan insiden peretasan yang besar, harga bitcoin jatuh ke US$ 8,590 (atau setara Rp 114 juta) pada hari Jumat (2/2/2018). Harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya turun tajam pada minggu lalu India adalah negara terakhir yang mempertimbangkan tindakan keras terhadap cryptocurrency Facebook memberlakukan kebijakan baru yang melarang iklan cryptocurrency Nilai itu kurang dari setengah dari apa yang dicapai hanya enam minggu lalu, ketika bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa di angka $ US19.343 (atau setara Rp 258 juta) pada pertengahan Desember. Tak satu pun dari cryptocurrency besar lainnya bisa lolos dari penurunan ini. Sejak Senin (29/1/2018), ethereum telah jatuh ke angka US $ 967 (atau setara Rp 12,9 juta), dan ripple turun tajam di angka 85 sen AS (atau setara Rp 10.000) -masing-masing turun 22 dan 39 persen. Sedangkan bitcoin sendiri telah turun 28 persen sejak awal minggu ini. Pemicu terbaru dari gelombang penjualan cryptocurrency adalah pidato Menteri Keuangan India, Arun Jaitley, pada hari Kamis (1/2/2018). Pemerintah "tidak mengakui lelang yang sah dari cryptocurrency atau bitcoin dan akan mengambil semua tindakan untuk menghilangkan penggunaan aset crypto ini dalam membiayai kegiatan yang tidak sah atau sebagai bagian dari sistem pembayaran", kata Jaitley kepada anggota Parlemen di New Delhi. Namun ia juga mengatakan, Pemerintah India akan mengeksplorasi potensi blockchain, teknologi yang mendasari bitcoin dan mata uang digital pesaingnya. Langkah ini mengikuti pengumuman Korea Selatan bahwa pihaknya berencana untuk melarang perda Continue reading >>

Faktor Penting Yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Bitcoin Naik Turun

Faktor Penting Yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Bitcoin Naik Turun

Home BITCOIN Faktor Penting Yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Bitcoin Naik Turun Faktor Penting Yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Bitcoin Naik Turun Beberapa Alasan Yang Menyebabkan Harga Bitcoin Naik Turun Secara Fluktuatif Bagi para pengguna bitcoin ,apalagi yang terjun dalam bisnis jual beli atau yang disebut dengan trading bitcoin tentunya sangat penting melakukan analisa harga bitcoin. Hal ini untuk mengetahui kapan harga bitcoin akan turun untuk melakukan pembelian bitcoin,begitu juga mengetahui kapan harga bitcoin akan naik. Nilai tukar mata uang bitcoin memang fluktuatif yang selalu naik turun,dan hal inilah yang membuat banyak investor tertarik untuk melakukan trading bitcoin. Setelah sebelumnya membahas strategi cara membaca grafik bitcoin,yang sangat dibutuhkan dalam melakukan analisa trading bitcoin.Jika belum membacanya bisa baca pada link berikut klik => Strategi cara membaca grafik trading bitcoin Pada kesempatan ini kita akan membahas faktor apa saja yang mempengaruhi harga cryptocurrency khususnya bitcoin,penyebab kenapa harga bitcoin naik tinggi dan penyebab mengapa harga bitcoin turun drastis?.Serta bagaimana dengan prediksi harga bitcoin selanjutnya (2018) pada pasar bitcoin. Sebelum kita mengetahui faktor apa saja yang menjadi alasan penyebab naik turunnya bitcoin kita cari tahu lebih dalam tentang perkembangan mengenai harga bitcoin. Bitcoin ditemukan ditahun 2009,yang ketika itu pada awalnya hanya bernilai $ 0.001 yang dalam mata uang rupiah hanya sebesar Rp 13,- saja. Yang selanjutnya berkembang hingga tahun 2013 ,namun belum mengalami kenaikan yang signifikan,karena harga hanya naik secara perlahan dan hanya sedikit mengalami fluktuasi selama 4 tahun tersebut. Nah mulai tahun 2013 mulai banyak peminatnya,hal ini karena terjadi krisis keuangan Continue reading >>

Beberapa Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis

Beberapa Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis

Beberapa Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis Bitcoin Memiliki Volatilitas Sangat Tinggi, Berikut Adalah Hal-Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis; Bitcoin Memiliki Volatilitas Sangat Tinggi, Hal-Hal Yang Bisa Membuat Nilai Bitcoin Turun Drastis. Apabila Anda termasuk investor yang memiliki asset Bitcoin dalam portofolio Anda, tentunya Anda mengetahui bahwa Bitcoin memiliki volatilitas dan bergerakan yang sangat tinggi, dalam satu hari apabila ada berita besar muncul dan memberikan nilai negatif pada Bitcoin itu sendiri, harga Bitcoin bisa turun drastis sampai dengan 50 persen. Dan berikut adalah beberapa hal yang bisa membuat nilai Bitcoin turun drastis; Ketika sebuah tambang Bitcoin gulung tikar, biasanya mereka cenderung langsung melepas semua Bitcoin yang telah disimpannya. Hal ini bisa memicu efek berantai hingga harga Bitcoin turun. Dan mengapa tambang Bitcoin tutup? Banyak alasan; boleh jadi pendiri pecah kongsi, atau barangkali biaya operasional terlalu tinggi, atau dilarang oleh pemerintah setempat, dan lain sebagainya. 2. Larangan Menggunakan Bitcoin Diumumkan Oleh Suatu Negara Berekonomi Kuat. Diantara faktor yang mendorong harga Bitcoin naik, terdapat unsur pengakuan dari negara berekonomi kuat. Karenanya, berlaku pula sebaliknya; yaitu harga Bitcoin turun jika sebuah negara berekonomi kuat menentang dan melarang penggunaannya. Insiden terkait ini pernah terjadi antara tahun 2013-2014, ketika Rusia berulangkali memperingatkan warganya agar jauh-jauh dari Bitcoin, dan pada akhirnya melarang sama sekali lembaga-lembaga keuangan menyentuh mata uang kripto ini. Demikian juga dengan China, yang melarang Bitcoin pada September 2017 kemarin yang sempat membuat Bitcoin turun selama beberapa waktu sebelum akhirnya melesat naik kembali. Hukum Continue reading >>

Bi: Jumlah Pengguna Bitcoin Di Indonesia Merosot, Tersisa 300 Ribu

Bi: Jumlah Pengguna Bitcoin Di Indonesia Merosot, Tersisa 300 Ribu

BI: Jumlah Pengguna Bitcoin di Indonesia Merosot, Tersisa 300 Ribu Tampilan close-up fisik surat bitcoin. Zurich, Switzerland. iStock Editorial/Erik Tham. Bank Indonesia optimistis jumlah pengguna Bitcoin di Indonesia akan terus berkurang. Bank Sentral juga mencatat nilai mata uang virtual itu belakangan terus melorot. tirto.id - Bank Indonesia (BI) mengklaim jumlah pengguna Bitcoin di Indonesia terus merosot tajam. Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran (DKSP) BI Ida Nuryanti mencatat jumlah pengguna mata uang virtual itu telah menurun dari satu juta orang menjadi 300-an ribu saja. "Sejak dikeluarkan pelarangan dari BI, jumlahnya (pengguna Bitcoin) turun drastis," kata Ida Nuryanti di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (5/4/2018) seperti dikutip Antara. Ida menyatakan hal ini usai acara diskusi bertema "Skimming Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK) dan Virtual Currency" di Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah, di Semarang. Dia optimistis jumlah pengguna aktif Bitcoin di Indonesia akan terus berkurang seiring dengan merosotnya nilai mata uang virtual tersebut. "Harga Bitcoin turun drastis dari posisi Rp251 juta/satu Bitcoin, dalam minggu-minggu ini hanya sekitar Rp120-an juta/satu Bitcoin. Kami rasa tidak akan bisa naik lagi," kata Ida. Dia juga menjelaskan keputusan BI melarang Bitcoin sebagai alat pembayaran di Indonesia didasari pengamatan terhadap rendahnya kualitas transparansi dalam transaksi mata uang virtual itu. "Kami melihat transaksinya seperti apa. Sebagaimana disampaikan, transaksinya tidak transparan, tidak ada nama penerima sehingga tidak bisa di-tracking [dilacak], dan tidak ada aspek perlindungan konsumen," ujar Ida. Dia mengakui BI memang belum menemukan kasus transaksi menggunakan Bitcoin yang merugikan konsumen di Indon Continue reading >>

Pascalarangan Bi, Pengguna Uang Virtual Semacam Bitcoin Turun Drastis

Pascalarangan Bi, Pengguna Uang Virtual Semacam Bitcoin Turun Drastis

Pascalarangan BI, Pengguna Uang Virtual Semacam Bitcoin Turun Drastis Ilustrasi Bitcoin diletakkan di atas lembaran uang dolar AS. - REUTERS/Dado Ruvic Bisnis.com, SEMARANG Bank Indonesia mengklaim bahwa investor pengguna dan pemilik mata uang virtual atau cryptocurrency di Indonesia turun drastis usai Bank Indonesia mengeluarkan larangan pada awal tahun ini. Kepala Grup Pengaturan dan Perizinan Sistem Pembayaran (DKSP) BI Ida Nuryanti mengatakan, berdasarkan data yang diperolehnya, jumlah investor cryptocurrency turun dari 1,14 juta orang menjadi sekitar 300.000 orang. Jumlah Investor Bitcoin di Indonesia Diperkirakan Melonjak Hal itu menurutnya, merupakan dampak dari kesadaran para investor terhadap risiko besar yang dikandung oleh mata uang virtual tersebut. Penurunan drastis itu terjadi sejak awal tahun BI keluarkan keputusan bahwa virtual currency termasuk Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah, katanya, Kamis (5/4/2018). Seperti diketahui, pada 18 Januari lalu, otoritas moneter Indonesia tersebut menyatakan, penggunaan mata uang virtual akan bertentangan ketentuan dalam Undang-Undang No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang. Pasalnya, UU tersebut menyatakan bahwa mata uang adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, atau kewajiban lain yang harus dipenuhi dengan uang, atau transaksi keuangan lainnya yang dilakukan di Wilayah NKRI wajib menggunakan rupiah. Kendati telah mengalami penurunan jumlah investor di Indonesia, BI mengaku tidak akan mengendurkan pengawasannya kepada para individu atau institusi yang melakukan transaksi menggunakan cryptocurrency. Kepala Departemen Komunikasi BI Agusman mengatakan, otoritas tidak akan berpikir dua kali untuk menindak tegas pengguna cryp Continue reading >>

Bitcoin Turun $1,900 Hanya Dalam Waktu 1 Jam

Bitcoin Turun $1,900 Hanya Dalam Waktu 1 Jam

Home / berita / Berita Cryptocurrency / Bitcoin Turun $1,900 Hanya Dalam Waktu 1 Jam Bitcoin Turun $1,900 Hanya Dalam Waktu 1 Jam Wida Yodik 20/12/2017 Berita Cryptocurrency Comments Off on Bitcoin Turun $1,900 Hanya Dalam Waktu 1 Jam726 Views Berita Cryptocurrency hari ini, Bitcoin turun secara mengejutkan. Bitcoin selama beberapa hari mengalami penurunan yang lumayan drastis, bahkan pagi tadi harga Bitcoin sempat anjlok dari dari level $17,700 hingga ke ke level $15,800. Mengalami penurunan $1,900 atau sekitar Rp. 25,6 juta hanya dalam satu jam. Perdagangan Bitcoin selama 4 hari terakhir memang sangat liar, dengan kecenderungan penurunan yang tajam. Penurunan dimulai dari level tertinggi sepanjang masa yang bisa dicetak pada hari Minggu (17/12) di level $19,666, lalu penurunan terus berlanjut hingga level low terakhir di level $15,800. Artinya, hanya dalam 4 hari nilai Bitcoin sudah turun hingga $3,866 atau sekitar Rp. 52,1 juta. Hari ini, Perdagangan Bitcoin Futures di Bursa CME mengalami penurunan 4,7% ke level $18,200, sedangkan Bitcoin Futures di CBOE turun 7,9% ke level $17,555. Banyak yang berspekulasi bahwa setelah dibuka perdangan Bitcoin Futures CME Group pada tanggal 18 Desember, harga Bitcoin akan meroket kembali. Namun, kenyataannya penurunan tajam yang terjadi hingga saat ini. Hal ini juga disebabkan oleh Coinbase dan Gdax yang mengadopsi Bitcoin Cash (BCH) sebagai alat instrumen perdagangan mereka, sehingga banyak investor yang beralih membeli Bitcoin Cash (BCH) pada pasar kripto. Continue reading >>

Efek Musim Liburan, Harga Bitcoin Turun Drastis

Efek Musim Liburan, Harga Bitcoin Turun Drastis

EFEK MUSIM LIBURAN, HARGA BITCOIN TURUN DRASTIS EFEK MUSIM LIBURAN, HARGA BITCOIN TURUN DRASTIS DuniaFintech.com Bitcoin telah mengalami salah satu minggu paling berdarah yang pernah ada, kehilangan beberapa persen nilainya dalam aksi jual investor yang merasa panik. Penurunan 45 persen tersebut terjadi menyoroti betapa tidak wajarnya kenaikan harga Bitcoin tahun ini. Koreksi ini telah membuat Bitcoin kehilangan nilainya selama sekitar dua minggu, membawa mata uang kembali ke level 6 Desember. Setelah menorehkan rekor baru sebesar US $ 20.000 pada hari Minggu, Bitcoin menghabiskan minggu ini dalam penurunanyang tiba-tiba menerjang pada hari Kamis, di bawah US $ 11.000 menurut situs penelitian CoinDesk. Hal ini membawa kapitalisasi pasar Bitcoin (kapitalisasi: harga dikalikan dengan jumlah koin yang beredar) dari sekitar US $ 330 miliar sampai titik rendah $ 186 miliar. Pada hari Sabtu pagi, harga Bitcoin tidak pulih sedikitpun dan tetap diperdagangkan sekitar US $ 14.000. Dan itu bukan hanya terjadi pada Bitcoin. Ratusan miliar dolar telah hilang dari nilai semua mata yang virtual minggu ini, termasuk Ethereum, Ripple, Litecoin dan bahkan Bitcoin Cash. Penurunan harga yang mendadak ini membuat para investor berada dalam kepanikan dan akhirnya memutuskan menjual Bitcoin yang mereka miliki karena khawatir harganya akan benar-benar hilang. Banyak yang menduga salah satu faktor penurunan yang mendadak ini adalah karena musim liburan panjang yang akan tiba. Banyak orang memerlukan biaya lebih untuk keperluan Natal dan tahun baru sehingga memutuskan untuk melakukan withdraw dengan menguangkan Bitcoin yang mereka miliki. Banyaknya Bitcoin yang dilepas ke pasaran akan meningkatkan jumlah stoknya. Seperti halnya teori perdagangan, semakin banyak barang yang beredar di pasaran, Continue reading >>

More in ethereum